Peran Modal Sosial Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Subur Di Desa Salimbatu Kabupaten Bulungan
Abstrak
Kelompok wanita tani adalah sekumpulan petani dibentuk atas dasar kesamaan, kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, partisipasi dan solidaritas serta untuk tujuan bersama. Modal sosial memiliki peran penting dalam penguatan kelembagaan dengan memelihara dan membangun integrasi sosial, serta menjadi perekat sosial didalam masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran modal sosial pada kelompok Wanita Tani Tunas Subur di Desa Salimbatu. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus, dengan mengambil satu kelompok populasi sebagai sampel sebanyak 15 sampel. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modal sosial berperan penting dalam memperkuat kinerja Kelompok Wanita Tani Tunas Subur di Desa Salimbatu. Unsur kepercayaan, gotong royong, jaringan sosial, norma, dan partisipasi mendorong kerja sama yang efektif, meningkatkan kapasitas kelompok, serta mendukung keberlanjutan usahatani. Secara keseluruhan, modal sosial berkontribusi pada penguatan kelembagaan kelompok dan peningkatan kesejahteraan anggota Kelompok Wanita Tani Tunas Subur di Desa Salimbatu Kabupaten Bulungan.
Download
Referensi
Al Nido, R., Rili Windiasih, Adhi Iman Sulaiman, Krismiwati Muatip, & Lilik Kartika Sari. (2024). Model pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) melalui modal sosial untuk menjaga kohesivitas kelompok: Indonesia. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 12(1), 117–132. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i1.10088
Arum, P. S., Ibrahim, J. T., & Bakhtiar, A. (2023). Pengaruh Modal Sosial Terhadap Kesejahteraan Petani (Studi Kasus di GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Agro Mandiri Desa Selur Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo). Jurnal Agribest, 7(2), 155–161. https://doi.org/10.32528/agribest.v7i2.21123
Baruah, S., Mohanty, S., & Rola, A. C. (2022). Empowering women farmers through collective action: A case study of Khanizpur Hamlet, Odisha. Gender, Technology and Development, 26(1), 58–73. https://doi.org/10.1080/09718524.2022.2040218
Chika, P. N., Natalia Siregar, G. D., Sinaga, K. M., & Ummah, A. (2025). Ketidaksetaraan Gender dalam Pembangunan Perdesaan dan Partisipasi Perempuan dalam Pengambilan Keputusan di Nusa Tenggara Timur pada Periode Kepemimpinan Victor Laiskodat 2018. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(2), 12. https://doi.org/10.47134/villages.v6i2.258
Handayani, I. F., Mariyono, J., & Gayatri, S. (2025). Faktor-faktor yang Memengaruhi Partisipasi Anggota Pada Kelompok Tani Tampirejo Makmur di Kelurahan Rowosari Tembalang Semarang. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(2), 3962. https://doi.org/10.25157/ma.v11i2.19678
Haryanto, Y., Rusmono, M., Aminudin, A., Pury Purboingtyas, T., & Gunawan, G. (2022). Analisis Penguatan Kelembagaan Ekonomi Petani pada Komunitas Petani Padi di Lokasi Food Estate. Jurnal Penyuluhan, 18(02), 323–335. https://doi.org/10.25015/18202241400
Hendrita, V., & Firnando, E. (2026). Modal Sosial Dalam Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani: Tinjauan Literatur Sistematis dan Pemetaan Bibliometrik. Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 11(1), 21–32. https://doi.org/10.29103/ag.v11i1.26239
Irnawati, I., Aisa Lamane, S., & Zainal S, M. (2023). Kapasitas Anggota Kelompok Tani dan Regenerasi Petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 19(3), 259–274. https://doi.org/10.20956/jsep.v19i3.26459
Katarina, A., Apriyadin, H., Paji, P., Karakabu, S. E., & Sukoto, L. (2025). Kelembagaan Informal (Gotong Royong) dalam Masyarakat Petani Padi Sawah di Desa Bhera, Kecamatan Mego. Mikroba : Jurnal Ilmu Tanaman, Sains Dan Teknologi Pertanian, 2(3), 106–113. https://doi.org/10.62951/mikroba.v2i3.535
Khasanah, I. Y. N., Wibowo, A., & Padmaningrum, D. (2023). Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Pengembangan Nilai-Nilai Modal Sosial dalam Pelestarian Lingkungan di Kabupaten Karanganyar. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 4(1), 27–41. https://doi.org/10.47687/snppvp.v4i1.628
Kurniati, S. A. (2020). Pengaruh Karakteristik Petani Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Petani Padi Sawah Di Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Agribisnis, 22(1), 82–94.
Lestari, A. I., Eklemis, K. E., & Abdullah, T. (2025). Hubungan Modal Sosial dengan Tingkat Partisipasi Anggota BUMDes Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah. Journal of Agricultural Social and Business, 4(2), 79–85. https://doi.org/10.31315/agrisociabus.v4i2.15533
Nurfadillah, N., Astaman, P., Qinayah, M., Syamsiah, S., Sari, N. A., Azizah, A. N., & Syah, Muh. R. (2024). Peran Modal Sosial Pada Kelompok Tani Di Desa Lamatti Riattang Kecamatan Bulupoddo. Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco, 2(2), 62–73. https://doi.org/10.61316/jrma.v2i2.43
Prayoga, R. A. (2021). Aktivasi Modal Sosial sebagai Strategi Menjaga Kelangsungan Hidup. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 20(2), 115–128.
Sarfanudin, M., Zohriyah, A., Sari, N., Nuriyah, & Rizal, A. (2025). Peran Gotong Royong dalam Meningkatkan Solidaritas Sosial dan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Lingkungan. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 254–262. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i3.2208
Sari, S. (2024). Exploring the Role of Social Capital in Strengthening Community Bonds for Sustainable Development. Journal Social Civilecial, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.71435/610486
Serawitu, A. (2021). The Role of Social Capital in Collective Action: The Case Study of Natural Resource Management. Research on Humanities and Social Sciences. https://doi.org/10.7176/RHSS/11-19-02
Subedi, S. R. (2021). Community Development from the Lens of Social Capital: A Sociological Study of Rupa Rural Municipality of Kaski, Nepal. American Journal of Rural Development, 9(1), 1–8.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta.
Sumarningsih, & Kurniasari, D. A. (2025). Analisis Pengaruh Modal Sosial Terhadap Keberlanjutan Kelompok Tani Wethan Kelurahan Banjarsugihan Kota Surabaya. novasi Inklusif Gender Dalam Sociopreneurship. Seminar Nasional Dan Call For Paper 2025.
Suryana, N. K., & Hendris, H. (2019). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Pekarangan Di Desa Lapri Kabupaten Nunukan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 3(1), 45. https://doi.org/10.35334/jpmb.v3i1.797
Tondatuon, G. M., Lumingkewas, J. R. D., & Memah, M. Y. (2025). Peran Modal Sosial Pada Kelompok Tani Padi Sawah Agakaitombal Di Kelurahan Taratara I Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Agri-Sosioekonomi, 21(1), 929–936.
Utari, W., Eliza, E., & Yulida, R. (2022). Analisis Tingkat Kepuasan Dan Tingkat Harapan Petani Padi Terhadap Atribut Tauke Dalam Pemasaran Padi Di Nagari Sungai Rimbang. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 25(01), 8–19. https://doi.org/10.22437/jiseb.v25i01.20995
Wuri, N., Sugihardjo, & Wibowo, A. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Petani dalam Kegiatan Pengolahan Pupuk Organik di Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. JURNAL TRITON, 12(1), 89–97. https://doi.org/10.47687/jt.v12i1.162
Zahra, M. H., Afrizal, R., & Nefri, J. (2025). Analisis Pengaruh Unsur Modal Sosial Terhadap Keberhasilan Kelompok Wanita Tani Mama Ceria Di Kabupaten Padang Pariaman. AGRICORE: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian UNPAD, 10(2), 491–502.
Zulhafandi, Z., Munandar, H., Suryana, N. K., Agang, M. W., & Tanjung, H. B. (2023). Kajian Pengembangan Petani Berbasis Modal Sosial (Studi Kasus pada Kelompok Tani Lubek Manis Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan). Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 8(5), 187–196. https://doi.org/10.37149/jimdp.v8i5.316

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
