Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Itik Alabio (Anasplathyrinchos Borneo)Terhadap Persentase Daya Tetas

  • Subari Subari Mahasiswa Konsentrasi Studi Peternakan, Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Yajis Paggasa Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Sutikno Sutikno Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
Lama penyimpanan, Itik Alabio, Daya tetas

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Itik Alabio  (Anas Plathyrinchos Borneo) Terhadap Persentase Daya Tetas. Penelitian dilakukan selama 5 minggu sejak bulan Agustus s/d September 2013. Lokasi penelitian ini bertempat di Jl. H. M. Manthe No. 10 Rt. 27/ 005, Desa Teluk Lingga, Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 120 butir telur itik Alabio dengan menggunakan 1 buah mesin tetas. Parameter yang diamati meliputi daya tetas dan mortalitas. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya tetas umur 1, 3, 5 dan 7 hari menghasilkan daya tetas (89.7%), (75.3%), (74.3%) dan (70.7%). Mortaliatas umur 1, 3. 5 dan 7 hari adalah  (10,37%), ( 24,81% ), (25,74%,) dan (29,44%). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pengaruh lama penyimpanan telur dari 1 – 7 hari tidak berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap daya tetas dan mortalitas telur Alabio.

Download

Belum ada
Diterbitkan sejak
30-06-2014
Rekomendasi Sitasi
Subari, S., Paggasa, Y., & Sutikno, S. (2014). Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Itik Alabio (Anasplathyrinchos Borneo)Terhadap Persentase Daya Tetas. Jurnal Pertanian Terpadu, 2(1), 1-10. Diambil dari https://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/59

Artikel Terkait