Pengaruh Jarak Waktu Aplikasi Terakhir Profenofos Sebelum Panen Terhadap Intensitas Serangan Hama, Hasil dan Kandungan Residu Pestisida pada Hasil Tanaman Kubis ( Brassica oleracea L.)

  • Ramlah Ramlah Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Ni’matuljannah Ni’matuljannah Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Sudarmi Thalib Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
kubis, serangan hama

Abstrak

Tujuan penelitian adalah  (1) Mengetahui intensitas serangan hama pada tanaman kubis akibat jarak waktu aplikasi terakhir profenofos sebelum panen;  (2) Mengetahui hasil tanaman kubis akibat jarak waktu aplikasi terakhir profenofos sebelum panen; dan (3) Mengetahui residu profenofos pada hasil tanaman kubis akibat jarak waktu aplikasi terakhir profenofos sebelum panen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2011 di Jalan Pendidikan, Gang Arjuna Kembar, Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri 6 (enam) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan  yang terdiri dari: (P0) Tanpa penyemprotan, (P1) Penyemprotan terakhir  29 hari sebelum panen, (P2) Penyemprotan terakhir  22 hari sebelumpanen, (P3) Penyemprotan terakhir 15 hari sebelum panen, (P4) Penyemprotan terakhir  8 hari sebelum panen, (P5) Penyemprotan terakhir 1 hari sebelum panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Profenofos 8 hari sebelum panen dapat menekan intensitas serangan hama dan mengurangi penurunan  hasil  tanaman kubis, serta kandungan residu Pestisida < 0,80 ppb (< 0,0008 mg/kg,  dan untuk aplikasi Profenofos 1 hari sebelum panen terdeteksi adanya kandungan residu yang cukup tinggi yaitu 2,88 ppm (2,88 mg/kg).

Download

Belum ada
Diterbitkan sejak
08-05-2013
Rekomendasi Sitasi
Ramlah, R., Ni’matuljannahN., & Thalib, S. (2013). Pengaruh Jarak Waktu Aplikasi Terakhir Profenofos Sebelum Panen Terhadap Intensitas Serangan Hama, Hasil dan Kandungan Residu Pestisida pada Hasil Tanaman Kubis ( Brassica oleracea L.). Jurnal Pertanian Terpadu, 1(1), 144-154. https://doi.org/10.36084/jpt.v1i1.26
Bagian
Jurnal Pertanian Terpadu Jilid 1 nomor 1 Mei 2013