Pertumbuhan dan Produksi Siratro (Macroptilium atropurpureum) Bermikoriza yang Diberi Mikroorganisme Lokal Pada Tanah Topsoil dan Tanah Overburden
Indonesia
Abstrak
Upaya pengembangan peternakan di Kalimantan Timur dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan pasca tambang batu bara. Akan tetapi rendahnya Tingkat kesuburan tanah serta terbatasnya ketersediaan tanah topsoil sebagai tanah penutup pada lahan pasca tambang menjadi kendala yang harus diperhatikan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penanaman tanaman penutup tanah bermikoriza dan pemberian pupuk hayati mikroorganisme lokal (MOL). Percobaan dilakukan dengan menanam benih leguminosa sitratro bermikoriza yang ditanam di atas tanah topsoil dan tanah overburden yang ditempatkan pada polybag ukuran 10 kg. setiap jenis tanah tersebut ditambahkan dengan mikroorganisme lokal (MOL) dengan konsentrasi 0 mL, 10 mL, 20 mL, dan 30 mL per liter air. Hasil percobaan menunjukkan bahwa faktor jenis tanah berpengaruh terhadap tinggi tanaman, namun faktor jenis tanah maupun faktor konsentrasi MOL berpengaruh terhadap berat segar tajuk dan berat kering tajuk tanaman, dan kolonisasi FMA pada akar tanaman, yang semakin tinggi konsentrasi MOL dapat menurunkan produksi tajuk tanaman. Kolonisasi akar tanaman oleh FMA dengan peningkatan konsentrasi MOL pada tanah topsoil menunjukkan pengaruh negatif, yang semakin tinggi konsentrasi MOL maka kolonisasi FMA pada akar tanaman semakin rendah. Sebaliknya, pada tanah overburden peningkatan konsentrasi MOL dapat meningkatkan kolonisasi FMA.
Download
Referensi
Cabrera, E. V. R., Espinosa, Z. Y. D., & Pino, A. F. S. (2024). Use of Phosphorus-Solubilizing Microorganism as a Biotechnological Alternative: A Review. Microorganism, 12 (8), 1591. https://doi.org/10.3390/microorganisms12081591
Daru, T. P. (2009). Tehnik Pengembangan Tanaman Penutup Tanah Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara Sebagai Pastura. Disertasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Daru, T. P., & Yusuf, R. (2015). Produksi Siratro (Macroptilium atropurpureum) Bermikoriza di Tanah Pasca Penambangan Batubara. Ziraa’ah, 40 (2), 99-107.
Daru, T. P., Sunaryo, W., Pagoray, H., Suhardi, S., Mayulu, H., Ibrahim, I., Safitri, A. (2023). Diversity, Nutrient Contents and Production of Forage Plants in a Integrated Cattle Livestock-Oil Palm Plantation in East Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24 (4), 1980-1988. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240406
Durán, P., Thiergart, T., Garrido-Oter, R., Agler, M., Kemen, E., Schulze-Levert, P., & Hacquard, S. (2018). Microbial Interkingdom Interactions in Roots Promote Arabidopsis Survival. Cell, 175 (4), 973-983. https://doi.org/10.1016/j.cell.2018.10.020
Eka, M., Noli, Z. A., Periadnadi, P. (2017). Pemanfaatan Sampah Organik Kota Sebagai Bahan Dasar Pupuk Organik Cair (POC) untuk Pertumbuhan Lactuca sativa l var. Crispa dengan Sistem Vertikultur. Metamorfosa Journal of Biological Sciences, 4 (2), 152-158. https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2017.v04.i02.p03
Fadillah, M. R., Susilawati, I., & Ayuningsih, B. (2018). Potential of Cover Crops as Forage in Post Coal Mining Land. International Conference on Tropical Agrifood, Feed and Fuel (ICTAFF): Sustainability of Food, Feed, and Fuel Tropical Resources for Quality Future 2018. 13-14 November 2018, Samarinda, Indonesia.
Firmansyah, I., Abadi, A. L., & Aini, L. Q. (2017). Potensi Bakteri Antagonis dari Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang Dalam Mengendalikan Penyakit Darah Pada Tanaman Pisang. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 5 (2), 67-73.
Hart, M., Ehret, D. L., Krumbein, A., Leung, C., Murch, S. J., Turi, C. E., & Franken, P. (2015). Inoculation with Arbuscular Mycorrhizal Fungi Improves the Nutritional Value of Tomatoes. Mycorrhiza, 25 (5), 359-376. https://doi.org/10.1007/s00572-014-0617-0
Jailani, S., Ratnawaty, R., Nasruddin, N., Faisal, F., & Ismadi, I. (2019). Respon Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Pada Berbagai Media Tanaman dan Dosis Pupuk NPK. Jurnal Agrium, 16 (2), 151-159. https://doi.org/10.29103/agrium.v16i2.5867
Kasmawan, I. G. A., Sutapa, G. N., Yuliara, I. M. (2018). Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Teknologi Komposting Sederhana. Buletin Udayana Mengabdi, 17 (2), 67-72. https://doi.org/10.24843/BUM.2018.v17.i01.p18
Kurkjian, J. M., Akbari, M. J., Momeni, B. (2021). The Impact of Interactions on Invasion and Colonization Resistance in Microbial Communities. PLos Computational Biology, 17 (1), 1-18. https://doi.org/10.1371/journal.pcbi.1008643
Li, C., Chen, X., Jia, Z., Zhai, L., Zhang, B., Grüters, U., Ma, S., Qian, J., Liu, X., Zhang, J., & Müller, C. (2024). Effects of Microbial Inoculants on The Biomass and Diversity of Soil Microbial Communities: A Meta-Analysis. Research Square, 1-34. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3181294/v1
Li, Y., Wei, Y., Shen, Y., Zheng, R., Wang, Y., Duan, T., & Nan, Z. (2025). Common Mycorrhizal Networks Enhance Defense Responses Against Pathogens in Neighboring Plants. iMetaOmics, 2 (1): e46. https://doi.org/10.1002/imo2.46
Lisanty, N., Hadiyanti, N., Prayitno, R. A., & Huda, R. C. (2021). Pengelolahan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) untuk Aplikasi Pertanian Lahan Pekarangan di Kecamatan Pace dan Ngroggot Kabupaten Ngajuk. Jatimas: Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat. 1 (2), 121-133. https://doi.org/10.30737/jatimas.v1i2.2090
Nunyai, A. P., Zaman, S., & Yahya, S. (2016). Manajemen Pemupukan Kelapa Sawit di Sungai Bahaur Estate, Kalimantan Tengah. Buletin Agrohorti, 4 (2), 165-172. https://doi.org/10.29244/agrob.v4i2.15016
Panjaitan, F. J., Lele, O. K., Taopan, R. A., & Kurniawan, Y. (2020). Aplikasi Beberapa Jenis dan Dosis Mikroorganisme Lokal Limbah Tomat dan Sayuran Dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum Annum L.). Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 5 (1), 72-81. https://doi.org/10.31289/agr.v5i1.4479
Prihantoro, I., Soewondo, P. D. M. H. K., Aditia, E. L., & Nisabillah, S. (2023). Kualitas Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) yang Diproduksi dengan Teknik Fortifikasi dan Fertigasi Berbeda Pada Pertumbuhan Indigofera zollingeriana. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 28 (3), 377-386. https://doi.org/10.18343/jipi.28.3.377
Rahyuni, D., Lusiana., Yuniarti, S., Zulkoni, A. (2023). Pengaruh Mikroorganisme Lokal (MOL) Terhadap Kualitas Kompos Daun Jati (Tectona Grandis) Kering. Jurnal rekayasa Lingkungan, 23 (1), 46-55. https://doi.org/10.37412/jrl.v23i1.183
Sajimin, Fanindi, A., & Prawiradiputra, B. R. (2010). Produktivitas Benih dan Sumbangan Hara Tanah dari Leguminosa Herba Siratro (Macroptilium artopupureum) Pada Taraf Intesitas Cahaya yang Berbeda. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2010.
Saptorini, S., Junaidi, J., Lisanty, N., & Oktaviana, D. (2021). Peningkatan Pertumbuhan Bibit Kelor (Moringa Oleifera Lam.) dengan Kombinasi Media Tanam dan Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC). Agritrop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 19 (2), 146-157. https://doi.org/10.32528/agritrop.v19i2.5977
Setiadi, Y., Mansur, I., Budi, S. W., & Ahmad. (1992). Petunjuk Laboratorium Mikrobiologi Tanah Hutan. Bogor: PAU-Bioteknologi IPB.
Sinaga, F., Sopandie, D., & Santosa, E. (2024). Pengelolaan Pemupukan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Aek Nabara, Sumatera Utara. Buletin Garohorti, 12 (3), 366-374. https://doi.org/10.29244/agrob.v12i3.51531
Suhartono., R. A. Sidqi, Z. Z. M., & Khoiruddin, A. (2008). Pengaruh Interval Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan dan Hasil tanaman Kedelai (Glincine Max (L) Merril) Pada Berbagai Jenis Tanah. Embryo, 5 (1), 98-112.
Suwardi., Oktariani, P., Putri, A., & Situmorang, S. (2025). Teknologi Reklamasi Lahan Bekas Tambang Batubara Tercemar Air Asam Tambang (AAT). Jurnal Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, 2 (1), 56-65. https://doi.org/10.70191/jplp.v2i1.62331
Tafsin, M., Hanafi, N. D., Yunilas, Y., & Mulianda, R. (2019). Nutrient Quality of Oil Palm Frond Fermented by Local Microorganism (MOL) with Different Dosage and Incubation Time. IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 260. http://doi.org/10.1088/1755-1315/260/1/012050
Tambunan, E. P. S. (2018). Pengaruh Konsentrasi Mikroorganisme Lokal dari Limbah Tomat dan Limbah Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Klorofil, 1 (2), 504-5012. https://doi.org/10.30821/kfl:jibt.v1i2.1597
Weng, W., Yan, J., Zhou, M., Yao, X., Gao., Ma, C., Cheng, J., & Ruan, J. (2022). Roles of Arbuscular Mycorrhizal Fungi as a Biocontrol Agent in the Control of Plant Diseases. Microorganism, 10 (7), 1266. https://doi.org/10.3390/microorganisms10071266
Wisnubroto, M. P., Armansyah., Anwar, A., & Suhendra, D. (2023). Kolonisasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Rizosfer Beberapa Vegetasi di Lahan Pasca Tambang Batu Bara dengan Tingkat Kelerengan Berbeda. Agro Bali: Agricultural Journal, 6 (3), 771-782. https://doi.org/10.37637/ab.v6i3.1514
Ziane, H., Hamza, N., & Meddad-hamza, A. (2021). Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Fertilization Rates Optimize Tomato (Solanum lycopersicum L.) Growth and Yield in a Mediterranean Agroecosystem. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 20 (7), 454-458. https://doi.org/10.1016/j.jssas.2021.05.009
Zulkarnain, E., Evizal, R., Lumbanraja, J., Rini, M. V., Satgada, C. P., Agustina, W., Amalia, H. R., Awang, T. R. (2017). Inorganic Fertilizer Application and Organonitrofos Sugarcane (Saccharum officinarum L.) in Dry Land Gedong Meneng. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 17 (1), 77-84. https://doi.org/10.25181/jppt.v17i1.43

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
