Respon Pertumbuhan Miselium Jamur Tiram Kuning (Pleurotus citrinopileatus) Terhadap Berbagai Formulasi Media Baglog
Abstrak
Jamur tiram kuning (Pleurotus citrinopileatus) merupakan salah satu komoditas jamur pangan yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif sumber pangan bergizi. Optimalisasi media tanam menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan miselium karena media harus mampu menyediakan senyawa lignoselulosa sebagai sumber karbon utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon laju pertumbuhan miselium jamur tiram kuning terhadap formulasi media baglog serta mengetahui media tanam terbaik untuk pertumbuhan bibit jamur tiram kuning. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni–Desember 2025 menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu formulasi media tanam yang terdiri atas tujuh perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan media meliputi kombinasi serbuk kayu sengon, cocopeat, jagung, dan millet. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan miselium yang diukur pada hari ke-7, 14, 21, dan 30. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Tukey (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap laju pertumbuhan miselium. Perlakuan P1 (serbuk kayu sengon 100%) menghasilkan laju pertumbuhan miselium tertinggi yaitu 0,526 cm/hari dan berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya, sedangkan perlakuan P2–P7 menghasilkan laju pertumbuhan berkisar antara 0,252–0,341 cm/hari. Media serbuk kayu sengon murni memberikan pertumbuhan miselium paling cepat dan kolonisasi baglog lebih awal karena memiliki kandungan lignoselulosa tinggi serta struktur substrat yang berpori sehingga mendukung aerasi dan pertumbuhan miselium secara optimal.
Download
Referensi
Alex Prabowo, Y., Vermila, C. W., Eldipama Kesambamula, D., Kunci, K., Usaha, A., Tiram, J., & Efisiensi, D. (2023). ANALISIS USAHA JAMUR TIRAM (Pleuratus Astreatus SP) DI DESA SUKARAJA KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT KABUPATEN KUANTAN SINGINGI (Studi Kasus pada Usaha Jamur Tiram Bapak Yohan) BUSINESS ANALYSIS OF OYSTER MUSHROOM (Pleuratus Astreatus SP) IN SUKARAJA VILLAGE,. Jurnal Green Swarnadwipa, 12(2), 328–337.
Boadu, K. B., Nsiah-Asante, R., Antwi, R. T., Obirikorang, K. A., Anokye, R., & Ansong, M. (2023). Influence of the chemical content of sawdust on the levels of important macronutrients and ash composition in Pearl oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). PLoS ONE, 18(6 June), 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0287532
Deepalakshmi, K., & Mirunalini, S. (2014). Pleurotus ostreatus: an oyster mushroom with nutritional and medicinal properties Krishnamoorthy. Journal Biochem Tech, 5(2), 718–726.
Fadila, R. (2020). STUDI LITERATUR POTENSI Pleurotus ostreatus dan Pleurotus citrinopileatus SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTITIROSINASE (Vol. 21, Number 1). UIN ALAUDDIN MAKASSAR.
Farhatul Wahidah, B., & Adi Saputra, F. (2015). Perbedaan Pengaruh Media Tanam Serbuk Gergaji dan Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 3(1), 11–15. https://doi.org/10.24252/bio.v3i1.560
Halawa, G. (2023). Pengaruh Pemberian Dolomit Pada Kosentrasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram. TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi, 4(2), 43–59. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Tunas/article/view/1173
Hariadi, S., Moengin, P., & Maulidya, R. (2023). Impact of green practices through green product and service innovation: sustainable product-service system performance model. International Journal of Sustainable Engineering, 16(1), 1–15. https://doi.org/10.1080/19397038.2023.2205873
Hatta, A. (2024). OPTIMASI MEDIA DAN TEKNIK STERILISASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MISELIUM BIBIT F2 JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreotus). AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 8(2), 119–125. https://doi.org/10.33096/agrotek.v8i2.617
Henni Elfandari , Yusanto, dan S. (2021). PADA KOMPOSISI MEDIA TANAM SENGON DAN JERAMI GROWTH AND PRODUCTIVITY OF OYSTER MUSHROOM ( Pleurotus ostreatus ) IN. Jurnal Agrotek Tropika, 9(2), 301–305.
Herawati, E., Randa Linggi, M., Masrudy Program Studi Pengelolaan Hutan, M., & Pertanian Negeri Samarinda, P. (2022). Biakan Murni (F0) Jamur Tiram Merah Muda (Pleorotus flabellatus) dengan Menggunakan Media PDA dan Media Campuran Jagung dan Dedak Pure Culture (F0) of Pink Oyster Mushroom (Pleorotus flabellatus) Using PDA Media and Corn and Bran Mixed Media. Buletin LOUPE, 18(02), 104–110.
ISHARTONO, S. T. R. (2016). SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN PENGENTASAN KEMISKINAN. Social Work Jurnal, 6(2), 154–272.
Kamthan, R., & Tiwari, I. (2017). Agricultural Wastes- Potential Substrates For Mushroom Cultivation. European Journal of Experimental Biology, 7(5). https://doi.org/10.21767/2248-9215.100031
Kurniawan, F. (2022). Pemanfaatan Berbagai Jenis Limbah Pertanian Sebagai Media Tanam Jamur. Bioedunis Journal, 01(2).
Muhammad Hafidh Nauval Taufiq Caesar Hidayat, N. F. (2024). Jerami Padi digunakan sebagai Substrat Untuk Budidaya jamur Tiram. Jurnal Agroplasma, 11(1)(1), 48–56. https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/agro/article/view/5708
Nurjasmi, R. (2021). Review: Potensi Pengembangan Pertanian Perkotaan oleh Lanjut Usia untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Jurnal Ilmiah Respati, 12(1), 11–28. https://doi.org/10.52643/jir.v12i1.1406
Putra, A. D. (2021). PERBANDINGAN TEPUNG JAGUNG (Zea mays L.) NIKSTAMAL DENGAN TEPUNG KACANG HITAM (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP KARAKTERISTIK COOKIES. UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG.
Putra Utama, Dusep Suhendar, & L. H. R. (2013). PENGGUNAAN BERBAGAI MACAM MEDIA TUMBUH DALAM PEMBUATAN BIBIT INDUK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus). Jur.Agroekoteknologi, 27(2), 58–66.
Putri, M. G., Dawam, M., & Eko, W. (2020). Perbedaan Komposisi Sumber Nutrisi pada Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih ( Pleurotus ostreatus ) Difference Composition of Nutrition Sources on Growth and Yield of White Oyster Mushroom ( Pleurotus ostreatus ). Produksi Tanaman, 8(2), 248–255. http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/download/1373/1386
Rambey, R., Matondang, G. P. N., & Siregar, E. B. M. (2018). Growth and productivity of mushroom oyster (Pleurotus ostreatus) on mixed planting media of cocopeat with sawdust. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 209(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/209/1/012035
Ridwan, R. J. P. P. (2023). Optimalisasi Pertumbuhan Miselium Jamur Tiram Putih Dengan Variasi Komposisi dan Posisi Baglog. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 9(2), 145–154.
Rosmiah, Iin Siti Aminah, Heniyati Hawalid, & Dasir. (2020). BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH (Pluoretus ostreatus) SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN GIZI DAN MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA. International Journal of Community Engagement, 1(1), 31–35. https://jurnal.um-palembang.ac.id/altifani/article/view/3008
Susilawati, I. O., Imaningsih, W., & Mulyanto, A. (2016). FORMULASI MEDIA PRODUKSI BIBIT F2 JAMUR TIRAM PUTIH SEED PRODUCTION MEDIA FORMULATIONS F2 WHITE OYSTER MUSHROOM. Bio-Site, 03(1), 12–18.
Tua Sigalingging, R., Sutrisno, F., Teknik Mesin, J., Kunci, K., Pencacah, M., Jagung, B., Rotari, P., & Kinerja dan Produktifitas, U. (2019). ANALISA PRODUKTIFITAS MESIN PENCACAH BIJI JAGUNG MENJADI JAGUNG HALUS DENGAN MODEL PISAU ROTARI KAPASITAS 60 KG/ JAM. Teknik Mesin ITM, 5(1), 28–35.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
