Formulasi Edible Film dari Semi Refined Carrageenan Kappaphycus alvarezii dengan Pengemulsi CMC
Abstrak
Limbah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang serius akibat sifatnya yang tidak dapat terurai secara biologis dan bertahan di lingkungan selama ratusan hingga ribuan tahun. Edible film yang berbahan dasar biopolimer dari rumput laut merupakan alternatif kemasan biodegradable yang menjanjikan sebagai pengganti plastik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik edible film yang diformulasikan dari semi refined carrageenan (SRC) hasil ekstraksi rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan penambahan carboxymethyl cellulose (CMC) sebagai pengemulsi pada konsentrasi 0,1%, 0,3%, dan 0,5% (b/v) serta gliserin sebagai plasticizer. Karakterisasi fisik dilakukan melalui pengujian kuat tarik, perpanjangan, kelarutan, kadar air, dan ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi CMC secara progresif meningkatkan kuat tarik (10,16–13,76 MPa), kelarutan (80,55–94,44%), dan ketebalan (0,04–0,091 mm), sedangkan perpanjangan mencapai nilai tertinggi pada CMC 0,3% sebesar 34,62% dan kadar air menurun seiring peningkatan konsentrasi CMC (21,78–26,73%). Evaluasi terhadap Japanese Industrial Standard (JIS) menunjukkan bahwa edible film yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan kuat tarik (minimum 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimum 0,25 mm) pada seluruh variasi konsentrasi CMC sedangkan nilai perpanjangan (25,49–34,62%) tidak memenuhi ambang batas minimum JIS sebesar 70%. Optimasi formulasi plasticizer lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas film sebagai bahan kemasan pangan
Download
Referensi
Akili, M. S., Ahmad, U., & Suyatma, N. E. (2012). Karakteristik Edible Film dari Pektin Hasil Ekstraksi Kulit Pisang. Jurnal Keteknikan Pertanian, 16(1), 39–46.
Albertos, I., Martin-Diana, A. B., Burón, M., & Rico, D. (2019). Development of functional bio-based seaweed (Himanthalia elongata and Palmaria palmata) edible films for extending the shelflife of fresh fish burgers. Food Packaging and Shelf Life, 22, 100382. https://doi.org/10.1016/j.fpsl.2019.100382
Andika. (2023). Pembuatan edible film Berbahasa Dasar Semi Refined Carageenan Dari Rumput Laut (Eucheuma Cottoni) Sebagai Pengemasan Serbuk Kopi [Universitas Borneo Tarakan]. https://repository.ubt.ac.id/flipbook/baca.php?bacaID=15089
Anggraini, D., Radiati, L., & Purwadi, P. (2016). Carboxymethyle Cellulose (CMC) Addition In Term of Taste, Aroma, Color, pH, Viscosity, and Turbidity of Apple Cider Honey Drink. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, 11(1), 58–67. https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2016.011.01.7
Anindito, K., & Handarkho, Y. D. (2022). The impact of personality trait and social experience on youngsters’ intention to purchase impulsively from social commerce platforms. Young Consumers, 23(1), 53–71. https://doi.org/10.1108/YC-02-2021-1284
AOAC. (2019). Official Methods of Analysis of AOAC International (21 ed.). AOAC International.
Asih, H. M., & Fitriani, S. (2018). Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Produksi Inovasi Ecobrick. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 17(2), 144. https://doi.org/10.23917/jiti.v17i2.6832
Azwar, E., Asmara, P., & Darni, Y. (2022). Karakterisasi Edible Film Dari Pati Jagung Dengan Plastisizer Gliserol Dan Filler CMC Sebagai Bahan Pengemas Makanan. Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII), 3(1). https://doi.org/10.23960/jtii.v3i1.40
Distantina, S., Ayuni, N. N., & Yudha Sarjani, V. S. (2018). Karakter Edible Film Ulva lactuca-kitosan sebagai Pengemas Bumbu Mi Instan. CHEMICA: Jurnal Teknik Kimia, 5(1), 1. https://doi.org/10.26555/chemica.v5i1.9683
Doh, H., & Whiteside, W. S. (2020). Isolation of cellulose nanocrystals from brown seaweed, SARGASSUM FLUITANS , for development of alginate nanocomposite film. POLYMER CRYSTALLIZATION, 3(4). https://doi.org/10.1002/pcr2.10133
Fera, M. (2018). Kualitas Fisik Edible Film Yang Diproduksi Dari Kombinasi Gelatin Kulit Domba dan Agar (Gracilaria sp). Journal of Food and Life Sciences, 2(1), 45–56. https://doi.org/10.21776/ub.jfls.2018.002.01.05
Gontard, N., Guilbert, S., & Cuq, J. (1993). Water and Glycerol as Plasticizers Affect Mechanical and Water Vapor Barrier Properties of an Edible Wheat Gluten Film. Journal of Food Science, 58(1), 206–211. https://doi.org/10.1111/j.1365-2621.1993.tb03246.x
Gozali, T., & Wijaya, W. P. (2020). Pengaruh Konsentrasi Cmc Dan Konsentrasi Gliserol Terhadap Karakteristik Edible Packaging Kopi Instan Dari Pati Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Pasundan Food Technology Journal, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.23969/pftj.v7i1.2690
Handayani, R., & Nurzanah, H. (2018). Karakteristik edible film pati talas dengan penambahan antimikroba dari minyak atsiri lengkuas. Jurnal Kompetensi Teknik, 10(1), 1–11.
Happy Bunga Nasyirahul Sajidah, Christine Dyta Nugraeni, Reni Tri Cahyani, Dena Pramita Dewi, Nur Aisyah, Hafid, Gifal Fahrul Cholil M, Bella Nabila, & Andika Styawan. (2025). Analisis Proksimat Rumput Laut Kering Kappaphycus alvarezii dari Pantai Amal, Kabupaten Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Harpodon Borneo, 18(1), 1–12.
Intandiana, S., Dawam, A. H., Denny, Y. R., Septiyanto, R. F., & Affifah, I. (2019). Pengaruh Karakteristik Bioplastik Pati Singkong dan Selulosa Mikrokristalin Terhadap Sifat Mekanik dan Hidrofobisitas. EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan), 4(2), 185. https://doi.org/10.30870/educhemia.v4i2.5953
Intariani, N. P., Puspawati, G. A. K. D., & Wisaniyasa, N. W. (2022). Pengaruh Konsentrasi Carboxyl Methyl Cellulosa (CMC) Terhadap Karakteristik Bubuk Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) Dengan Metode Foam Mat Drying. Itepa: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 11(4), 744–755.
Ismaya, F. C., Fithriyah, N. H., & Hendrawati, T. Y. (2021). Pembuatan Dan Karakterisasi Edible Film Dari Nata De Coco dan Gliserol. Jurnal Teknologi, 13(1), 81–88. https://doi.org/10.24853/jurtek.13.1.81-88
Kementerian Lingkungan Hidup. (2025). Statistik Lingkungan Hidup (Vol. 1). Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Masrullita, Meriatna, Zulmiardi, Safriwardy, F., Auliani, & Nurlaila, R. (2021). Pemanfaatan Jerami Padi (Oryza Sativa L.) Sebagai Bahan Baku Dalam Pembuatan CMC (Carboximetil Cellulose). Jurnal Rekayasa Proses, 15(2), 194–201. https://doi.org/10.22146/jrekpros.69569
Ningsih, E. P., Ariyani, D., & Sunardi, S. (2019). Pengaruh Penambahan Carboxymethyl Cellulose Terhadap Karakteristik Bioplastik Dari Pati Ubi Nagara (Ipomoea batatas L.). Indonesian Journal of Chemical Research, 7(1), 77–85. https://doi.org/10.30598/ijcr.2019.7-sun
Nugraeni, C. D., Cahyani, R. T., Dena Pramita Dewi, Hidayat, A., Zikrullah, M. A., Salim, G., & Sajidah, H. B. N. (2025). Edukasi Pembuatan Edible Film Berbahan Dasar Rumput Laut Sebagai Pengenalan Pengembangan Produk Pesisir di SMKN 3 Tarakan Kalimantan Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi, 8(2), 1–10. https://doi.org/10.57213/abdimas.v8i2.262
Prasetyo, Y. E., -, Z., Nurainy, F., & -, S. (2024). Karakteristik Biodegradable Film Berbasis Selulosa Kelobot Jagung (Zea mays) dengan Penambahan Gliserol Dan Carboxy Methyl Cellulose (CMC). Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 3(1), 158–171. https://doi.org/10.23960/jab.v3i1.9102
Putra, M. N. A., Zahrani, N. A., Zahra, T. A., Bella, B. C., Hariyadi, A. G., Fadhila, D. S., Abiyyu, S. A. A., Firdausi, R. R. K., Justicio, M. N., Albar, A. K., & Firmansyah, P. (2024). Sampah Plastik sebagai Ancaman terhadap Lingkungan. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(1), 154–165. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i1.725
Qotimah, K., Dewi, E. N., & Purnamayati, L. (2020). Karakteristik mutu edible film karagenan dengan penambahan minyak atsiri bawang putih (Allim sativum) pada produk pasta ikan: Quality of Carrageenan Edible Film with Addition of Garlic (Allium sativum) Essential Oil. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(1), 1–9. https://doi.org/10.17844/jphpi.v23i1.30542
Sari, M. W., & Nissa, B. K. (2023). Karakteristik Fisik Edible Film Dengan Variasi Pektin Kulit Pisang Tanduk Dan Minyak Atsiri Cengkeh. CHEMPUBLISH JOURNAL, 6(2), 118–131.
Simon, A., Nugraeni, C. D., Cahyani, R. T., Sajidah, H. B. N., Dewi, D. P., & Salim, G. (2025). Pembuatan dan Karakterisasi Edible Film Dari Semi Refined Carrageenan Kappaphycus alvarezii DENGAN Asam Malat Sebagai Plasticizer. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 10(2), 94–99.
Suryadri, H. (2021). Perbandingan Penambahan CMC dan Sorbitol dengan Penambahan Gelatin dan Gliserol terhadap Edible Film yang Terbuat dari Limbah Cair Tahu. CHEMPUBLISH JOURNAL, 5(2), 93–104. https://doi.org/10.22437/chp.v5i2.8872
Syahputra, S. Y., Agustina, R., & Putra, B. S. (2022). Kuat Tarik Edible Film Bahan Dasar Pati Sagu Dengan Penambahan Sorbitol. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(2), 464–471. https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i2.19598
Tran, T. T. B., Roach, P., Nguyen, M. H., Pristijono, P., & Vuong, Q. V. (2020). Development of biodegradable films based on seaweed polysaccharides and Gac pulp (Momordica cochinchinensis), the waste generated from Gac oil production. Food Hydrocolloids, 99, 105322. https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2019.105322
Wahyu, E., Nasution, H., & Harahap, H. (2025). Sintesis dan Karakterisasi Edible Film Berbahan Dasar Limbah Kulit Kopi dengan Penambahan Gliserol dan Sorbitol sebagai Plasticizer. Jurnal Teknik Kimia USU, 14(1), 27–35. https://doi.org/10.32734/jtk.v14i1.15567

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
