Pengaruh Frekuensi Pemutaran Telur Ayam Kampung Terhadap Daya Tetas Dan Bobot Badan Doc (Day Old Chick)

  • Siti Salpiati Mahasiswa Konsentrasi Studi Peternakan STIPER Kutai Timur
  • Yajis Paggasa Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Sutikno Sutikno Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
Frekuensi Pemutaran, Daya Tetas, Bobot Badan.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemutaran telur ayam kampung terhadap daya tetas dan bobot badan DOC. Penelitian ini menggunakan frekuensi pemutaran telur dengan 3 taraf pemutaran, yaitu  4, 5 dan  6 kali/hari dan setiap perlakuan memiliki ulangan sebanyak 3 kali. Hasil analisis persentase daya tetas dengan frekuensi pemutaran 4, 5 dan 6 kali/hari adalah 16,67 %, 25% dan 44,44 %. Rataan bobot badan DOC dengan frekuensi pemutaran 4, 5 dan 6 kali/hari yaitu 21,5 gram, 23,25 gram dan 25,25 gram. Berdasarkan analisis sidik ragam disimpulkan bahwa frekuensi pemutaran 4, 5 dan 6 kali/hari berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap daya tetas dan bobot badan DOC.

Download

Belum ada
Diterbitkan sejak
01-06-2015
Rekomendasi Sitasi
Salpiati, S., Paggasa, Y., & Sutikno, S. (2015). Pengaruh Frekuensi Pemutaran Telur Ayam Kampung Terhadap Daya Tetas Dan Bobot Badan Doc (Day Old Chick). Jurnal Pertanian Terpadu, 3(1), 89-100. Diambil dari https://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/91

Artikel Terkait