Pengaruh Salinitas Terhadap Perkembangan Larva (PL1-Pl7) Udang Windu (Penaeus monodon Fab) Lokal Di UPTD Balai Benih Sentra Air Payau dan Air Laut Manggar Kota Balikpapan

  • Muhamad Ardi S Mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Anshar Haryasakti Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Rudiyanto Rudiyanto Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
Udang windu (Penaeus monodon fab), larva dan salinitas

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap perkembangan Post larva PL1 – PL7Udang Windu lokal (Penaeus monodon Fab) di UPTD SAPAL Manggar Balikpapan, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan, dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf 5 % dan 1 %, perlakuan salinitas yang diuji adalah 15 ‰, 20 ‰, 25 ‰, 30‰, dan 35 ‰. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa media bersalinitas 30 ‰ memberikan hasil tertinggi dengan rata-rata presentase kelangsungan hidup sebesar 55,33 %, diikuti perlakuan 25 ‰ sebesar 36,89 %, menyusul perlakuan 35 ‰ yaitu 16,56 %, kemudian perlakuan 20 ‰ sebesar 15 % dan yang paling terendah terjadi pada perlakuan 15 ‰ yaitu sebesar 2,78 %. Keragaman larva yang diperoleh menunjukkan hasil yang berbeda sangat nyata.Dari hasil tersebut, berarti bahwa tinggi rendahnya salinitas memberikan pengaruh yang kuat terhadap perkembangan larva udang windu (Penaeus monodon Fab).

Download

Belum ada
Diterbitkan sejak
01-06-2014
Rekomendasi Sitasi
Ardi S, M., Haryasakti, A., & Rudiyanto, R. (2014). Pengaruh Salinitas Terhadap Perkembangan Larva (PL1-Pl7) Udang Windu (Penaeus monodon Fab) Lokal Di UPTD Balai Benih Sentra Air Payau dan Air Laut Manggar Kota Balikpapan. Jurnal Pertanian Terpadu, 2(1), 83-95. Diambil dari https://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/66