Analisis Biaya dan Manfaat Program Peternakan Sapi Terpadu (Pesat) PT. KPC Kutai Timur

  • Joni Ariansyah Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
Biaya, Manfaat, Analisis, PESAT, Kutai Timur

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kelayakan usaha program Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) PT. KPC. Waktu penelitian dilakukan pada tahun 2013. Penelitian menggunakan metode NPV, BCR dan IRR yang dianalisis dengan analisis biaya manfaa tatau biasa disebut Benefit Cost Analysis (BCA). Analisis ini digunakan untuk menilai komponen biaya dan manfaat yang muncul dari program PESAT. Analisis dilakukan hingga tahun 2021. Manfaat yang teridentifikasi terdiri atas hasil dari pemasaran produk ternak dan olahan, seperti sapi, susu murni, yoghurt, es susu dan es krim. Manfaat lain adalah hasil dari pemasaran produk sayur-sayuran, pupuk kompos, sebagai tempat wisata edukatif, sebagai laboratorium lapangan Kampus STIPER Kutai Timur, sebagai tempat/ruang pertemuan, sebagai tempat penginapan tamu perusahaan, sebagai tempat PKL dan penelitian, meningkatkan reputasi perusahaan serta meningkatkan ilmu pengetahuan para peternak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa program PESAT dikatakan tidak layak jika manfaat yang ada tidak memperhitungkan nilai sisa aset dengan NPV sebesar Rp.-451.256.201, net B/C sebesar 1, gross B/C sebesar 1, dan IRR sebesar 5%, dan sebaliknya program PESAT dikatakan layak jika manfaat yang ada memperhitungkan nilai sisa aset dengan NPV sebesar Rp.921.027.445, net B/C sebesar 1,15, gross B/C sebesar 1, dan IRR sebesar 8%.

Download

Belum ada
Diterbitkan online sejak
10-03-2017
Rekomendasi Sitasi
Ariansyah, J. (2017). Analisis Biaya dan Manfaat Program Peternakan Sapi Terpadu (Pesat) PT. KPC Kutai Timur. Jurnal Pertanian Terpadu, 4(1), 39-56. Diambil dari http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/37
Bagian
Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016