Analisis Indeks Kualitas Tanah pada Perkebunan Jeruk di Distrik Teluk Kimi Nabire, Papua Tengah

  • Ishak Musaad Musaad Universitas Papua
  • Aprilia Damayanti Asaribab Universitas Papua
  • Amin Mbusango Universitas Papua
Kualitas Tanah, Jeruk,, Teluk Kimi, Nabire

Abstrak

           

ABSTRAK

Produksi jeruk di Kabupaten Nabire, Papua Tengah menurun meskipun daerah ini terkenal sebagai penghasil jeruk manis di Papua. Penurunan tersebut diduga terkait dengan penurunan kualitas tanah akibat pengelolaan lahan dan penggunaan pupuk kimia yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta menentukan indeks kualitas tanah (IKT) pada lahan perkebunan jeruk di Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire Papua Tengah. Metode yang digunakan adalah metode survei, dan skoring kualitas tanah berdasarkan kriteria Lal. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0-30 cm dari empat lokasi lahan perkebunan, dan satu lokasi lahan hutan sebagai pembanding. Parameter yang diamati meliputi berat volume, porositas, tekstur, pH, Kapasitas Tukar Kation (KTK), Kejenuhan Basa (KB), Nitrogen total (N-total), Karbon organik (C-organik), Fosfor tersedia (P-tersedia), total mikoriza dan total mesofauna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum berat volume dan porositas tanah tergolong baik, namun tekstur didominasi liat (faktor pembatas berat ekstrem). Tanah bersifat sangat masam dengan kandungan hara dan aktivitas biologi rendah. Nilai indeks kualitas tanah di seluruh lahan tergolong buruk dengan kisaran skor 31-36. Faktor pembatas utama meliputi pH, KB, P-tersedia, N-total, mikoriza dan mesofauna. Disarankan agar dilakukan perbaikan pengelolaan tanah melalui pengapuran, penambahan bahan organik, serta pengawasan penggunaan pupuk dan pestisida untuk meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas jeruk secara berkelanjutan.

 

  Kata Kunci : Kualitas Tanah, Jeruk,, Teluk Kimi, Nabire

 

Download

Belum ada

Referensi

Daftar Pustaka
Bimas & Penyuluhan. 2016. Luas Dan Produksi Tanaman Jeruk. Kabupaten Nabire.
Bongoua-Devisme AJ, Kouakou SA ahya, Kouadio KKH, Lemonou Michael BF, 2024.. Assessing the influence of diverse phosphorus sources on bacterial communities and the abundance of phosphorus cycle genes in acidic paddy soils. Front Microbiol. 2024;15. doi:10.3389/fmicb.2024.1409559
BPS. 2025.Kabupaten Nabire Dalam Angka. Badan Pusat Statistik
Eviati, Sulaeman, Lenita Herawaty; Linca A; Usman; Hesti Eka Tantika; Rini Prihatini; Puji Wuningrum, 2023. Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Penerbit.Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Sumber Daya Lahan Peranian. Kementerian Pertanian. Badan Standarisasi Instrumen Pertanian. vol 3.
Isong IA, John K, Okon PB, Ogban PI, Afu SM. Soil quality estimation using environmental covariates and predictive models: an example from tropical soils of Nigeria. Ecol Process. 2022;11(1). doi:10.1186/s13717-022-00411-y
Lal, R. (1994). Methods and Guidelines for Assessing Sustainable Use of Soil and Water Resource in The Tropics. Soil Management Support Service USDA Soil Consevation Service.
Masniar. 2018. Karakteristik Tanah Dan Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Di Kabupaten Nabire. Tesis Pascasarjana Jurusan Ilmu Pertanian, Faperta, UNIPA. Manokwari
Matthew Chekwube Enebe and Olubukola Oluranti Babalola, 2021. The Influence of Soil Fertilization on the Distribution and Diversity of Phosphorus Cycling Genes and Microbes Community of Maize Rhizosphere Using Shotgun Metagenomics. Genes. MDPI. DOI. 10.3390/genes12071022.
Musaad I. Potensi Dan Teknologi Pemanfaatan Fosfat Alam Sebagai Pupuk Fosfat-Plus. Brainy Bee, ISBN 9786239016809; 2018.
Musaad, I. 2025, Tubur HW, Pranandita R, Baso P, Pertanian dan Ketahanan Ketahanan Pangan. Pilar Pembangunan Nasional. www.getpress.co.id
Schloter M, Nannipieri P, Sørensen SJ, van Elsas JD. Microbial indicators for soil quality. Biol Fertil Soils. 2018;54(1):1-10. doi:10.1007/s00374-017-1248-3
Purba, T; Ningsih, H. Purwaningsih, Salam, Junaedi, Gunawan B, Junairiah, Firgiyanto, 2021. Tanah dan Nutrisi Tanaman. Yayasan Kita Menulis.
Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia 2018.
Robbo A, Rizkiani F, Titin A, et al, 2025. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Get Press.
Salam.A.K, 2020. Ilmu Tanah Global Madani Press. Bandar Lampung. www.globalmadani.sch.id
Supriyadi. 2018. Perspektif Keamanan dan Kualitas Tanah dalam Pertanian Keberlanjutan. Pidato Pengukuhan Guru Besar Fakultas Pertanian UNS.
Syawal, F., Rauf, A., & Rahmawaty. (2017). Upaya rehabilitasi tanah sawah terdegradasi dengan menggunakan kompos sampah kota di Desa Serdang Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pertanian Tropik, 4(3). https://doi.org/10.32734/jpt.v4i3.3089.
Triadiawarman, D. 2022. Analisis Indeks Kualitas Tanah Pada Lahan Sawah Di Desa Cipta Graha, Kecamatan Kaubun. Jurnal Pertanian Tepadu 10 (2): 131-140, Desember 2022.
Widenfalk, L.A. (2015). Spatially Structured Environmental Filtering of Collembolan Traits in Late Successional Salt Marsh Vegetation. Jurnal Oecologia. 10(1):1-13.
Williams V. The Role of Geography, Climate, and Organisms in Soil Development.; 2023. http://www.internationalscholarsjournals.com/
Yeilagi S, Rezapour S, Asadzadeh F. Degradation of soil quality by the waste leachate in a Mediterranean semi-arid ecosystem. Sci Rep. 2021;11(1).
Diterbitkan sejak
28-06-2026
Rekomendasi Sitasi
Musaad, I., Asaribab, A., & Mbusango, A. (2026). Analisis Indeks Kualitas Tanah pada Perkebunan Jeruk di Distrik Teluk Kimi Nabire, Papua Tengah. Jurnal Pertanian Terpadu, 14(1). https://doi.org/10.36084/jpt.v14i1.739