Analisis Komponen Pertumbuhan Terhadap Pola Metode Tanam Pada Tanaman Padi Sawah

  • Nani Rohaeni Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
komponen pertumbuhan, metode tanam, padi sawah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode tanam yang mampu menunjukan peningkatan komponen pertumbuhan padi sawah lebih baik dan memperoleh jarak tanam pada metode tanam SRI sehingga dapat memberikan peningkatan komponen pertumbuhan pada padi sawah paling baik. Penelitian dilaksanakan bulan Mei sampai September 2016 di Desa bumi rapak Kecamatan kaubun Kabupaten Kutai Timur. Percobaan ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan metode tanam (m) yaitu m1 : metode konvensional (jarak tanam 20 x 20 cm); m2 : metode tanam PTT/legowo 2:1 (jarak tanam 20 x 10 x 40 cm); m3 : metode tanam SRI (jarak tanam 30 x 30 cm); m4 : metode tanam SRI (jarak tanam 40 x 40 cm); m5 : metode tanam SRI (jarak tanam 50 x 50 cm). Setiap perlakuan diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata antara perlakuan. Perlakuan metode tanam berpengaruh nyata terhadap laju tumbuh tanaman,Indeks luas daun, jumlah anakan produktif per rumpun, jumlah gabah total per rumpun, persentase gabah isi per rumpun, dan berat gabah kering giling (GKG).. Metode tanam terbaik adalah metode SRI diantara metode tanam konvensional dan PTT berdasarkan hasil analisis yang diperoleh.

Download

Belum ada
Diterbitkan sejak
06-12-2016
Rekomendasi Sitasi
Rohaeni, N. (2016). Analisis Komponen Pertumbuhan Terhadap Pola Metode Tanam Pada Tanaman Padi Sawah. Jurnal Pertanian Terpadu, 4(2), 1-18. Diambil dari http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/3
Bagian
Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016