<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="http://ojs.stiperkutim.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-05-31T16:55:45Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/3</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:37Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Komponen Pertumbuhan Terhadap Pola Metode Tanam Pada Tanaman Padi Sawah</dc:title>
	<dc:creator>Rohaeni, Nani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode tanam yang mampu menunjukan peningkatan komponen pertumbuhan padi sawah lebih baik dan memperoleh jarak tanam pada metode tanam SRI sehingga dapat memberikan peningkatan komponen pertumbuhan pada padi sawah paling baik. Penelitian dilaksanakan bulan Mei sampai September 2016 di Desa bumi rapak Kecamatan kaubun Kabupaten Kutai Timur. Percobaan ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan metode tanam (m) yaitu m1 : metode konvensional (jarak tanam 20 x 20 cm); m2 : metode tanam PTT/legowo 2:1 (jarak tanam 20 x 10 x 40 cm); m3 : metode tanam SRI (jarak tanam 30 x 30 cm); m4 : metode tanam SRI (jarak tanam 40 x 40 cm); m5 : metode tanam SRI (jarak tanam 50 x 50 cm). Setiap perlakuan diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata antara perlakuan. Perlakuan metode tanam berpengaruh nyata terhadap laju tumbuh tanaman,Indeks luas daun, jumlah anakan produktif per rumpun, jumlah gabah total per rumpun, persentase gabah isi per rumpun, dan berat gabah kering giling (GKG).. Metode tanam terbaik adalah metode SRI diantara metode tanam konvensional dan PTT berdasarkan hasil analisis yang diperoleh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/3</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.3</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 1-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 1-18</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/3/1</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/4</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:36Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kinetika Kadar Air pada Pengeringan Biji Kakao (Theobroma caccao Linn) dengan Menggunakan Pengering Tipe Greenhouse</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kinetika Kadar Air pada Pengeringan Biji Kakao (Theobroma caccao Linn) dengan Menggunakan Pengering Tipe Greenhouse</dc:title>
	<dc:creator>Anisum, Anisum</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan menganalisis kinetika perubahan kadar air biji kakao selama pengeringan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2016. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian terdiri dari tiga perlakuan yaitu (1) pengeringan biji kakao dengan metode konvensional (kontrol), (2) pengeringan biji kakao dengan pengering tipe greenhouse, dan (3) pengeringan biji kakao dengan pengering tipe greenhouse menggunakan reflektor. Parameter yang diamati meliputi kadar air, susut bobot dan bulk density. Pengeringan tipe greenhouse menggunakan reflektor mampu menurunkan kadar air 86% menjadi 50,28% selama 2 hari pengeringan (penjemuran). Nilai laju pengeringan untuk tiga perlakuan pengeringan berada pada kisaran 0,0025-0,006. Untuk Susut bobot menunjukkan pengeringan dengan greenhouse menggunakan reflektor menghasilkan nilai yang terbesar yaitu 103,02 gram. &amp;nbsp;Nilai bulk density terkecil adalah pada pengeringan tipe greenhouse menggunakan reflektor. Suhu pengeringan mempengaruhi kecepatan penguapan kadar air pada biji kakao (laju pengeringan). Semakin tinggi suhu pengeringan, semakin besar laju pengeringan terjadi pada kelembaban relatif konstan. Nilai koefisiensi korelasi antara prediksi dan observasi yang rata-rata hampir mendekati 1.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan menganalisis kinetika perubahan kadar air biji kakao selama pengeringan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2016. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian terdiri dari tiga perlakuan yaitu (1) pengeringan biji kakao dengan metode konvensional (kontrol), (2) pengeringan biji kakao dengan pengering tipe greenhouse, dan (3) pengeringan biji kakao dengan pengering tipe greenhouse menggunakan reflektor. Parameter yang diamati meliputi kadar air, susut bobot dan bulk density. Pengeringan tipe greenhouse menggunakan reflektor mampu menurunkan kadar air 86% menjadi 50,28% selama 2 hari pengeringan (penjemuran). Nilai laju pengeringan untuk tiga perlakuan pengeringan berada pada kisaran 0,0025-0,006. Untuk Susut bobot menunjukkan pengeringan dengan greenhouse menggunakan reflektor menghasilkan nilai yang terbesar yaitu 103,02 gram. &amp;nbsp;Nilai bulk density terkecil adalah pada pengeringan tipe greenhouse menggunakan reflektor. Suhu pengeringan mempengaruhi kecepatan penguapan kadar air pada biji kakao (laju pengeringan). Semakin tinggi suhu pengeringan, semakin besar laju pengeringan terjadi pada kelembaban relatif konstan. Nilai koefisiensi korelasi antara prediksi dan observasi yang rata-rata hampir mendekati 1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/4</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.4</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 19-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 19-29</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/4/2</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/5</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:36Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Laju Sedimentasi di Saluran Intake Irigasi Bendungan Tanah Abang, Kecamatan Long Mesangat</dc:title>
	<dc:creator>Amprin, Amprin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air secara fisika, mengetahui laju sedimentasi dan luasan kantong lumpur pada saluran intake bendungan tanah abang. Bendung Tanah Abang terletak di Desa Tanah Abang Kecamatan Long Mesangat yang secara geografis terletak pada 000 35â€-61â€ LU dan 1160 43â€-51,3â€ BT dengan elevasi 51 meter dari permukaan laut (dpl). Bendung Tanah Abang memiliki kemampuan mengairi lahan sawah seluas 2.365 ha. Kualitas air secara fisika (suhu, Residu Terlarut (TDS) dan Residu tersuspensi (TSS). Berdasarkan hasil pengamatan insitu dan laboratorium Nilai kualitas air memenuhi kelas I yang peruntukannya sebagai air minum. Laju Sedimentasi pada saluran intake dengan menggunakan metode rumus/grafik didapatkan 0,005 m/det dan perencanaan luasan Kantong lumpur pada saluran intake memiliki lebar 1,10 meter dan panjang 68,75 meter.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/5</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.5</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 30-39</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 30-39</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/5/3</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/6</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:35Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimalisasi Proses Adsorbsi Biji Kelor Untuk Penurunan  Kadar Logam Air Lindi di TPA Sangatta</dc:title>
	<dc:creator>Aryanto, Dhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi dan lama pencampuran serbuk biji kelor yang optimum untuk menurunkan kadar besi dan seng pada air lindi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk mengetahui konsentrasi dan lama waktu pencampuran serbuk biji kelor dalam menurunkan kadar besi dan seng pada air lindi. Untuk mendapatkan optimasi dari konsentrasi dan lama waktu pencampuran digunakan software minitab 17 free trial dengan metode respon permukaan memakai rancangan CCD (Central Composite Design). Hasil yang diperolehmenunjukan bahwa penurunan kadar besi mengikuti persamaan Y1 = 2,650 -&amp;nbsp;2,614&amp;nbsp;X1 -&amp;nbsp;0,285&amp;nbsp;X2 +&amp;nbsp;0,508&amp;nbsp;X12 +&amp;nbsp;0,273&amp;nbsp;X22+&amp;nbsp;0,358&amp;nbsp;X1X2 dengan R2= 98,11% sedangkan penurunan kadar besi mengikuti persamaan Y2 = 0,10100-&amp;nbsp;0,08250&amp;nbsp;X1 -&amp;nbsp;0,03149&amp;nbsp;X2 +&amp;nbsp;0,01506&amp;nbsp;X12 -&amp;nbsp;0,00319&amp;nbsp;X22+&amp;nbsp;0,03500&amp;nbsp;X1X2 dengan R2= 96,86%. Nilai optimal untuk mendapatkan kadar besi dan seng minimum pada variasi konsentrasi sebesar 5,414%, dan lama waktu pencampuran 35,86 menit. Dan Berdasarkan analisis desirability function didapatkan nilai optimasi 1,0000 dengan kadar besi rata-rata 0,2033 mg/L dan Kadar seng rata-rata 0,0174 mg/L</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/6</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.6</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 40-49</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 40-49</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/6/4</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/8</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:46Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Tinjauan Nafsu Makan dan Sintasan Ikan Gurami (Osphronemus gourami) Terhadap Salinitas</dc:title>
	<dc:creator>Azhar, Mohammad Saiful</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh salinitas pada nafsu makan dan kelangsungan hidup anakan gurami Osprhonemus gouramy. Anakan dari ukuran Â± 3 cm dipelihara selama 60 hari di dalam air dengan fluktuasi salinitas. Salinitas harian naik-turun tergantung pada reaksi nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anakan bisa hidup normal, memiliki nafsu makan baik dan bertahan ketika salinitas antara 3-4 ppt. Selain itu, ketika salinitas lebih dari 5 ppt anakan mulai kehilangan keseimbangan, nafsu makan buruk dan akhirnya mati. Penelitian ini memerlukan waktu yang lama agar berhasil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/8</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.8</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 50-60</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 50-60</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/8/5</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/9</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:34Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Biaya dan Kelayakan Usaha Penggilingan Padi Tipe  Single Passdi Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan</dc:title>
	<dc:creator>Krisbiyantoro, Joko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis biaya usaha penggilingan padi tipe single&amp;nbsp; pass di Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur, 2) kelayakan usaha penggilingan padi tipe single pass Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur dan 3) menganalisis sensitivitas biaya terhadap beberapa kondisi. Penelitian dilakukan di Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode analisis biaya penggilingan, analisis kelayakan (NPV, IRR dan Net B/C Ratio), dan analisis sensitivitas. Hasil Penelitian Total biaya yang dikeluarkan penggilingan padi tersebut selama setahun sebesar 1) Rp. 37.035.408,017,- 2) Rp 33.854.428,750,- dan 3) Rp 37.551.158,720. Biaya pokok untuk setiap kilogram GKG yang digiling adalah sebesar 1) Rp 350,-/kg GKG, 2) Rp 378,- kg/GKG dan 3) 485,- kg/GKG atau 1) Rp 736,-/kg beras, 2)&amp;nbsp; Rp 757,-/kg beras dan 3) Rp 832,-/kg beras. Perhitungan titik impas penggilingan padi diperoleh nilai sebesar 1) 95,03 jam/tahun atau 27.144,495 kg GKG/tahun, 2) 67,62 jam/tahun atau 16.319,601 kg GKG/tahun dan 3) 117,74 jam/tahun atau 37.093,656 kg GKG/tahun. Pada tingkat bunga sebesar 12%/tahun diperoleh nilai 1) NPV Rp 80.835.440,-, nilai IRR 50,97 % dan B/C ratio 3,587, 2) NPV Rp 75.412.396,-, nilai IRR 68,62 % dan B/C ratio 4,89 dan 3) NPV Rp 44.384.124,-, nilai IRR 26,52 % dan B/C ratio 1,86. Jadi dapat diketahui bahwa usaha penggilingan padi ini dari segi finansial layak dengan jumlah giling 1) 105.912,604 kg GKG/tahun, 2) 89.492, 580 kg GKG/tahun dan 3) 77.384,477 kg GKG/tahun. Hal ini disebabkan karena nilai NPV, IRR, dan B/C ratio memenuhi syarat kelayakan, yaitu nilai NPV lebih besar dari 0 (nol), nilai IRR lebih besar dari discount rate yang berlaku (12%), dan B/C ratio yang lebih besar dari 1 (satu). Analisis sensitivitas dilakukan terhadap tiga komponen, yaitu upah tenaga kerja, harga bahan bakar solar, dan jumlah giling tahunan.&amp;nbsp; Komponen yang paling sensitif atau paling mempengaruhi usaha penggilingan padi adalah penurunan jumlah giling tahunan jika dibandingkan dengan keadaan yang terjadi akibat kenaikan biaya bahan bakar atau kenaikan upah tenaga kerja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/9</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.9</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 61-80</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 61-80</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/9/6</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/10</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:34Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perendaman Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata Linn) Sebagai Bahan Pengawet Kualitas Telur Itik</dc:title>
	<dc:creator>Tamal, Mey Angraeni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan mengetahui untuk mengetahui efektivitas daun sirsak setelah perendaman dan penyimpanan terhadap Albumen Indeks, Yolk indeks dan Haugh Unit telur itik, untuk mengetahui perlakuan mana yang terbaik setelah penyimpanan pada suhu kamar dan untuk mengetahui pengaruh interaksi lama perendaman dan konsentrasi daun sirsak. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus sampai 14 September 2016 bertempat di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Konsentrasi Studi Peternakan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial&amp;nbsp; 2 x 2&amp;nbsp; perlakuan sebanyak 3 ulangan.A : Lama Perendaman dengan A1 = 20 jam, A2 = 40 jam dan B : Konsentrasi Daun Sirsak dengan B1 = 168 gram, B2 = 336 gram. Data yang diperoleh dari semua peubah diamati dengan analisis ragam dan uji BNT. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi daun sirsak maka dapat menyebabkan kualitas albumen (AI) dapat dipertahankan selama penyimpanan 42 hari (A1B2)&amp;nbsp; Perendaman ekstrak daun sirsak konsentrasi 336 gram YI dipertahankan kondisinya hingga penyimpanan 14 sampai 21 hari, sedangkan AI dan HU dengan persentase tertinggi pada perlakuan A1B2 pada grade III yang dapat dipertahankan pada penyimpanan 35 hari. AI telur itik pada penyimpanan 14 hari sangat berpengaruh nyata P Ëƒ 0.01. Pada perlakuan lama perendaman (A),&amp;nbsp; YI telur penyimpanan 0 hari perlakuan A,B dan AB sangat berpengaruh nyata yaitu P Ëƒ 0.01, demikian pula penyimpanan telur 28 hari, nyata pada B dan Penyimpanan telur itik 35 hari sangat berpengaruh nyata pada perlakuan A dan berpengaruh nyata pada perlakuan B. Penyimpanan 7 hari nyata pada interaksi AB sedangkan 14 hari nyata pada perlakuan A. Disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun sirsak dan lama perendaman dapat mempertahankan kualitas dan memperpanjang masa simpan telur itik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/10</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.10</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 81-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 81-92</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/10/7</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/11</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:33Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Uji Efektivitas Pupuk Organik Sampah Sayur Dan Analisis  Faktor Penentu Kesuburan Tanah Masam Terhadap  Pertumbuhan dan Produksi Brokoli</dc:title>
	<dc:creator>Nurhidayati, Nurhidayati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Sangatta Utara. Tujuan penelitian ini adalah menentukan dosis POSS yang memiliki efektivitas yang paling baik terhadap peningkatan kesuburan kimia tanah, pertumbuhan dan produksi tanaman brokoli, menentukan hubungan antara kesuburan tanah, pertumbuhan dan produksi tanaman brokoli. Paramater yang diamati dalam penelitian ini antara lain : Sifat kimia tanah yang meliputi C-organik, N-Total, CN rasio, Fosfor dan Kalium, pertumbuhan dan produksi tanaman meliputi tinggi tanaman, jumlah daun dan berat krop. Desain pengujian menggunakan rancangan acak lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi POSS dosis 15 ton ha-1 memiliki efektivitas terbaik (8,61 %) dalam meningkatkan C Organik. POSS dosis 25 ton ha-1 memiliki efektivitas terbaik (6,05 %) dalam meningkatkan K dibanding tanpa POSS. Aplikasi POSS 25 ton ha-1 memiliki efektivitas terbaik dalam meningkatkan tinggi tanaman umur&amp;nbsp; 3 MST (13,68 %),&amp;nbsp; pada jumlah daun umur 7 MST (8,21 %), pada jumlah daun umur 8 MST (11,42 %) serta berat krop (50,76 %).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/11</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.11</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 93-103</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 93-103</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/11/8</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/12</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:30:00Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Variasi Struktur â€œRibonucleic Acid (RNA)â€ 31 Gen Domba (Ovis Aries) yang Akan Ditranslasikan Menjadi Polipeptida</dc:title>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui variasi struktur ribonucleic acid (RNA) 31 gen domba (Ovis Aries) yang akan ditranslasi menjadi polipeptida. Materi penelitian berupa 31 sekuen DNA complete yang berasal dari ternak domba (Ovis aries). Informasi sekuen DNA complete diambil dari database NCBI (National Centre for Biotechnology Information). Pencarian sekuen DNA complete dimulai dari bulan Oktober&amp;nbsp; sampai November 2013. Data sekuen DNA complete dianalisis secara diskriptif dan diidentifikasi variasi pola atau bentuknya kemudian masing-masing dibandingkan untuk mengetahui ada tidaknya variasi bentuk struktur gen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga variasi bentuk struktur gen yaitu E2C11, EC11 dan EC22. Bentuk struktur gen yang paling banyak yaitu struktur E2C11 dengan frekuensi 27 gen atau sebesar 87%, struktur EC11 dengan frekuensi 3 gen atau sebesar 9,7% dan terakhir struktur EC22 dengan frekeunsi 1 gen atau sebesar 3,3%. Adanya variasi ini disebabkan oleh perbedaan pola susunan bagian penyusun gen (ekson-intron), penyebaran posisi initiation codon (initiation codon) dan stop codon (stop codon) dan ada tidakya UTR (Untranslated Regions).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/12</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.12</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 1-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 1-14</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/12/10</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/13</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:33Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Budaya Nelayan Terhadap Niat dan Perilaku Keberdayaan Nelayan Artisanal (Studi Kasus di Provinsi Kalimantan Timur)</dc:title>
	<dc:creator>Rusmiyati, Rusmiyati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya nelayan terhadap niat dan perilaku keberdayaan nelayan artisanal. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah pesisir Provinsi Kalimantan Timur yang meliputi Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kertanegara, dengan jumlah responden 237 rumah tangga perikanan tangkap yang merupakan nelayan artisanal. Alat analisis untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Nelayan&amp;nbsp; berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat untuk memberdayakan diri. Budaya Nelayan&amp;nbsp; berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keberdayaan. Niat&amp;nbsp; berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keberdayaan. Kesimpulan hasil penelitian ini yang pertama adalah Theory Planned Behavior (TPB) dapat mengukur pengaruh budaya nelayan terhadapNiat berperilaku, kedua&amp;nbsp; dapatmengukur pengaruh budaya nelayan terhadap Perilaku Keberdayaan dan ketiga Niat dapat menjadi variabel intervening.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/13</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.13</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 104-118</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 104-118</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/13/11</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/14</identifier>
				<datestamp>2024-04-15T03:47:05Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Ekstrak Bawang Putih dan Formalin dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella  pada Bakso Sapi pada Lama Penyimpanan yang Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Tamal, Mey Angraeni</dc:creator>
	<dc:creator>Prabandari, Alien</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas organoleptik&amp;nbsp; bakso sapi yang direndam dengan larutan ekstrak bawang putih dan larutan formalin dan&amp;nbsp; untuk mengetahui daya tahan bakso sapi yang direndam dengan larutan ekstrak bawang putih dan larutan formalin serta untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Salmonella pada bakso tersebut. Penelitian ini bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kutai Timur serta Laboratorium Kesehatan Hewan Samarinda. Pelaksanaan penelitian&amp;nbsp; terhitung dari tanggal&amp;nbsp; 5 November&amp;nbsp; sampai tanggal 5 Desember 2008. Bahan&amp;nbsp; yang digunakan adalah ekstrak bawang putih, formalin dan bakso sapi sedangkan alat-alat yang digunakan yaitu blender, meat prosessor, panci, timbangan, baskom, pisau, keranjang plastik, gelas takar, sarung tangan, sendok besi dan saringan. Penelitian ini menggunakan faktor 2 x 3 dengan pengulangan sebanyak 3 kali dengan perlakuan Faktor A (jenis perendaman), &amp;nbsp;A1 (Perendaman Formalin) dan A2 (Perendaman Ekstrak Bawang Putih) kemudian faktor B (Level&amp;nbsp; bahan pengawet) meliputi B1 (5 %), B2 (10 %), B3 (15 %). Setelah dilakukan perlakuan bakso disimpan selama 1 hari, 3 hari dan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aroma bakso dengan perendaman ekstrak bawang putih kurang disukai dibanding formalin, sedangkan warna bakso dengan ekstrak bawang putih tidak mempengaruhi warna bakso. Tekstur bakso dengan perendaman formalin lebih kenyal. Perendaman bakso dengan ekstrak bawang putih dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella hingga penyimpanan 3 hari. Perendaman bakso dengan formalin tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella pada setiap penyimpanan. Level ekstrak bawang putih masih kurang sehingga hasil yang diperoleh kurang maksimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/14</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.14</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 15-27</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 15-27</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/14/12</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/15</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:59Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertambakan Udang Windu (Penaeus monodon fabr.) Alih Fungsi dari Kawasan Hutan Mangrove  di Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Azhar, Mohammad Saiful</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Rendahnya produksi udang windu (Penaeus monodon Fabr.) dari tambak-tambak yang berada di pesisir pantai Kabupaten Kutai Timur.&amp;nbsp; Di sisi lain, keberadaan tambak-tambak ini telah menyebabkan degradasi dan berkurangnya luas hutan mangrove sebagai akibat dari konversi atau alih fungsi lahan yang terjadi.&amp;nbsp; Rendahnya produksi udang windu ini diduga sebagai akibat dari kurang tersedianya air payau, baik kualitas maupun kuantitasnya.Penelitian bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap tambak-tambak udang windu hasil alih fungsi kawasan hutan mangrove dan kesesuaian kawasan hutan mangrove untuk tambak udang windu di pesisir pantai Kabupaten Kutai Timur.Metode penelitian dilakukan dengan digitasi peta-peta tematik, klasifikasi kelas (jarak jangkauan air laut dan air tawar, jenis tanah, tekstur tanah, curah hujan dan penutupan lahan), analisis buffer (sempadan pantai dan sungai), tumpang susun, penggabungan, analisis spasial dan tinjauan lapangan.Hasil analisis SIG diperoleh kawasan hutan mangrove di Kabupaten Kutai Timur seluas 30.347,20 ha yang terdiri dari hutan mangrove primer seluas 16.537,79 ha dan hutan mangrove sekunder seluas 13.809,41 ha.&amp;nbsp; Dari luasan tersebut yang sesuai dan sangat sesuai untuk lahan pertambakan masing-masing seluas 551,47 ha dan 6.307,08 ha.&amp;nbsp; Potensi tambak udang windu terdapat di pantai Teluk Pandan (Kec. Teluk Pandan) seluas 200 ha, Muara Sungai Sangkimah, Teluk Lombok dan Teluk Prancis (Kec. Sangatta Selatan) seluas 540 ha, Muara Sungai Sangatta dan Muara Sungai Kenyamukan (Kec. Sangatta Utara) seluas 54,8 ha, Muara Sungai Bengalon (Kec. Bengalon) seluas 36,45 ha, Kecamatan Kaliorang seluas 40,82 ha, Teluk Sangkulirang (Kec. Sangkulirang) seluas 5.881,25 ha dan Muara Sungai Manubar (Kec. Sandaran) seluas 303 ha. Peninjauan lapangan (ground check) menunjukkan hasil bahwa pertambakan di Kecamatan Teluk Pandan dan Sangatta Selatan masuk dalam wilayah Taman Nasional Kutai, sehingga tidak layak dan illegal untuk diusahakan. Pertambakan di Kecamatan Sangatta Utara,Bengalon dan Kaliorang tidak memiliki sumber air payau yang baik, sehingga tidak layak untuk diusahakan.&amp;nbsp; Pertambakan yang layak untuk diusahakan di Kabupaten Kutai Timur hanya berada di Kecamatan Sangkulirang dan Sandaran.Tambak udang yang berasal dari alih fungsi hutan mangrove harus dapat memberikan manfaat yang optimal, bila tidak, sebaiknya dikembalikan pada fungsi awalnya yaitu hutan mangrove.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/15</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.15</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 28-47</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 28-47</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/15/13</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/19</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:59Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Cabai Besar (Capsicum annum L.) di Kota Samarinda</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Indah Novita</dc:creator>
	<dc:creator>Mariati, Rita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai besar (Capsicum annum L.) yang meliputi hasil produksi cabai besar, hasil produksi cabai kecil, dan harga cabai kecil di Kota Samarinda. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Samarinda dari bulan Maret sampai dengan Mei 2009. Data penelitian ini berupa data sekunder menurut deret waktu (time series) selama enam tahun (tahun 2003 sampai tahun 2008). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. &amp;nbsp;Hasil penelitian menunjukkan Fhitung = 9,625 â‰¤ Ftabel(0,05) = 19,160 yang berarti bahwa secara simultan antara hasil produksi cabai besar (X1), hasil produksi cabai kecil (X2) dan harga cabai kecil (X3) tidak mempengaruhi harga cabai besar akan tetapi t hitung = 4,994&amp;nbsp; &amp;gt; t tabel(Î± 5%;5) = 2,571&amp;nbsp; yang berarti bahwa secara parsial hanya harga cabai kecil (X3) saja yang mempengaruhi harga cabai besar khususnya di Kota Samarinda</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/19</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.19</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 48-69</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 48-69</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/19/14</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/21</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:57Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pertumbuhan dan Produksi Empat Varietas Kacang dengan Pemberian Paclobutrazol dan Kapur Dolomit</dc:title>
	<dc:creator>Kahar, Kahar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan dan produksi empat varietas kacang tanah terhadap pemberian paclobutrazol dan kapur dolomit. Penelitian disusun dengan menggunakan metode rancangan Petak-petak terbagi (RPPT). Petak utama adalah Kapur dolomit. terdiri atas 2 perlakuan yaitu tanpa kapur dolomit dan kapur dolomit dengan dosis 0,5 ton ha-1, anak petak adalah varietas terdiri dari 4 varietas yaitu Varietas Kancil, Jerapah, Sima dan Domba, anak-anak petak adalah paclobutrazol terdiri atas 3 perlakuan yaitu tanpa paclobutrazol, dan paclobutrazol dengan dosis 3 mL L-1&amp;nbsp; dan dosis 6 mL L-1. Hasil penelitian menunjukkan varietas Jerapah menghasilkan rata-rata bobot 100 biji tertinggi (46,84 g), rata-rata rasio kulit-biji terendah (0,3199), rata-rata bobot polong kering per petak tertinggi (2,27 kg petak-1), dan rata-rata produksi polong kering per hektar tertinggi ( 1,89 ton ha-1). Pemberian paclobutrazol dosis 6 mL L-1 mampu menekan pertumbuhan tinggi tanaman kacang tanah dan ruas tanaman terpendek (5,70 cm), rata-rata umur panen tercepat (114, 50 hari), jumlah polong berisi penuh terbanyak (59,21 buah), rata-rata indeks panen tertinggi (43,60%), rata-rata umur berbunga tercepat (27,17 hari) dan total polong terbanyak (95, 54 buah). Pemberian kapur dolomit menghasilkan rata-rata indeks panen tertinggi (43,87%), rata-rata bobot polong kering per petak 1,78 kg petak-1, rata-rata stomata terbanyak (33,00 buah), umur panen tercepat (111,11 hari) pada varietas Kancil dan rata-rata bobot 100 biji tanaman terberat (46,84 g) pada varietas Jerapah. Pemberian kapur dolomit 0,5 ton ha-1 dengan paclobutrazol 6 mL &amp;nbsp;L-1 menghasilkan rata-rata LTR tanaman tertinggi (0,0660 g hari-1 umur 9 MST-12 MST dan 0,0625 g hari-1 umur 15 MST-saat panen).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/21</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.21</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 70-91</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 70-91</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/21/15</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/22</identifier>
				<datestamp>2020-03-10T07:23:41Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/24</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:57Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Potensi Objek Daya Tarik Wisata Alam  di Pantai Kenyamukan dan Teluk Kaba Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Sulistyorini, Iin Sumbada</dc:creator>
	<dc:creator>Ismail, Andi Hendry</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi Objek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) di pantai Kenyamukan dan Kaba. Selanjutnya, untuk analisis kesesuaian komponen produk dalam menentukan arah pengembangan ekowisata pantai. Kegiatan penelitian meliputi observasi lapangan, pengumpulan data dan pengolahan data. Selain itu observasi flora dan fauna dilakukan untuk menentukan jenis fauna flora yang ditemukan di daerah tersebut serta survei langsung di lapangan melalui korespondensi kepada masyarakat di sekitar lokasi studi. Penilaian ODTWA berdasarkan semua potensi yang ada pantai Kenyamukan dan Kaba baik itu flora, fauna, alam dan semua bentuk kegiatan yang dapat dilakukan di daerah pantai. Analisis lebih lanjut berdasarkan hasil survei langsung di lapangan selanjutnya dimasukkan dalam analisis berdasarkan pedoman regional untuk penilaian objek dan wisata alam dari dirjen PHKA (Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam), Departemen Kehutanan. Dari hasil penelitian ini pantai Kenyamukan dan Kaba ternyata memiliki potensi yang tinggi mulai dari kondisi seperti pantai pasir, laut flora dan fauna yang merupakan atraksi alam dan serta atraksi buatan (kegiatan masyarakat) seperti kegiatan penangkapan ikan dan sebagainya. Hal tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut lagi untuk meningkatkan daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata pantai. Potensi objek wisata alam pantai Kenyamukan dan Kaba memiliki produk kepariwisataan yang dapat diarahkan untuk pengembangan wisata pantai, wisata pendidikan dan wisata minat khusus. Jenis pariwisata memerlukan perhatian untuk dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat menjadi tujuan wisata alam pantai yang banyak diminati oleh wisatawan, terutama Lokal dan nasional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/24</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.24</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 109-124</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 109-124</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/24/17</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/25</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:56Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desain Jalur Kunjungan Wisata untuk Pengembangan Ekowisata Dusun Kabo Jaya dan Prevab  Taman Nasional Kutai</dc:title>
	<dc:creator>Edwin, Muli</dc:creator>
	<dc:creator>Ramadhan, Indra Maya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi obyek wisata dan membuat desain jalur kunjungan ekowisata di desa Kabo Jaya yang lokasinya berdekatan dengan kawasan Prevab Taman Nasional Kutai. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan informasi dan rekomendasi dalam pengembangan ekowisata di Kabo Jaya Desa dan Prevab Taman Nasional Kutai, sehingga dapat mendukung program ekowisata yang berwawasan lingkungan di Taman Nasional Kutai Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu mengumpulkan data potensi objek ekowisata dari data sekunder, penentuan daya tarik wisata yang potensial, pengambilan titik interpretasi koordinat setiap objek dan kegiatan desain baik fasilitas maupun jalur kunjungan ekowisata. Berdasarkan data objek yang diperoleh dibuat tiga jalur kunjungan wisata, pertama adalah daya tarik pariwisata di daerah hutan tropis kawasan Prevab TNK dengan objek hutan alam, pohon besar, sungai kecil, fauna dan flora, yang kedua adalah wisata budaya dan agro di Kabo Jaya dengan atraksi seperti budaya, kuliner, pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata air atau penelusuran sungai, dan ketiga penelusuran sungai Sangatta di TNK dengan daya tarik berupa sungai, riam, hutan di kanan dan kiri sungai, flora dan fauna pinggir sungai Sangatta. Dari hasil identifikasi dan analisis tiga jalur tersebut diperoleh dari objek yang berbeda dan kegiatan ekowisata berbeda pula yang dapat dikembangkan sebagai paket kunjungan pariwisata, dari berbagai objek dan lokasi wisata, itu dapat dikelompokkan menjadi tiga paket yang meliputi kunjungan ekowisata.

Penelusuran hutan Prevab. hutan ini menarik dari segi keanekaragaman hayati hutan tropis (Flora dan Fauna)
Penelusuran desa Kabo Jaya, menikmati potensi budaya yang unik/beragam dan tempat tinggal masyarakat

Penelusuran sungai Sangatta. tempat ini memiliki daya tarik utama dari keanekaragaman hayati</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/25</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.25</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 125-143</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 125-143</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/25/18</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/26</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:56Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Jarak Waktu Aplikasi Terakhir Profenofos Sebelum Panen Terhadap Intensitas Serangan Hama, Hasil dan  Kandungan Residu Pestisida pada Hasil Tanaman Kubis ( Brassica  oleracea L.)</dc:title>
	<dc:creator>Ramlah, Ramlah</dc:creator>
	<dc:creator>Niâ€™matuljannah, Niâ€™matuljannah</dc:creator>
	<dc:creator>Thalib, Sudarmi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian adalah&amp;nbsp; (1) Mengetahui intensitas serangan hama pada tanaman kubis akibat jarak waktu aplikasi terakhir profenofos sebelum panen;&amp;nbsp; (2) Mengetahui hasil tanaman kubis akibat jarak waktu aplikasi terakhir profenofos sebelum panen; dan (3) Mengetahui residu profenofos pada hasil tanaman kubis akibat jarak waktu aplikasi terakhir profenofos sebelum panen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2011 di Jalan Pendidikan, Gang Arjuna Kembar, Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri 6 (enam) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan&amp;nbsp; yang terdiri dari: (P0) Tanpa penyemprotan, (P1) Penyemprotan terakhir&amp;nbsp; 29 hari sebelum panen, (P2) Penyemprotan terakhir&amp;nbsp; 22 hari sebelumpanen, (P3) Penyemprotan terakhir 15 hari sebelum panen, (P4) Penyemprotan terakhir&amp;nbsp; 8 hari sebelum panen, (P5) Penyemprotan terakhir 1 hari sebelum panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Profenofos 8 hari sebelum panen dapat menekan intensitas serangan hama dan mengurangi penurunan&amp;nbsp; hasil&amp;nbsp; tanaman kubis, serta kandungan residu Pestisida &amp;lt; 0,80 ppb (&amp;lt; 0,0008 mg/kg,&amp;nbsp; dan untuk aplikasi Profenofos 1 hari sebelum panen terdeteksi adanya kandungan residu yang cukup tinggi yaitu 2,88 ppm (2,88 mg/kg).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/26</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.26</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 144-154</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 144-154</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/26/19</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/27</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:55Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Respon Dua Kultivar Padi (Oryza sativa L.) Mayas Akibat Perlakuan Jarak Tanam</dc:title>
	<dc:creator>Rohaeni, Nani</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdiansyah, Rusdiansyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Respon Dua Kultivar Padi (Oryza sativa L.) Mayas Akibat Perlakuan Jarak Tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon kultivar padi Mayas akibat perlakuan jarak tanam dan mendapatkan jarak tanam yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil kultivar padi Mayas. Penelitian dilaksanakan bulan Mei sampai November 2006 di Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Percobaan ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah kultivar yaitu Mayas Pancing dan Mayas Putih. Sedangkan faktor kedua adalah jarak tanam yaitu&amp;nbsp; 20 x 20, 20 x 25, 25 x 25, 25 x 30, dan 30 x 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan adanya interaksi yang nyata antara perlakuan kultivar dan jarak tanam. Perlakuan kultivar berpengaruh nyata terhadap berat 1000 butir, sedangkan pada perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan total per rumpun, jumlah anakan produktif per rumpun dan berat 1000 butir. Kultivar Mayas Pancing memberikan hasil terbaik pada perlakuan jarak tanam 25 x 30 cm, sedangkan kultivar Mayas Putih pada jarak tanam 25 x 25 cm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/27</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.27</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 155-171</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 155-171</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/27/20</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/28</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:53Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Tentang Stabilitas Statis Kapal Purse Seine di Propinsi Kalimantan Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Rosdianto, Rosdianto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji stabilitas statis (Initial stability) kapal purse seine dengan berbagai kondisi ketinggian titik berat (KG), hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan acuan untuk desain-desain kapal dalam rangka pengembangan kapal ikan di Indonesia dan sebagai bahan instansi-instansi terkait yang berminat terhadap pembangunan industri perkapalan. Penelitian dilaksanakan didua tempat yaitu : desa Pagaruyung dan Batulicin Propinsi Kalimantan Selatan.&amp;nbsp; Analisis data dilakukan dengan perhitungan-perhitungan naval architek untuk memperoleh parameter-parameter hidrostatis dan Program GZ untuk melihat stabilitas statis dari kapal-kapal ikan&amp;nbsp; dan dibandingkan dengan standar IMO. Hasil perhitungan dari kapal ikan tersebut belum memenuhi standar&amp;nbsp; dan nilai-nilai patokan yang dikeluarkan oleh Inamura (1968)&amp;nbsp;dan IMO, ini terlihat dari perbandingan L/B ; L/D ; dan B/D, sehingga didapatkan kelemahan-kelemahan dari rasio perbandingat nilai utama. Hasil perhitungan terhadap variasi dari nilai-nilai titik berat (KG) baik kapal purse seine 1 ; 2 terlihat jelas semakin tinggi nilai dari KG maka semakin rendah nilai tinggi metasenter GM suatu kapal.&amp;nbsp; Stabilitas kapal yang diteliti, pada kapal purse seine cukup baik, hal ini digambarkan oleh nilai GM positif yang berarti nilai titik G berada di bawah titik M. Variasi dari nilai-nilai titik berat (KG) baik kapal purse seine 1 maupun Purse seine 2 terlihat jelas semakin tinggi nilai dari KG maka semakin rendah nilai GM suatu kapal.&amp;nbsp; Nilai GM yang kecil dapat menyebabkan kapal langsar, olengannya lambat, bila terjadi kebocoran atau muatan yang berpindah maka kapal kurang aman.&amp;nbsp; Nilai GM yang besar mengakibatkan kapal kaku, olengan cepat dan menyentak-nyentak tetapi apabila kapal mengalami kebocoran atau bila ada perpindahan muatan kapal akan aman. Hasil perhitungan periode oleng yang disajikan dari variasi nilai-nilai titik berat&amp;nbsp;&amp;nbsp; KG pada kapal purse seine 1 berkisar antara 6.79 detik â€“ 8.78 detik, ini berada di atas nilai yang diajukan oleh Bhattacharya (1978) yakni 5.5 detik â€“ 7.0 detik, Sedangkan kapal purse seine 2 nilai periode olengnya berkisar antara 4.82 detik&amp;nbsp; â€“ 5.32 detik, berada di bawah nilai yang diajukan oleh Bhattacharya (1978).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/28</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.28</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 172-190</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 172-190</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/28/21</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/29</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:53Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol+1+no+1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Karakteristik Massa Air pada Lapisan Termoklin di Selatan Dewakang Sill Selat Makassar</dc:title>
	<dc:creator>Kaharuddin, Kaharuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Massa air lautan secara vertikal pada umumnya terusun oleh beberapa lapisan utama berdasarkan parameter kunci yaitu salinitas dan suhu terhadap kedalaman.&amp;nbsp; Mengacu pada kedua parameter tersebut dapat dijadikan patokan dalam menentukan distribusi massa air secara horizontal dan jenis atau sumber karakteristik massa air secara vertikal.&amp;nbsp; Karakter massa air yang melewati pada tiap lapisan yang dibagi kedalam tiga lapisan utama, memiliki sumber dan jenis massa air yang berbeda.&amp;nbsp; Penelaan karakteristik massa air pada lapisan massa air di lapisan termoklin pada perairan laut Dewakang Sill, Selatan Makassar, dikarenakan wilayah tersebut memiliki aktifitas turbulen yang kuat dengan kontur tofografi berada pada kanal timur dari Selat Makassar yang merupakan bagian dari jalur utama dibagian utara Arus Lintas Indonesia (Arlindo).&amp;nbsp; Variasi jenis massa air yang menantai karakteristik massa air pada lapisan termoklin dianalisis berdasarkan parameter suhu, salinitas, dan densitas perkedalaman (s,t,p).&amp;nbsp; Analisis parameter suhu, salinitas, dan densitas perkedalaman yang telah difilter pada setiap kedalaman 1 m2, menunjukkan profil dengan kisaran yang menjadi penanda jenis massa air disepanjang stasiun pengamatan di Selatan Dewakang Sill. Berdasarkan profil melintang nilai suhu yang ditemukan pada tiga lapisan kedalaman, menunjukkan lapisan termoklin memiliki variatif ketebalan lapisan sepanjang stasiun dengan kisaran nilai antara 112 - 204 meter merupakan massa air North Pacific Subtropical Water (NPSW) degnan suhu 23.83 â€“ 15.79 oC. Pada profil menegak terlihat jelas karakter massa air yang mengisi kolom perairan secara vertikal pada tiap stasiun pengamatan, menunjukkan jenis massa air North Pacific Subtropical Water (NPSW) pada Arlindo sebagai dominansi karakteristik massa air pada lapisan termoklin di Selatan Dewakang Sill Selat Makassar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/29</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i1.29</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 191-207</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013; 191-207</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/29/22</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/30</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:32Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Karakteristik Tingkat Ancaman Kawasan Konservasi Bernilai Tinggi di Perkebunan Kelapa Sawit DSN Group Muara Wahau</dc:title>
	<dc:creator>Syah, Titis Hutama</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">PT Dewata Sawit Nusantara merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit salah satu anak perusahaan dari Dharma Satya Nusantara (DSN) Group yang memiliki luas kawasan konservasi bernilai tinggi seluas 646 hektar, di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan penilaian yang dilakukan pada tahun 2012, terdapat 15 ancaman dari 3 kategori Nilai Konservasi Tinggi (NKT), yaitu NKT 1, 3, dan 4. Pengelolaan terhadap kawasan dilakukan oleh pihak perusahaan dan diharapkan terjadi perubahan status ancaman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan tingkat perubahan ancaman terhadap kawasan bernilai konservasi tinggi. Penelitian didasarkan atas laporan penilaian NKT pada tahun 2012 dan kunjungan langsung ke lapangan pada bulan Agustus 2016. Penilaian ancaman dilakukan secara kualitatif dengan pemberiaan skor. Rata-rata skor ancaman meningkat dari 4,4 pada tahun 2012 menjadi 5,47 pada tahun 2016. Hasil Uji â€“ t menunjukkan bahwa perubahan tersebut bersifat nyata yang menunjukkan adanya perubahan dari kategori ancaman tinggi pada tahun 2012 menjadi kategori ancaman sedang pada tahun 2016. Pengelolaan kawasan bernilai konservasi tinggi oleh perusahaan menunjukkan adanya keberhasilan menurunkan tingkat ancaman, namun terdapat ancaman nyata yang perlu dicegah dan ditangani, yaitu terjadinya kebakaran hutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/30</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.30</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 119-130</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 119-130</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/30/23</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/31</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:32Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Pemberian Campuran Alga, Ceker Ayam, dan Kotoran Ayam Sebagai Pakan Terhadap Pertumbuhan Rotifera (Brachionus plicatilis)</dc:title>
	<dc:creator>Haryasakti, Anshar </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan menggunakan alga, ceker ayam, dan kotoran terhadap pertumbuhan rotifera (Brachionus plicatilis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan analisis rancangan acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan media dan disimbolkan dengan huruf A, B, C, masing-masing perlakuan mempunyai 4 ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Adapun perlakuannya adalah untuk perlakuan A = Alga (Chlorella sp.), perlakuan B = Alga (Chlorella sp.) + ceker ayam 2 gram / 20 L, sedangkan C = Alga (Chlorella sp.) + kotoran ayam 2 gram/ 20L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laju pertumbuhan pada populasi B. plicatilis tertinggi terdapat pada perlakuan media B4 sebesar 23,6 ind/ml pada hari ke-6, sedangkan terendah pada media A1 sebesar 9,15 individu/ml. Tingkat pertambahan populasi yang paling tinggi adalah pada perlakuan B yaitu 368%, sedangkan tingkat pertambahan populasi yang paling rendah adalah pada perlakuan C yaitu 241%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/31</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.31</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 131-142</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 131-142</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/31/24</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/32</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:31Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:IV%2F2</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Karakteristik Asap Cair Tempurung Kelapa Hasil Pirolisis Dengan Proses Destilasi Sederhana</dc:title>
	<dc:creator>Rusdi, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur untuk mendapatkan kualitas asap cair yang terbaik dan mengetahui perbandingan parameter indeks bias, density, pH, konsentrasi asam, aroma, dan warna asap cair sebelum dan sesudah didestilasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2016 di laboratorium hasil hutan, Program Studi Teknologi Hasil Hutan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Proses destilasi dilakukan&amp;nbsp; dengan memasukkan asap cair sebanyak 1000 mL dimasukkan ke dalam panji ukuran 1000 mL, dididihkan dengan mantel pemanas dengan variasi temperatur, yaitu 75-90 oC untuk fraksi I, 91-110 oC untuk fraksi II, 111-130 oC untuk fraksi III dan 131-150 0C untuk fraksi IV, dan 151-200 untuk fraksi V. Analisis produk asap cair hasil destilasi meliputi nilai Indeks bias, Konsentrasi asam, Derajat keasaman (pH), Warna, dan aroma. Hasil pengamatan pengujian dari laboratorium menunjukkan bahwa Parameter Indeks Bias, Densiti, Derajat Keasaman (pH), untuk setiap variasi temperatur memiliki nilai yang lebih kecil setelah didestilasi dibanding sebelum didestilasi, sedangkan nilai Asam Asetat setelah didestilasi lebih besar dibanding sebelum didestilasi. Kemampuan alat-alat destilasi asap cair bergantung pada pengaturan dan variasi temperatur yang dlakukan untuk mengetahui perbedaan nilai kualitas asap cair sebelum dan sesudah didestilasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/32</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i2.32</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 143-157</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016; 143-157</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/32/25</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/34</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:45Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kandungan Karbon Tanah Organik Di Taman Botani Bukit Pelangi, Sangatta Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Putra, Mufti Perwira</dc:creator>
	<dc:creator>Edwin, Muli</dc:creator>
	<dc:creator>Charlie, Charlie</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan karbon tanah organik (SOC) di Taman Botani, Bukit Pelangi Sangatta. Penelitian ini dilakukan dalam jangka waktu kurang lebih 4 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dan analisis laboratorium terhadap sampel tanah. Pengambilan sampel dengan dua cara, yaitu pengambilan sampel tanah terganggu (komposit) dan sampel tanah tidak terganggu.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa berdasarkan karakteristik tanah baik fisik dan kimia, diketahui Taman Botani memiliki tingkat kesuburan tanah rendah. Kesuburan tanah rendah umumnya dimiliki oleh Ultisols, sehingga dapat diasumsikan, berdasarkankarakteristik tanah tersebut telahmengalami pencucian tingkat lanjut (tinggi) atau termasuk jenis tanah tua. Kandungan SOC telah dihitung di tiga lokasi,lokasi pertama sebesar 7,51 ton/ha, lokasi ketiga 6,90 ton/ha dan yang terkecil pada lokasi kedua sekitar 6,38 ton/ha. Total luas Taman Botani 20,5 ha, sehingga dapat diprediksi bahwa kandungan SOC keseluruhan Taman Botani sekitar 142,07 ton atau 6,93 ton/ha. Berdasarkan kondisi vegetasi di lapangan diketahui bahwa pada vegetasi yang tertutup rapatmenunjukkan kandungan SOC tinggi. Pada areal dengan biomassa yang lebih besar berpotensi menyumbang SOC yang tinggi di dalam tanah.Kandungan SOC di Taman Botanitergolong rendah disebabkan oleh kondisi lahan dengan lereng yang curam sehingga erosi juga cukup tinggi, kemudian perkembangan hutan masih tergolong hutan sekunder muda denganjenis tanah tua.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/34</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.34</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 1-10</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/34/26</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/35</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:44Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Pematahan Dormansi Buah Aren (Arenga piÃ±ata (Wurmb) Merr) dengan Skarifikasi dan Penggunaan Bahan Kimia Terhadap Perkecambahan Benih</dc:title>
	<dc:creator>Farida, Farida</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Studi Pematahan Dormansi Buah Aren (Arenga piÃ±ata (Wurmb) Merr) dengan Skarifikasi dan Penggunaan Bahan Kimia H2SO4 Terhadap Perkecambahan Benih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan skarifikasi, perlakuan kimia, serta interaksi yang terbaik untuk mematahkan masa dormansi benih aren (Arenga pinnata) dan menghasilkan perkecambahan dan pertumbuhan bibit terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2014 sampai Juni 2015. Penelitian dilaksanakan di Jalan Poros Kabo Gg. Bumi Taka RT 13 Swarga Bara, Sangatta, Kutai Timur.Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan percobaan faktorial 3 x 3 dan masing-masing perlakuan diulang 3 (tiga) kali, terdiri dari:Faktor pertama adalah perlakuan fisik dengan skarifikasi/pengamplasan (A) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu :a1 = pengamplasan bagian punggung biji, a2 = pengamplasan bagian biji sebelah kanan, a3 = pengamplasan bagian biji sebelah kiri. Faktor kedua adalah perlakuan kimia dengan perendaman dalam asam sulfat (H2SO4) (B) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu :b1 = direndam dalam asam sulfat (H2SO4) 0,25%, b2 = direndam dalam asam sulfat (H2SO4) 0,50%, b3 = direndam dalam asam sulfat (H2SO4) 0,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi perlakuan skarifikasi dan perlakuan kimia H2SO4 (AxB) menunjukkan berbeda sangat nyata pada parameter uji pertama berkecambah, tetapi menunjukkan tidak berbeda nyata pada parameter persentase perkecambahan dan indeks vigor. Perlakuan a3xb3 menunjukkan hasil yang terbaik pada parameter uji pertama berkecambah yaitu sebesar 42,87 hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/35</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.35</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 11-23</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 11-23</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/35/27</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/36</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:42Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Bakteri Escherichia Coli Pada Ikan Kakap Putih (Latescal carifer) di Muara Kenyamukan Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Heriyati, Eny</dc:creator>
	<dc:creator>Rudiyanto, Rudiyanto</dc:creator>
	<dc:creator>Sapitri, Cici</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kontaminasi bakteri E. colisebagai indikator pencemaran pada ikan kakap putih (lates calcarifer) di perairan Muara Kenyamukan Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2015 di perairan Muara Kenyamukan Kabupaten Kutai Timur. Pengambilan sampel ikan kakap putih yang berasal dari Muara Kenyamukan dengan mengambil&amp;nbsp; 3 stasiun pengamatan yaitu stasiun I terletak di perairan yang berdekatan dengan pemukiman penduduk, stasiun II terletak pada perairan muara sungai, dan stasiun III terletak pada perairan laut terbuka. Sampel ikan kakap putih dianalisis dengan mengunakan metode MPN (Most Probable Number) seri 3 tabung di Laboratorium Mikrobiologi Perairan Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman. Hasil analisis sampel pada insang, daging, saluran pencernaan ikan kakap putih menunjukan bahwa pada wilayah perairan muara sungai kenyamukan jumlah kandungan bakteri E. colipada insang 56 MPN/g, daging 21 MPN/g dan pencernaan 7 MPN/g. Wilayah laut lepas jumlah bakteri E. coli pada air 2.400 MPN/100 mL, muara Kenyamukan 150 MPN/100 mL, dan di bawah Pemukiman Penduduk&amp;nbsp; jumlah kandungan bakteri E. coli 40 MPN/100 mL.&amp;nbsp; Hasil inokulasi menunjukan bahwa bakteri yang tumbuh pada saat isolasi merupakan bakteri E. coli. Nilai total bakteri E. colidi setiap titik&amp;nbsp; pengamatan berada diatas baku mutu keamanan pangan yang dipersyaratkan oleh 7388 : 2009 dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) tentang batas cemaran maksimum dalam pangan sebesar 10 MPN/g pada daging segar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/36</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.36</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 24-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 24-37</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/36/28</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/37</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:42Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Biaya dan Manfaat Program Peternakan Sapi Terpadu (Pesat) PT. KPC Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Ariansyah, Joni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kelayakan usaha program Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) PT. KPC. Waktu penelitian dilakukan pada tahun 2013. Penelitian menggunakan metode NPV, BCR dan IRR yang dianalisis dengan analisis biaya manfaa tatau biasa disebut Benefit Cost Analysis (BCA). Analisis ini digunakan untuk menilai komponen biaya dan manfaat yang muncul dari program PESAT. Analisis dilakukan hingga tahun 2021. Manfaat yang teridentifikasi terdiri atas hasil dari pemasaran produk ternak dan olahan, seperti sapi, susu murni, yoghurt, es susu dan es krim. Manfaat lain adalah hasil dari pemasaran produk sayur-sayuran, pupuk kompos, sebagai tempat wisata edukatif, sebagai laboratorium lapangan Kampus STIPER Kutai Timur, sebagai tempat/ruang pertemuan, sebagai tempat penginapan tamu perusahaan, sebagai tempat PKL dan penelitian, meningkatkan reputasi perusahaan serta meningkatkan ilmu pengetahuan para peternak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa program PESAT dikatakan tidak layak jika manfaat yang ada tidak memperhitungkan nilai sisa aset dengan NPV sebesar Rp.-451.256.201, net B/C sebesar 1, gross B/C sebesar 1, dan IRR sebesar 5%, dan sebaliknya program PESAT dikatakan layak jika manfaat yang ada memperhitungkan nilai sisa aset dengan NPV sebesar Rp.921.027.445, net B/C sebesar 1,15, gross B/C sebesar 1, dan IRR sebesar 8%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/37</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.37</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 39-56</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 39-56</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/37/29</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/38</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:42Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Fluks Nutrien Berdasarkan Estimasi Difusi Vertikal Eddy (Kz) Di Selatan Dewakang Sill</dc:title>
	<dc:creator>Kaharuddin, Kaharuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Nutrien utama lautan berasal dari berbagai sumber, yaitu dari daratan, terbawah oleh arus laut global dan dari lapisan dalam lautan. Suplay nutrien dari lapisan dalam perairan menuju lapiran permukaan tidak semudah dengan masukan dari daratan dan yang terbawa arus. kontrol dari perbedaan tekanan dan kedalaman antar lapisan sebagai faktor penggerak jumlah nutrien dari dari lapisan dalam kepermukaan. Metode untuk analisis perpindahan nutrin antar lapisan secara vertikal dengan menganalisa nilai difusi vertikal eddy (Kz), dimana nilai koefisien difusi eddy secara vertikal mengambarkan aktivitas turbulensi dalam kolom perairan yg menjelaskan proses percampuran, sehingga kondisi dimana nilai percampuran sejalan dengan bertambahnya nilai koefisien difusi. Sumber data arus, suhu dan salinitas merupakan hasil ekpedisi Baruna Jaya IV, pada rute lintasan di Selatan Dewakang Sill, dengan 5 stasiun pengamatan. Hasil menunjukkan Nilai Kz keseluruhan (5 stasiun) di lapisan termoklin dari 4 Stasiun, menunjukkan nilai rata - rata Kz pada lapisan termoklin sebesar 1.40 x 10-2 m2/s-2. Nilai tertinggi ditemukan pada Stasiun 3 (7.17 x 10-2 m2/s-2) dan terendah pada Stasiun 4 dengan nilai 1.54 x 10-4 m2/s-2, sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi ini sangat tergantung dari lapisan pycnocline dan halocline yang menyebabkan adanya perbedaan tingkat stabilitas stasis sepanjang stasiun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/38</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.38</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 57-71</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 57-71</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/38/30</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/39</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:41Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pembuatan Kartu Skor (Scorecard) Untuk Penilaian Sistem Grading Dan Kontes Kambing Kaligesing</dc:title>
	<dc:creator>Sanusi, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Purwanto, Bagus Priyo</dc:creator>
	<dc:creator>Suryahadi, Suryahadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalahmembuat kartu skor (score card) untuk penilaian sistem grading dan kontes kambing kaligesing. Hasil penelitian&amp;nbsp; menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor determinan dalam sistem grading kambing kaligesing yang telah lama berlaku di tingkat peternak, yaitu faktor ukuran tubuh, profil muka dan leher, serta ukuran telinga. Penilaian eksterior pada kambing perah biasanya menggunakan kartu skor yang seragam dan telah dibakukan. Kartu skor dibuat berdasarkan ketiga faktor determinan sistem grading menurut peternak. Kartu skor terdiri atas komponen-komponen penilaian kuantitatif dan kualitatif. Komponen kuantitatif meliputi ukuran badan dan ukuran telinga dengan bobot total 70%, komponen kualitatif meliputi profil kepala dan leher dengan bobot total 30%. Komponen ukuran badan memiliki bobot terbesar (55%) dibandingkan dengan komponen yang lainnya. Hal tersebut dimungkinkan karena ukuran badan banyak digunakan dalam proses jual beli Kambing PE, misalnya tinggi pundak dan bobot badan (Kambingetawa 2011). Komponen profil kepala dan leher memiliki bobot 30%. Semakin cembung mukanya maka semakin dicari para penggemar Kambing Kaligesing. Demikian pula dengan gelambir, semakin bergelambir semakin menarik. Komponen ukuran telinga memiliki bobot 15% dari total penilaian. Ukuran telinga memberikan kontribusi bobot terhadap penilaian keseluruhan dari seekor Kambing Kaligesing karena merupakan ciri khas Kambing PE dan Kambing Kaligesing. Semakin panjang dan lebar telinga kambing, maka semakin tinggi skor nilai yang diperoleh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/39</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.39</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 72-88</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 72-88</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/39/31</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/40</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:40Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Pengembangan Ekowisata Di Sei Seleq PT Gunung Gajah Abadi Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Allo, Jerlita Kadang</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistyorini, Iin Sumbada</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kawasan PT Gunung Gajah Abadi di Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur adalah salah hutan produksi yang memiliki beberapa potensi wisata yang mampu menarik masyarakat untuk berkunjung dan melakukan kegiatan wisata alam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merumuskan alternatif upaya pengembangan ekowisata Sei Seleq yang ada di kawasan hutan PT Gunung Gajah Abadi Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan hutan PT.Gunung Gajah Abadi di Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2015. Pengumpulan data dilapangan berupa data primer dan sekunder, di mana data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan responden yang di lakukan dengan cara purposive sampling sebanyak 30 orang pengunjung dan 5 orang pihak pengelola/ perusahaan. Untuk merumuskan strategi pengembangan ekowisata di kawasan PT Gunung Gajah Abadi digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian memberikan rumusan strategi dalam pengembangan ekowisata Sei Seleq di PT. Gunung Gajah Abadi yaitu melalui penguatan organisasi dan kelembagaan pelaku jasa ekowisata, penguatan ekonomi lokal, penguatan kompetensi sumberdaya manusia dan peningkatan kepuasan wisatawan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/40</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.40</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 89-105</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 89-105</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/40/32</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/41</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:39Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Struktur Komunitas Gastropoda pada Substrat Mangrovedi Desa Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Rudiyanto, Rudiyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penentuan stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling dan untuk mengetahui hubungan antar variabel data yang diperoleh dianalisis regresi dengan perangkat lunak SPSS serta analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Penelitian ini menemukan 25 spesies Gastropoda. Pola penyebaran Gastropoda pada umumnya mengelompok dan acak. Jenis substrat memiliki nilai korelasi yang negatif dengan kepadatan gastropoda yaitu (y) = 0.790â€“ 0,003X1â€“ 0,003X3</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/41</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.41</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 106-123</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 106-123</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/41/33</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/42</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:39Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen dan Kerang Manis (Marcia japonica) di Muara Sangatta Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Imanuddin, Imanuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Saleda, Apriance</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam timbal pada sedimen yang merupakan tempat hidup organisme benthos dan sekaligus mengetahui kandungan timbal (Pb) pada Kerang Manis (Marcia japonica).Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2014.Pengambilan sampel dilakukan di Muara Sungai Sangatta Kecamatan Sangatta Selatan kabupaten Kutai Timur.Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pendekatan deskriptipdengan pengujian laboratorium untuk mengetahui kandungan logam timbal (Pb) pada sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan pada stasiun 1, 2 dan stasiun 3, kandungan logam pada pada sedimen dan kerang manis(Marcia japonica) yaitu &amp;lt; 0,001 mg/l.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/42</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.42</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 124-133</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 124-133</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/42/34</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/43</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:38Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desain Reaktor Aluminium Foil Gas Hidrogen  Sebagai Sumber Energi Alternatif</dc:title>
	<dc:creator>Kahar, Kahar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuanmendesain reaktor aluminium foil gas hidrogen, mengetahui tekanan maksimum reaktor aluminium foil dan jumlah gas hidrogen yang dihasilkan dari limbah plastik berbahan aluminium foil melalui proses kimiawi dengan menggunakan katalis KOH.Reaktor aluminium foil merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan gas hidrogen dari limbah aluminium foil melalui proses kimiawi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 April-29 Mei 2015 di SekolahTinggiPertanianKutaiTimur.Parameter pengambilan data dalam penelitian ini yaitu waktu reaksi, tekanan gas hidrogen, jumlah gas hidrogen yang dihasilkan dantemperatur dari reaktor aluminium foil. Tekanan maksimum hasil reaksi pada pengujian alat adalah 402,4KPa, tekanan ini masih dibawah tekanan maksimum yang diizinkan pada alat yaitu sebesar 1350 KPa. Jumlah gas hidrogenyang dihasilkan dari massa aluminium foil 30, 60, 90 gram dan massa KOH 20, 40,60 gram menghasilkan gas hidrogen sebanyak 1,59 gram, 2,51 gram, dan 3,83 gram. Gas hidrogen yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif atau pengganti gas yang dihasilkan dari energi fosil untuk kompor ramah lingkungan. Keunggulannya yaitu suhu apinya lebih besar dibandingkan dengan suhu api yang menggunakan energi fosil,&amp;nbsp; kelemahannya yaitu warna api tidak terlihat sehingga susah untuk mendeteksi atau mengetahui apakah apinya dalam keadaan nyala atau padam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/43</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.43</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 134-144</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 134-144</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/43/35</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/44</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:38Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Jumlah Jenis Ikan Badut Dan Sea Anemone Di Perairan Pulau Sangalaki Kabupaten Berau</dc:title>
	<dc:creator>Simarangkir, Omega Raya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis ikan badut dan jenis-jenis sea anemone sebagai host-nya di Perairan Pulau Sangalaki. Pengambilan data dilakukan dengan metode sensus visual dengan teknik snorkeling di Perairan Pulau Sangalaki, pada kedalaman perairan Â±5m. Penelitian ini menunjukkan ditemukannya 5 jenis ikan badut (Amphiprion clarkii, Amphiprion ocellaris, Amphiprion perideraion, Amphiprion sandaracinos dan Premnas biaculeatus) dengan jumlah total ikan 140 individu dari 7 jenis anemone (Cryptodendrum adhaesivum, Entacmea quadricolor, Heteractis crispa, Heteractis magnifica, Stichodactyla gigantea, Stichodactyla haddoni, Stichodactyla mertensii) dengan jumlah total 59 host.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/44</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.44</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 145-153</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 145-153</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/44/36</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/45</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:37Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:Vol.+4+No.1</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Komposisi dan Produktifitas Hijauan Makanan Ternak di Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Paggasa, Yajis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengembangan budidaya kelapa sawit di Kutai Timur sebagai komoditas unggulan, dan komoditas peternakan merupakan salah satu komponen pendukung pengembangan ekonomi rakyat.&amp;nbsp; Pemanfaatan areal dan hasil ikutanl imbah perkebunan sawit sebagai potensi basis sumberdaya dan lingkungan peternakan sangat prospek untuk digalakkan mengingat potensi lahan perkebunan sawit yang dapat menyediakan tanaman penutup tanah sebagai sumber pakan ternak, guna mengoptimalkan pemberdayaan lahan melalui cara intergrasi sawit-sapi potong dengan tujuan: (1) peningkatan efisiensi dalam pengendalian tanaman penutup tanah (legum dan graminae) melalui sistem penggembalaan ternak di areal kebun sawit atau sistim panen rumput (cut and currying) untuk ternak; (2) penggunaan sapi sebagai tenaga kerja di areal kebun sawit, disamping sebagai penghasil pupuk untuk tanaman sawit; (3) penanaman rumput dan legum sebagai sumber pakan ternak di sela tanaman kelapa sawit; (4) pemanfaatan limbah sawit sebagai bahan pakan ternak dan kompos. Tujuan penelitan&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; untuk mengetahui komposisi botani danproduktivitas hijauan makanan ternak (HMT) pada areal kebun sawit di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur. Rangkaian kegiatan penelitian adalah : melakukan identifikasi komposisi botani hijauan makanan&amp;nbsp; ternak diareal kebun sawit umur 4 â€“ 6 tahun, mengukur proper use faktor dan mengukur produktivitas hijauan makanan&amp;nbsp; ternak bahan segar. Hijauan makanan ternak di areal kebun sawit umur 4 â€“ 6 tahun di kecamatan Muara Wahau terdiri dari graminae dengan komposisi 24% Brachiaria humidicola, 24%&amp;nbsp; Brachiaria brizanta, 24% pakis, Alang-alang 11%, Andropogon gayanus 9%, Gloris gayana 8%.Dan legum dengan komposisi botani gamal 31%, Pueraria phaseloides 25%,&amp;nbsp; Calopogonium muconoides 24%, Macro phitilium 20%. Produktivitas hijauan makanan ternak di kecamatan Muara Wahau pada areal kebun sawit umur 4 â€“ 6 tahun berdasarkan nilai proper use factor sebesar 68,.6% kategori tinggi (tingkat kepantasan pemanfaatan), dengan kemampuan produksi bahan segar 10.819,2 ton/tahun dengan kapasitas tampung ternak sebesar 9.878,4 ST (4,2 ST/hektar).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/45</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v4i1.45</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 154-166</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016; 154-166</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v4i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/45/37</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/46</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:52Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Analisis Stabilitas Statis Kapal Longline Di Kalimantan Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Rosdianto, Rosdianto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kapal ikan yang juga lazim dikenal dengan kapal penangkapan ikan, telah lama digunakan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.&amp;nbsp; Pada masa dahulu belum ada kapal perikanan&amp;nbsp; berukuran besar hanya ada berukuran kecil saja, kapal-kapal yang dibangun secara tradisional ini dibangun tanpa gambar-gambar desain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek-aspek apa saja yang sebaliknya disempurnakan guna mendapatkan kapal perikanan yang baik dan membangun rehabilitasi kapal-kapal tradisional maupun sistem desain kapal perikanan di Propinsi Kalimantan Selatan, hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan acuan untuk desain-desain kapal dalam rangka pengembangan kapal ikan di Indonesia dan sebagai bahan instansi-instansi terkait yang berminat terhadap pembangunan industri perkapalan. Penelitian dilaksanakan didua tempat yaitu : desa Pagaruyung dan Batulicin kota Baru Propinsi Kalimantan Selatan.&amp;nbsp; Analisis data dilakukan dengan perhitungan-perhitungan naval architekcture untuk memperoleh parameter-parameter hidrostatis dan Program PGZ untuk melihat stabilitas dari kapal-kapal ikan&amp;nbsp; yang diuji sampai ketinggian gelombang 4 m dan dihitung luasan dari PGZ sampai memenuhi nilai standar&amp;nbsp; dari IMO. Hasil perhitungan dari kapal longline yang diteliti belum memenuhi nila patokan yang dikeluarkan oleh Inamura (1982), sehingga didapatkan desain yang tidak sesuaii dari nilai patokan yang ada, ini terlihat dari nilai perbandingan utama (L/B, L/D dan B/D) dan nilai coefficient of fineness. Hasil perhitungan terhadap empat kondisi gelombang dengan program PGZ menunjukan (nilai luasan A, B, C); GZ Max (D, E) dan tinggi metasenter (F) bahwa&amp;nbsp; Stabilitas dari kapal longline baik statis maupun dinamis sangat baik ditunjukan oleh nilai righting arm (GZ) yang seluruhnya positif dan berada diatas minimal nilai acuan dari IMO meskipun tinggi gelombang diformulasikan sampai&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (H) = 4 m. Variasi dari nilai-nilai KG (3.0 m, 3.10 m, 3.20 m, 3.30 m, 3.40 m, 3.50 m, 3.60 m, 3.70 m dan 3.40 m) pada kapal longline, terlihat jelas semakin tinggi nilai dari KG maka semakin rendah nilai GM suatu kapal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/46</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.46</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 1-22</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 1-22</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/46/38</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/47</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:52Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Dosis Perendaman Menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Atonik Terhadap Pertumbuhan  Benih Jarak Pagar (Jatropha Curcas L)</dc:title>
	<dc:creator>Farida, Farida</dc:creator>
	<dc:creator>Saragih, Aliamsah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perkembangan jarak pagar dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) atonik yang melatar belakangi dilakukan penelitian ini.&amp;nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis perendaman dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) atonik terhadap pertumbuhan vegetative benih jarak pagar (Jatropha curcas L) dan diharapkan dapat bermanfaat memberikan informasi bagi semua pihak yang berminat terhadap budidaya tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L) terutama dalam melakukan perendaman dengan menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Atonik untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi guna penelitian berikutnya.&amp;nbsp; Sebagai upaya efisiensi untuk mendapatkan bibit dengan cara yang cepat.&amp;nbsp; Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai Oktober 2006 bertempat di Jalan Poros Kabo Gang Karya Bakti Sengatta dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tiga taraf, yaitu : K0 = tanpa perendaman atonik (kontrol); K1= perendaman dengan atonik 0,25 cc/ltr air; K2 = perendaman dengan atonik 0,50 cc/ltr air.&amp;nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian zat pengatur tumbuh atonik dengan&amp;nbsp; dosis K2 memberikan perlakuan yang terbaik terhadap rata â€“ rata persentase perkecambahan (75,69%) dan tinggi tanaman umur 15 HST (13,16 cm), 30 HST (17,06 cm), 45 HST (19,22 cm) dan 60 HST (20,75 cm). Hal ini dikarenakan&amp;nbsp; atonik merupakan hormon berbentuk cairan yang tugas utamanya merangsang pertumbuhan akar dan tunas tanaman sehingga memiliki kemampuan daya untuk berkecambah dan berkembang. Disimpulkan bahwa perlakuan pemberian zat pengatur tumbuh atonik berbeda nyata pada tinggi tanaman umur 15 hari setelah tanam, tetapi berbeda sangat nyata pada rata-rata persentase perkecambahan umur 15 hari setelah tanam dan tinggi tanaman umur 30, 45, dan 60 hari setelah tanam, jumlah daun umur 15, 30, 45, dan 60 hari setelah tanam, serta diameter batang umur 15, 30, 45 dan 60 hari setelah tanam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/47</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.47</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 23-33</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 23-33</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/47/39</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/48</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:51Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Pemberian  Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Dan Media Tanam Pada Perkecambahan Benih Karet (Hevea brasiliensis)</dc:title>
	<dc:creator>Kurahman, Taufik</dc:creator>
	<dc:creator>Ramlah, Ramlah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Zat pengatur tumbuh atonik pada perkecambahan benih karet (hevea brasiliensis), mengetahui pengaruh media tanam pada perkecambahan benih karet (hevea brasiliensis) dan untuk mengetahui interaksi perlakuan antara pengaruh pemberian Zat pengatur tumbuh atonik dan media tanam pada perkecambahan benih karet (hevea brasiliensis). penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Januari hingga bulan Maret &amp;nbsp;2013, di Desa Sangatta Utara Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan analisis Faktorial 4x3 dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) atonik pada perkecambahan benih karet (Hevea brasiliensis) dengan dosis 3 ml/ L air (A3) memberikan hasil yang terbaik pada parameter laju perkecambahan yaitu 22,65 hari, persentase perkecambahan umur 30 hari setelah tanam 69,44 % dan tinggi tanaman umur 40 dan 50 HST yaitu 28,21 cm dan 35,98 cm sedangkan pada umur 60 hari setelah tanam tidak memberikan hasil yang terbaik. Pengaruh media tanam pada perkecambahan benih karet (Hevea brasiliensis) dengan perlakuan M3 (topsoil+pasir+pupuk organik) dengan perbandingan 1:1:1 memberikan hasil yang terbaik pada parameter pengamatan laju perkecambahan&amp;nbsp; yaitu 22,43 hari, persentase perkecambahan umur 30 hari setelah tanam 75,00 % dan tinggi tanaman umur 40 dan 50 dan 60 HST yaitu 27,40 cm, 34, 68 cm dan 47,55 cm. Tidak ada pengaruh interaksi antara perlakuan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) atonik dan media tanam pada perkecambahan benih karet (Hevea brasiliensis).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/48</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.48</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 34-51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 34-51</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/48/40</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/49</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:51Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Sex Reversal Ikan Nila Menggunakan  Tiga Jenis Madu</dc:title>
	<dc:creator>Heriyati, Eny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman larva ikan nila menggunakan tiga sumber madu berbeda terhadap persentase ikan jantan. Pada penelitian ini, 30 larva ikan nila berumur 12 hari setelah menetas direndam masing-masing&amp;nbsp; menggunakan madu hutan, madu ternak dan madu bakau, dengan dosis 10 mL.L-1 air selama 10 jam. Ikan dipelihara dalam kondisi yang sama selama dua bulan. Kualitas air berupa suhu dan pH dilakukan pengukuran pada saat perlakuan perendaman larva, pada saat dipelihara di akuarium dan pada saat dipelihara di kolam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ikan jantan yang direndam dalam madu hutan, madu ternak, dan madu bakau dihasilkan persentase tertinggi pada perendaman menggunakan madu bakau, namun ketiga jenis madu tersebut menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (p&amp;gt;0,05), tetapi semua perlakuan berbeda nyata terhadap kontrol (p&amp;lt;0,05). Selanjutnya, respons perendaman terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan biomassa ikan pada perlakuan madu hasilnya tidak berbeda nyata antar perlakuan dan dengan kontrol (p&amp;gt;0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ketiga jenis madu mempunyai keefektifan yang sama terhadap hasil sex reversal, pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/49</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.49</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 52-60</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 52-60</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/49/41</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/50</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:50Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Penggunaan Komposisi Tepung Tapioka Dan Tepung Ganyong Terhadap Kualitas Bakso Daging Rusa Sambar  (Cervus unicolor)</dc:title>
	<dc:creator>Subli, Subli</dc:creator>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas bakso daging rusa (Cervus unicolor) yang diisi dengan tepung ganyong dan tepung tapioka. Variabel yang dinilai meliputi aroma, warna, rasa dan kekenyalan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2013. Metode penilaian kualitas bakso menggunakan quisioner dengan melibatkan 20 panelis. Data yang diperoleh dianalisis dengan RAL (Rancangan Acak Lengkap) faktorial 2 x 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa panelis dominan menyukai aroma bakso ganyong pada level 30% dengan nilai 3,98 dan warna pada bakso ganyong pada level 30% dengan nilai 4,56.&amp;nbsp; Sedangkan untuk rasa bakso, panelis dominan menyukai rasa bakso pada tepung tapioka pada level 15% dengan nilai 3,98 dan kekenyalan pada tepung tapioka pada level 45% dengan nilai 4,92.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/50</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.50</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 61-72</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 61-72</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/50/42</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/51</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:50Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Hubungan Laju Pertumbuhan Harian Kappaphycus alvarezii pada Tingkat Kedalaman yang Berbeda di Teluk Perancis Sangatta Kutai Timur Kaltim</dc:title>
	<dc:creator>Haryasakti, Anshar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan laju pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezii&amp;nbsp; pada tingkat kedalaman yang berbeda (100, 150,200 cm).&amp;nbsp; Data yang diperoleh dianalisa dengan persamaan regresi dan koefiseien determinan.&amp;nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedalaman 100 cm diperoleh laju pertumbuhan terbaik (2,5%) kemudian 150 cm (2,43%)d dan 200 cm (1,93%).&amp;nbsp; Berdasarkan analisa regresi diperoleh hubungan yang erat antara kedalaman dan laju pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezzi (r = 0,92) sedanagkan R2 = 0,84, hal ini menunjukkan bahwa 84% laju pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezii dipengaruhi oleh faktor perbedaan kedalam dan&amp;nbsp; 16% dipengaruhi oleh faktor lain</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/51</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.51</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 73-84</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 73-84</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/51/43</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/53</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:49Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Rancang Bangun dan Uji Kinerja Reaktor Kompos Skala Rumah Tangga</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawan, Benny</dc:creator>
	<dc:creator>Saputra, Yudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk merancang reaktor kompos skala rumah tangga yang sederhana dan murah serta dapat mengolah sampah organik menjadi kompos dalam waktu yang lebih singkat dengan kompos yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk non organik (buatan). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rekayasa, (Herwanto, 2000) yaitu kegiatan penelitian perancangan yang tidak rutin sehingga di dalamnya terdapat kontribusi baru, baik dalam bentuk proses maupun produk dengan parameter penelitian meliputi laju suhu pengomposan, kelembaban, waktu pengomposan, warna kompos, dan bau. Penelitian merancang 3 buah reaktor kompos yang di gunakan untuk 1 rumah tangga dengan bagian-bagian reaktor yaitu penutup, ruang udara, ruang pengomposan, ruang lindi, pipa udara, rak penyaring, penyaring, dan kran lindi. Kompos yang di buat matang dalam waktu 21 hari dengan suhu rata-rata 27,3 ÂºC, kelembaban rata-rata 74 %, warna kompos kehitaman, dan tidak berbau.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/53</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.53</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 85-97</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 85-97</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/53/44</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/54</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:49Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penilaian Karakteristik Tanah Di Taman Botani Dan Hulu Sungai Sungai Sangatta</dc:title>
	<dc:creator>Edwin, Muli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan karateristik tanah yang ada di Taman Botani dan hulu sungai Sangatta.Manfaat dari penelitian ini untuk menambah informasi mengenai keragaman sifat-sifat tanah yang ada di wilayah sekitar Sangatta. Dengan diketahuinya potensi serta permasalahan mengenai tanah dan lahan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan dalam rangka menuju pembangunan yang berbasis kelestarian lingkungan.Dari hasil pengamatan awal diketahui di kedua lokasi masing-masing terdapat dua system lahan, yaitu Pendreh pada lokasi hulu sungai Sangatta dan Maput pada lokasi Taman Botani. Kedua system lahan tersebut memiliki karakteristik lahan yang berbeda seperti lanform, relief, great group tanah, intensitas curah hujan dan batuan.Berdasarkan karakterstik lahan yang berbeda, ditemukan juga karakteristik tanah yang berbeda di kedua lokasi, dimana pada tanah hulu sungai Sangatta memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dibanding tanah di Taman Botani hal tersebut dapat dilihat dari nilai KTK maupun sifat tanah yang lainnya. Begitu juga dengan ketebalan tanah, tanah pada hulu sungai Sangatta sedikit lebih dalam dibanding tanah di Taman Botani. Dari peta tanah secara umum terdapat dua ordo tanah di wilayah Sangatta, yaitu ordo Ultisols dan Inceptisol. Selain kedua ordo tersebut terdapat juga ordo tanah lainnya yang menempati sebagian kecil kawasan tertentu. Studi pada kawasan hulu sungai Sangatta di Pendili-Mentoko dengan ketinggian tempat &amp;gt; 100 m dpl ditemukan ordo tanah Entisols yang merupakan tanah hasil sedimentasi aliran air sungai. Tanah di Taman Botani pada kelerengan 15-30% dengan ketinggian tempat 0-100 (tepatnya 80 m dpl) ditemukan tanah ordo Ultisols dengan horizon penciri yaitu Argilik. Berdasarkan tingkat pencucian liat pada kedua lokasi, telah menunjukkan adanya perbedaan kadar penimbunan liat pada setiap kedalaman tertentu, dimana untuk jenis tanah tua yaitu Ultisols terdapat peningkatan penimbunan liat seiiring bertambahnya kedalaman tanah. Sedangkan tanah baru, yaitu Entisols cenderung belum mengalami tingkat pencucian lanjut terhadap liat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/54</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.54</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 98-115</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 98-115</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/54/45</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/55</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:48Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Atonik Terhadap Perkecambahan Biji Ulin (Eusideroxylon Zwageri Teijsm &amp; Binn)</dc:title>
	<dc:creator>Sutarmono, Sutarmono</dc:creator>
	<dc:creator>Sasmita, Nanang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman biji Eusideroxylon zwageri dengan konsentrasi Atonik yang tepat untuk mempercepat perkecambahan. Penelitian dilaksanakan di Gang Babussalam Sangatta Selatan, Kutai Timur. Hasil penelitian menunjukan perlakuan yang terbaik terhadap perkecambahan Eusideroxylon zwageri yaitu perendaman selama 24 jam dengan tiga mililiter konsentrasi Atonik. Berdasarkan uji BNT taraf 5% bahwa lama perendaman dan konsentrasi Atonik menunjukkan pengaruh sangat nyata, sedangkan Interaksi keduanya menunjukkan pengaruh tidak nyata.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/55</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.55</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 116-135</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 116-135</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/55/46</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/56</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:48Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Usaha Ternak Sapi Perah Di Kutai Timur Saat Ini</dc:title>
	<dc:creator>Ariansyah, Joni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengidentifikasi ketersediaan usaha ternak sapi perah dan populasi sapi perah di Kutai Timur, 2) menganalisis peluang usaha ternak sapi perah di Kutai Timur. Data penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Desain penelitian dengan analisis deskriptif menggunakan data wawancara informan dan studi kasus terhadap laporan yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan usaha ternak sapi perah di Kutai Timur masih sangat sedikit, baru ada dua usaha peternakan di sektor ini, yaitu usaha ternak sapi perah yang dikelola oleh kelompok ternak Cenkap dan Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) PT KPC. Berdasarkan analisis keuntungan dari laporan hasil peternakan di salah satu usaha, yaitu oleh PESAT PT KPC, menunjukkan bahwa usaha yang dilakukan layak walaupun. Hal ini ditunjukkan oleh hasil R/C sebesar 1,63.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/56</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.56</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 136-146</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 136-146</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/56/47</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/57</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:48Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kesesuaian Sistem Grading Kambing Kaligesing Dengan Kriteria Mutu Bibit Kambing Peranakan Etawah</dc:title>
	<dc:creator>Sanusi, Imam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kambing peranakan ettawa (PE) merupakan salah satu kambing lokal yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Kambing PE yang banyak dikembangkan adalah kambing kaligesing. Kambing kaligesing banyak diperdagangkan sebagai bibit. Pada prakteknya, penentuan bibit kambing kaligesing menggunakan sistem grading. Permasalahannya adalah system grading tersebut tidak mengacu pada standar bibit kambing PE berdasarkan SNI 7352:2008. Perlunya usaha penyesuaian sistem grading yang berlaku di tingkat peternak dengan standar bibit kambing PE&amp;nbsp; sehingga dapat dijadikan acuan bagi peternak untuk mencapai produksi yang tinggi secara kualitas maupun kuantitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian sistem grading di tingkat peternak dengan standar bibit kambing PE (SNI 7352:2008). Hasil penelitian menujukkan bahwa kambing kaligesing dengan grade A dan B berada di atas standar bibit kambing PE. Sedangkan kambing kaligesing grade C berada di bawah standar bibit kambing PE terutama pada kelompok umur &amp;gt;1-2 tahun dan &amp;gt;2 tahun. Dengan demikian, kambing kaligesing grade A dan B termasuk dalam kategori bibit sedangkan kambing kaligesing grade C tidak termasuk dalam kategori bibit sehingga dapat diperjual belikan sebagai kambing potong. Kambing kaligesing grade C dapat diperjual belikan secara bebas ke luar daerah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/57</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.57</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 147-153</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 147-153</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/57/48</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/58</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:47Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Penggunaan Komposisi Tepung Terigu Dan Tepung Mocaf Terhadap Kualitas Chicken Nugget</dc:title>
	<dc:creator>Riti, Maria</dc:creator>
	<dc:creator>Tamal, Mey angraeni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian komposisi tepung terigu dan tepung mocaf terhadap warna, aroma, tekstur, rasa serta susut masak pengukusan dan susut masak penggorengan chicken nugget.&amp;nbsp; Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak.&amp;nbsp; Metode yang digunakan dalam penelitian adalah uji organoleptik dan uji susut masak.&amp;nbsp; Data dianalisis dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 3 dengan 3 kali ulangan, dengan faktor pertama jenis tepung (tepung terigu dan tepung mocaf) dan faktor kedua komposisi tepung (10%, 20%, dan 30%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan komposisi tepung terigu dan tepung mocaf tidak berpengaruh nyata (P &amp;gt; 0,05) terhadap uji organoleptik, susut masak pengukusan dan susut masak penggorengan pada chicken nugget. Penggunaan komposisi tepung terigu 10% merupakan perlakuan yang terbaik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/58</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v1i2.58</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 154-172</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013; 154-172</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/58/49</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/59</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:42Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Itik Alabio (Anasplathyrinchos Borneo)Terhadap  Persentase Daya Tetas</dc:title>
	<dc:creator>Subari, Subari</dc:creator>
	<dc:creator>Paggasa, Yajis</dc:creator>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Itik Alabio&amp;nbsp; (Anas Plathyrinchos Borneo) Terhadap Persentase Daya Tetas. Penelitian dilakukan selama 5 minggu sejak bulan Agustus s/d September 2013. Lokasi penelitian ini bertempat di Jl. H. M. Manthe No. 10 Rt. 27/ 005, Desa Teluk Lingga, Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 120 butir telur itik Alabio dengan menggunakan 1 buah mesin tetas. Parameter yang diamati meliputi daya tetas dan mortalitas. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya tetas umur 1, 3, 5 dan 7 hari menghasilkan daya tetas (89.7%), (75.3%), (74.3%) dan (70.7%). Mortaliatas umur 1, 3. 5 dan 7 hari adalah&amp;nbsp; (10,37%), ( 24,81% ), (25,74%,) dan (29,44%). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pengaruh lama penyimpanan telur dari 1 â€“ 7 hari tidak berpengaruh nyata (P&amp;lt;0.05) terhadap daya tetas dan mortalitas telur Alabio.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/59</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.59</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 1-10</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/59/50</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/60</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:41Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kesesuaian Lahan Tambak Dengan Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Hadrayani, Hadrayani</dc:creator>
	<dc:creator>Wijaya, Nirmalasari Idha</dc:creator>
	<dc:creator>Kaharuddin, Kaharuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dalam proses pembangunan tambak, pemilihan lokasi secara seksama merupakan tahapan awal yang perlu dipertimbangkan sebagai faktor penting yang menentukan keberhasilan kegiatan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi yang sesuai untuk perikanan tambak dengan menggunakan sistem informasi geografis di Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Kecamatan Sangkulirang merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur yang memiliki potensi budidaya tambak yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal, maka dilakukan analisis kesesuaian lahan tambak yang bertujuan untuk mengetahui lahan yang sesuai untuk perikanan tambak dengan menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Parameter yang menjadi dasar penilaian adalah penggunaan lahan, jenis tanah, tekstur tanah, topografi, curah hujan, kemiringan, jarak dari sungai dan jarak dari pantai. Proses untuk menghasilkan peta kesesuaian lahan tambak meliputi beberapa proses yaitu metode pengumpulan data, pengolahan data dan analisis spasial yang dilakukan dengan teknik tumpang susun (overlay) beberapa peta tematik.&amp;nbsp; Dari kedelapan parameter yang digunakan untuk analisis, tiap-tiap parameter diberi bobot dan skor. Penilaian secara kuantitatif terhadap tingkat kesesuaian lahan dilakukan melalui skoring dengan faktor pembobot dari setiap layer-layer peta berdasarkan kriteria yang telah dibuat. Dari hasil analisis spasial kesesuaian lahan tambak dikelaskan menjadi 3 kelas yaitu kelas sesuai (S1), kelas cukup sesuai (S2) dan kelas tidak sesuai (N). Hasil analisis spasial kesesuaian lahan untuk perikanan tambak di Kecamatan Sangkulirang maka diperoleh lokasi yang layak dikembangkan terdiri dari: lokasi sesuai (S1) seluas 447 hektar tersebar di sekitar aliran sungai dan lokasi cukup sesuai (S2) seluas 2.059 hektar, dimana lahan ini mempunyai faktor pembatas yang berpengaruh terhadap produktifitas. Kelas ini masih bisa diusahakan menjadi lahan tambak dengan syarat dalam pengelolaannya diperlukan tambahan input teknologi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/60</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.60</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 11-20</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 11-20</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/60/51</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/61</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:47Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Identifikasi Pakan Gajah Kalimantan (Elephasmaximuz borneensis) Di Sebuku Kabupaten Nunukan  Provinsi Kalimantan Utara</dc:title>
	<dc:creator>Yunus, Yunus</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiarto, Sugiarto</dc:creator>
	<dc:creator>Arbain, Arbain</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis pakan gajah Kalimantan (Elephas maximuz borneensis) yang ditinjau dari nama jenis/family, morfologi (deskripsi) bagian yang dimakan. Penelitian lapangan dilakukan di Hutan Sebuku Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan studi pustaka (literatur), mencari informasi yang berasal dari buku, jurnal, internet serta jenis pakannya, observasi lapangan, kegiatan pengambilan data dilakukan pada musim hujan dengan menggunakan metode eksplorasi dan deskripsi. Berdasarkan hasil eksplorasi maka dapat disimpulkan ada 12 jenis pakan gajah Kalimantan yaitu Elaeis guineensis, Musa balbisiana, Arenga pinnata, Calamus caesius, Artocarpus rigidus, Artocarpus champeden, Oncosperma tigillarium, Durio zibethinus, Bambusa surinamensis, Panicum trigonum, Caryota mitis dan Caryota rumphiana. Perlu adanya penelitian mengenai kandungan nutrisi pakan gajah Kalimantan. Perlu adanya pengawasan terhadap keutuhan habitat hutan diwilayah Sebuku dan kinerja perusahaan disekitar habitat gajah serta membatasi&amp;nbsp;pembukaan lahan oleh masyarakat agar tidak mengganggu kelangsungan hidup gajah kalimantan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/61</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.61</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 21-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 21-41</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/61/52</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/62</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:46Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bunga Anthurium hookeri</dc:title>
	<dc:creator>Muayyana, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Suhadi, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Marhani, Marhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik vedagro berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 60 hari setelah tanam, diameter batang umur 60 hari setelah tanam, umur berbunga, dan umur panen tanaman cabai rawit tetapi tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan diameter batang umur 20 dan 40 hari setelah tanam, berat buah segar dan berat kering tanaman. Pengaruh pemberian pupuk organik vedagro yang terbaik dihasilkan pada perlakuan 10 gram/polibag sementara pengaruh pemberian pupuk prima organik yang terbaik dihasilkan pada perlakuan 4 gram/liter air tetapi pengaruh pemberian pupuk organik vedagro dan pupuk prima organik tidak memberikan hasil yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/62</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.62</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 42-50</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 42-50</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/62/53</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/63</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:46Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengolahan Buah Cempedak (Arthocarpus campeden)  Menjadi Kerupuk</dc:title>
	<dc:creator>Rahma, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdi, M</dc:creator>
	<dc:creator>MH, Yunca</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi tepung dan sari buah cempedak yang tepat pada proses pembuatan kerupuk dan mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap kerupuk buah cempedak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai Mei di Laboraturium STIPER Kutai Timur. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, dengan factor proporsi tepung tapioca dan tepung sagu. Parameter pengamatan dalam penelitian ini adalah pengukuran daya kembang dan uji organoleptik yang meliputi rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil perhitungan anova nilai F hitung (7,2) &amp;gt; dari F table (3,48) pada taraf 5 % maka diputuskan untuk menerima Ho, maka dapat disimpulkan bahwa rerata sesungguhnya dari daya pengembang adalah tidak berbeda, atau dengan kata lain proporsi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap daya pengembang. Daya kembang kerupuk cempedak yang tertinggi adalah perlakuan B dengan proporsi tepung tapioca 75% dan tepung sagu 25% yaitu sebesar 62% dan hasil yang terendah adalah perlakuan C menggunakan proporsi tepung tapioca 50% dan tepung sagu 50%. Tingkat penerimaan konsumen terhadap kerupuk buah cempedak berdasarkan indeks efektifitas adalah perlakuan B dengan nilai produk sebesar 0,98 yaitu cenderung menyukai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/63</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.63</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 51-63</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 51-63</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/63/54</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/64</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:45Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Visualisasi Jenis-Jenis Pohon Dengan Menggunakan Program Aplikasi Visual Basic Di Areal Trek Wisata Alam Sangkima Taman Nasional Kutai Kalimantan Timur</dc:title>
	<dc:creator>Saputra, Arief Adi</dc:creator>
	<dc:creator>Sasmita, Nanang</dc:creator>
	<dc:creator>Putra, Mufti Perwira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan jenis-jenis pohon dalam bentuk digital dengan menggunakan aplikasi Visual Basic di areal trek wisata Sangkima Taman Nasional Kutai&amp;nbsp; Kalimantan Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplorasi dengan berjalan menyusuri jalur trek dan melakukan pengamatan, indentifikasi, serta pengambilan foto morfologi dan titik koordinat pohon pada radius 20 meter dari jalur trek. Metode Visualisasi untuk visual pohon menggunakan aplikasi Visual Basic 6.0 dengan database Microsoft Access 2007. Hasil penelitian dari trek sepanjang 3,39 Km dijumpai sebanyak 75 jenis pohon. Pohon tersebut di temukan dari ketinggian 10-100 Mdpl dan bentang alam seperti sungai, kolam dan lapangan (areal) terbuka.Jumlah secara keseluruhan dari ekplorasi sebanyak 452 individu yang terdiri dari 75 jenis dan tergolong dalam 38 famili.Data&amp;nbsp; pohon di visualisasikan secara digital&amp;nbsp; dengan menggunakan aplikasi ArcView untuk membuat peta posisi pohon. Hasil dari Visualisasi jenis-jenis pohon meliputi nama ilmiah, nama lokal, ordo, famili, genus, foto morfologi pohon, status konservasi, koordinat dan diskripsi pohon.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/64</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.64</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 64-70</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 64-70</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/64/55</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/65</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:45Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Uji Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Dengan Pemberian Pupuk Organik Vedagro Dan Pupuk Prima Organik</dc:title>
	<dc:creator>Kusnawati, Eli</dc:creator>
	<dc:creator>Sarido, La</dc:creator>
	<dc:creator>Marhani, Marhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik vedagro berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 60 hari setelah tanam, diameter batang umur 60 hari setelah tanam, umur berbunga, dan umur panen tanaman cabai rawit tetapi tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan diameter batang umur 20 dan 40 hari setelah tanam, berat buah segar dan berat kering tanaman. Pengaruh pemberian pupuk organik vedagro yang terbaik dihasilkan pada perlakuan 10 gram/polibag sementara pengaruh pemberian pupuk prima organik yang terbaik dihasilkan pada perlakuan 4 gram/liter air tetapi pengaruh pemberian pupuk organik vedagro dan pupuk prima organik tidak memberikan hasil yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/65</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.65</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 71-82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 71-82</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/65/56</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/66</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:44Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Salinitas Terhadap Perkembangan Larva (PL1-Pl7) Udang Windu (Penaeus monodon Fab) Lokal Di UPTD Balai Benih Sentra Air Payau dan Air Laut Manggar Kota Balikpapan</dc:title>
	<dc:creator>Ardi  S, Muhamad</dc:creator>
	<dc:creator>Haryasakti, Anshar</dc:creator>
	<dc:creator>Rudiyanto, Rudiyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap perkembangan Post larva PL1 â€“ PL7Udang Windu lokal (Penaeus monodon Fab) di UPTD SAPAL Manggar Balikpapan, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan, dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf 5 % dan 1 %, perlakuan salinitas yang diuji adalah 15 â€°, 20 â€°, 25 â€°, 30â€°, dan 35 â€°. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa media bersalinitas 30 â€° memberikan hasil tertinggi dengan rata-rata presentase kelangsungan hidup sebesar 55,33 %, diikuti perlakuan 25 â€° sebesar 36,89 %, menyusul perlakuan 35 â€° yaitu 16,56 %, kemudian perlakuan 20 â€° sebesar 15 % dan yang paling terendah terjadi pada perlakuan 15 â€° yaitu sebesar 2,78 %. Keragaman larva yang diperoleh menunjukkan hasil yang berbeda sangat nyata.Dari hasil tersebut, berarti bahwa tinggi rendahnya salinitas memberikan pengaruh yang kuat terhadap perkembangan larva udang windu (Penaeus monodon Fab).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/66</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.66</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 83-95</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 83-95</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/66/57</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/67</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:44Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Naungan Terhadap Konsumsi Pakan, Air Minum Dan Pertambahan Berat Badan Ayam Buras</dc:title>
	<dc:creator>Hariadi, Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:creator>Tamal, Mey Angraeni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan terhadap konsumsi pakan, konsumsi air minum pertambahan berat badan dan konversi pakan ayam buras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap dengan metode 3 perlakuan yaitu penuh naungan, setengah naungan dan tanpa naungan. Masing-masing perlakuan dengan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi pakan pada masing-masing perlakuan adalah 796 gr/ekor/minggu dan 655 gr/ekor/minggu. Konsumsi air minum pada masing-masing perlakuan adalah 1.268 ml/ekor/minggu, 1.376 ml/ekor/minggu dan 1.489,5 ml/ekor/minggu. Pertambahan berat badan pada masing-masing perlakuan adalah 104 gr/ekor/minggu, 102 gr/ekor/minggu dan 16 gr/ekor/minggu. Konversi pakan pada masing-masing perlakuan adalah:. 8,4; 7,9 dan 27,5. Naungan tidak berpengaruh nyata (P&amp;gt;0,05) terhadap konsumsi pakan, konsumsi air minum dan konversi pakan, tetapi berbeda nyata (P&amp;lt;0,05) terhadap pertambahan berat badan. Rata rata pertambahan berat badan tertinggi adalah 104 gr/ekor/minggu pada penuh naungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/67</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.67</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 96-115</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 96-115</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/67/58</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/68</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:43Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kesuburan Kimia Tanah Pada Lahan Kelapa Sawit  Kelompok Tani Tunas Behari</dc:title>
	<dc:creator>Putra, Edy</dc:creator>
	<dc:creator>Triadiawarman, Dian</dc:creator>
	<dc:creator>Rudi, Rudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Analisis Kesuburan Kimia Tanah Pada Lahan Kelapa Sawit Kelompok Tani Tunas Behari dibimbing oleh Dian Triadiawarman dan Rudi. Penelitian bertujuan untuk : mengetahui kondisi kesuburan kimia tanah dan hubungan kesuburan kimia tanah terhadap pertumbuhan kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan pada lahan kelapa sawit Kelompok Tani Tunas Behari selama 2 bulan yaitu dimulai dari bulan Nopember sampai dengan bulan Desember 2013. Tempat pelaksanaan penelitian terbagi menjadi tiga lokasi yaitu Lokasi (L1), Lokasi 2 (L2), dan Lokasi 3 (L3), Sedangkan untuk analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Universitas Mulawarman. Hasil analisis kesuburan kimia tanah memiliki KTK antara 10,9 â€“ 20,5 &amp;nbsp;me/100 g liat; pH 4,01 - 4,68; Kejenuhan Basa 37 â€“ 64 %;&amp;nbsp; C organik&amp;nbsp; 0,50 â€“ 2,36 %; Nitrogen 0,08 â€“ 0,25 %; Phosphor 1,28 â€“ 3,20 ppm P; Kalium 24,2 â€“ 51,5 ppm K. Kesuburan kimia tanah merupakan kemampuan tanah menyediakan unsur hara bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/68</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.68</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 116-129</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 116-129</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/68/59</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/69</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:43Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Lama Penyimpanan Inti Sawit â€Kernelâ€ Elaeis (guneensis Jacq.)</dc:title>
	<dc:creator>Mardiana, Mardiana</dc:creator>
	<dc:creator>Kahar, Kahar</dc:creator>
	<dc:creator>Aryanto, Dhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama penyimpanan yang tebaik pada masing-masing jenis kemasan yaitu karung goni (A1), karung woven (A2), karung goni lapis plastik (A3) dan karung woven lapis plastik (A4), dengan menggunakan 2 (dua) Faktor yaitu kemasan dan lama penyimpanan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis regresi korelasi (linear dan quadratik) dengan persamaan Yâ€™1 = a+bx. Kemasan merupakan salah satu cara untuk melindungi atau mengawetkan produk dari pengaruh oksidasi dan mencegah terjadinya kontaminasi dengan udara luar. Kemasan Goni (A1), dengan lama penyimpanan 51,5 hari dengan kandungan kadar air 8,00%, dan asam lemak bebas (FFA) 2,85%,&amp;nbsp; Kemasan Woven (A2), dengan lama penyimpanan 67,4 hari kandungan kadar air 8,00%, asam lemak bebas (FFA) 2,78%, Kemasan Goni Lapis Plastik (A3), dengan lama penyimpanan 68,4 hari kandungan kadar air 8,00%, Asam Lemak Bebas atau (FFA) 2,00%, Kemasan Woven Lapis Plastik (A4), dengan lama penyimpanan 73 hari kandungan kadar air 8,00%, asam lemak bebas (FFA) 1,85%. Keasan yang terbaik baik untuk penyimpan kernel adalah jenis kemasan karung woven lapis plastik (A4), dengan lama penyimpanan 73 hari serta&amp;nbsp; kandungan kadar air 8,00%&amp;nbsp; dan FFA 1,85% sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/69</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.69</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 130-143</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 130-143</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/69/60</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/70</identifier>
				<datestamp>2024-04-17T15:29:42Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Uji Spesies Tumbuhan Asli Kalimantan Pada Lahan Bekas Tambang Batu Bara Di Pt Kaltim Prima Coal</dc:title>
	<dc:creator>Sasmita, Nanang</dc:creator>
	<dc:creator>Suharjo, Suharjo</dc:creator>
	<dc:creator>Wardhana, Wahyu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan memilih spesies pohon asli Kalimantan yang tepat untuk area bekas tambang batu bara melalui uji spesies lokal dengan Rancangan Acak Lengkap Berblok (RCBD). Penelitian dilaksanakan di PT Kaltim Prima Coal. Plot-plot penelitian yang digunakan berbentuk baris.Hasil analisis dari 10 jenis tumbuhan yang diteliti menunjukan tiga jenis spesies dengan pertumbuhan yang optimal yaitu Alstonia scholaris (persentase hidup 97,3%, tinggi 117,40 cm, diameter batang 2,37 cm, diameter tajuk 88,70 cm), Homalanthus populneus(persentase hidup 85,3%, tinggi 1,57 cm, diameter batang 2,53 cm, diameter tajuk 99,80 cm) dan Croton argyratus(persentase hidup 88%, tinggi 107,70 cm, diameter batang 1,63 cm dan diameter tajuk 53,40 cm)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/70</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i1.70</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 144-165</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014; 144-165</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/70/61</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/71</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:29Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Karakteristik Fisik Habitat Peneluran Penyu di Pantai Birah-birahan Desa Manubar Kecamatan Sandaran  Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Setiawan, Hendra</dc:creator>
	<dc:creator>Azhar, Moh. Saiful</dc:creator>
	<dc:creator>Suprianto, Suprianto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian berlangsung dari bulan&amp;nbsp; Juni - Juli 2013 di Pantai Birah-birahan Kecamatan Sandaran Kabupaten Kutai Timur, tahap pertama yaitu tahap lapangan berupa pengambilan data dengan mengukur panjang pantai, lebar pantai, kemiringan pantai, suhu pasir sarang, pengambilan contoh pasir sarang, serta pengambilan contoh vegetasi&amp;nbsp; pantai. Tahap kedua adalah tahap pasca lapangan yaitu melakukan analisis data yang diperoleh dilapangan berupa analisa kadar air pasir sarang, identifikasi biologi vegetasi pantai, suhu sarang dan besar sudut kemiringan pantai yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan histogram. Spesies penyu yang melakukan aktivitas peneluran di pantai ini adalah&amp;nbsp; penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys Imbricata). Berdasarkan hasil penelitian pengukuran di pantai Birah-birahan diperoleh panjang pantai sebesar Â± 18 km2, rata-rata lebar pantai sebesar 0,6 m; kelerengan/kemiringan pantai sebesar 5,21Âº ; suhu pasir sarang permukaan sebesar 26-30ÂºC; suhu pasir sarang di kedalaman 50 cm sebesar 27-28 ÂºC;kadar air pasir sarang permukaan sebesar 6,05-15,82 %; dan kadar air pasir sarang di kedalaman 50 cm sebesar 8,33-17,4 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/71</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.71</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/71/62</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/74</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:27Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Dipping Daun Kersen (Muntingia calabura Linn) dan Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Ness)  Terhadap Tingkat Kejadian Mastitis  Di Sangatta</dc:title>
	<dc:creator>Agustina, Rika</dc:creator>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:creator>Ariansyah, Joni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh dipping antiseptik kimia, daun kersen (Muntingia calabura Linn), dan daun sambiloto (Andrographis paniculata Ness) sebagai pencegah penyakit mastitis pada sapi perah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan (antiseptik kimia, daun kersen (Muntingia calabura Linn), daun sambiloto (Andrographis paniculata Ness). Perlakuan menggunakan 6 sapi sebagai ulangan. Hasil perlakuan antiseptik menunjukkan rataan skor awal 1 dan di akhir 1, perlakuan daun kersen menunjukkan rataan skor awal 1,1 dan di akhir 1, dan perlakuan daun sambiloto menunjukkan rataan skor awal 1,3 dan di akhir 1. Hal ini menunjukkan&amp;nbsp; bahwa&amp;nbsp; daun&amp;nbsp; kersen dan daun sambiloto tidak memiliki perbedaan&amp;nbsp; nyata (P&amp;gt;0,05), maka H0 artinya mempunyai kemampuan yang sama dengan larutan antiseptik untuk&amp;nbsp; menurunkan tingkat&amp;nbsp; kejadian&amp;nbsp; mastitis. Berdasarkan&amp;nbsp; hasil&amp;nbsp; penelitian&amp;nbsp; dapat&amp;nbsp; diambil&amp;nbsp; kesimpulan&amp;nbsp; bahwa daun sambiloto (Andrographis paniculata Ness) dan daun kersen (Muntingia calabura Linn) dapat digunakan sebagi bahan alternatif sebagai pencegah penyakit mastitis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/74</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.74</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 7-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 7-17</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/74/63</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/75</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:27Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perilaku Konsumsi  Masyarakat  Sangatta Terhadap Daging Ayam Olahan (Studi Kasus Konsumen Di Warung Tenda)</dc:title>
	<dc:creator>Pabinginan, Ida</dc:creator>
	<dc:creator>Mariani Z, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Ariansyah, Joni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen warung tenda di Sangatta dan menganalisis perilaku masyarakat Sangatta terhadap daging ayam olahan. Penelitian ini menggunakan metode purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan kebanyakan konsumen yang makan di warung tenda yaitu perempuan 51 %, usia 31 â€“ 40 tahun 52 %, karyawan swasta 71 %, pendapatan diatas 4 juta rupiah 51 %, suku Jawa 28 %, agama Islam 78 %, dan sudah kawin 74 %. Kebanyakan konsumen makan di warung tenda 2 kali/bulan 29 %, menyukai daging ayam bakar 52 %, potongan daging dada ayam 35 %, masakannya enak 32 %, dan karena kesehatan atau nilai gizi 48 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/ISSN%3A2549-7383%20%28online%29</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.75</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 18-30</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 18-30</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/ISSN%3A2549-7383%20%28online%29/64</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/76</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:26Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Identifikasi Tumbuhan Berkhasiat Obat  Di Hutan Lindung Wehea  Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Rahmadi, Rahmadi</dc:creator>
	<dc:creator>Sasmita, Nanang</dc:creator>
	<dc:creator>Arbain, Arbain</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian identifikasi tumbuhan berkhasiat obat di Hutan Lindung Wehea Kabupaten Kutai Timur bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai jenis-jenis tumbuhan obat dan pemanfaatan oleh masyarakat lokal di Hutan Lindung Wehea. Metode penelitian yaitu eksplorasi dan wawancara yang dilakukan dengan mencari nama ilmiah dan nama daerah (Dayak Wehea). Berdasarkan hasil wawancara dan identifikasi di peroleh 15 jenis tumbuhan obat tradisional yaitu dapat menyembuhkan 26 jenis macam penyakit. Bagian tumbuhan yang di gunakan dan dimanfaatkan untuk obat tradisional yaitu produk obat-obatan yang diolah secara tradisional berdasarkan resep ataupun kepercayaan dan kebiasaan setempat baik itu bersifat supranatural ataupun pengetahuan secara tradisional. Bahan yang di gunakan dalam pengelolahan obat tradisional. akar, buah, daun, tunas, biji dan rimpang. Masyarakat Dayak Wehea memiliki pengetahuan tradisional berdasarkan pengalaman hidup mengenai khasiat dan cara pengelolaan serta penggunaan tumbuh-tumbuhan yang dapat di manfaatkan sebagai obat tradisional. Pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat tersebut di wariskan turun temurun secara lisan sejak dari leluhurnya (nenek moyang). Agar pengetahuan mengenai pemanfaatan tumbuhan hutan berkhasiat obat yang dimiliki suku dayak Wehea tidak punah, dapat diwariskan maka perlu diteliti serta di perdalam secara ilmiah, maka perlu dilakukan pendokumentasian serta penelitian lebih lanjut mengenai kandungan yang terdapat pada tumbuhan obat yang biasa dimanfaatkan masyarakat tersebut, serta cara membudidayakan karena beberapa jenis tumbuhan sudah jarang dijumpai di sekitar kawasan Hutan Lindung Wehea.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/76</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.76</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 31-55</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 31-55</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/76/65</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/77</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:25Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Pesisir  Terhadap Pengembangan Kawasan  Wisata Pantai Teluk Lombok</dc:title>
	<dc:creator>Bora, Antonius Yohanes Moat</dc:creator>
	<dc:creator>Wijaya, Nirmalasari Ida</dc:creator>
	<dc:creator>Imanuddin, Imanuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pantai Teluk Lombok merupakan kawasan yang telah dikelola menjadi kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan kawasan Pantai Teluk Lombok Kabupaten Kutai Timur. Penelitian&amp;nbsp; dilaksanakan bulan Mei 2014. Analisis yang digunakan penelitian adalah analisis deskriftif persepsi masyarakat terhadap sarana prasarana, persepsi masyarakat&amp;nbsp; terhadap keindahan dan kenyamanan. Hasil analisis data menunjukkan 60% penduduk di sekitar Pantai Teluk Lombok mempunyai persepsi sarana dan prasarana di Teluk Lombok kurang memadai, 46 % wisatawan mempunyai persepsi terhadap sarana dan prasarana di Teluk Lombok kurang memadai. Persepsi penduduk dan wisatawan terhadap keindahan dan kenyamanan pantai diperoleh nilai keindahan sebesar 80%. Nilai tersebut masuk&amp;nbsp; kriteria keindahan kawasan di Pantai Teluk Lombok adalah indah, kenyamanan pantai diperoleh nilai kenyamanan kawasan yaitu sebesar 80%, hasil tersebut menunjukkan bahwa kawasan Pantai Teluk Lombok nyaman dan untuk persepsi terhadap kenyamanan diperoleh nilai kenyamanan kawasan yaitu sebesar 53,3 % nilai tersebut masuk&amp;nbsp; menunjukkan bahwa kawasan Pantai Teluk Lombok cukup nyaman. Partisipasi penduduk dalam hal keramatamahan menyambut wisatawan dan ikut mengelola kawasan pantai seperti menyediakan jasa, dan berjualan dan partisipasi wisatawan dalam bentuk kunjungan dan biaya yang dihabiskan dalam kawasan Pantai Teluk Lombok pada saat berkunjung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/77</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.77</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 56-67</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 56-67</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/77/66</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/78</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:25Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Efisiensi Ekonomi Sistem Usaha Tani Padi  Pada Lahan Sawah Irigasi Teknis Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun</dc:title>
	<dc:creator>Hamidah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Suhadi, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Hasni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian Efisiensi Ekonomi Sistem Usaha Tani Padi dilaksanakan pada Lahan Sawah Irigasi Teknis di Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil produksi padi sawah, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah serta menganalisa efisiensi ekonominya.Hasil penelitian berupa data Cross Section (Penelitian satu periode), jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 63 petani padi pada lahan sawah irigasi teknis. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi dari fungsi Cobb-Douglass yang perhitungannnya menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS17. Efisiensi teknis dan efisiensi harga ditentukan melalui besaran koefisien regresi dari fungsi Cobb-Douglas dan untuk efisiensi ekonomi dapat dilihat dari hasil perkalian antara efisiensi teknis dan efisiensi harga. Jumlah hasil produksi gabah kering perhektar adalah 4058,44 kg/ha. Hubungan penggunaan faktor-faktor produksi dengan produksi padi sawah dinyatakan dalam model fungsi Cobb-Douglass: Y = 1,680 + (0,290LogX31 + 0,099LogX32 + 0,112LogX33) + 0,085LogX4 + 0,058LogX5 + 0,372LogX6. Faktor-faktor yang mempengaruhi Usaha tani padi sawah secara signifikan adalah pupuk (Urea, TSP, NPK), Pestisida dan Bibit sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. Nilai retrun to scale usaha tani padi sawah sebesar 1.016, hal ini berarti usaha pada kondisi constan retruns to scale. Hasil uji efisiensi harga bahwa untuk mendapatkan pendapatan maksimal penggunaan tenaga kerja perlu dikurangi sedangkan penggunaan pupuk (Urea, TSP, NPK), Pestisida dan Bibit perlu ditambah. Oleh karena itu untuk mencapai efisiensi ekonomi maka perlu penambahan pupuk (Urea, TSP, NPK), Pestisida dan Bibit serta mengurangi penggunaan tenaga kerja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/78</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.78</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 68-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 68-92</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/78/67</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/79</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:25Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Keragaman Jenis Kumbang Berantena Panjang (Cerambycidae) di Areal IUPHHK  PT Utama Damai Indah Timber  Kabupaten Berau</dc:title>
	<dc:creator>Wardi, Wardi</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiarto, Sugiarto</dc:creator>
	<dc:creator>Arbain, Arbain</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keragaman dan kemerataan jenis-jenis kumbang berantena panjang (Cerambycidae) di areal IUPHHK PT UDIT Kabupaten Berau. Waktu yang diperlukan dalam penelitian ini adalah kurang lebih 4 bulan termasuk orientasi lapangan, pemasangan perangkap dan pengambilan data serta pengindentifikasian. Perangkap dipasang pada satu lokasi di areal IUPHHK PT UDIT dengan menggunakan dua metode yaitu Perangkap Malaise Trap dan perangkap Umpan daun Nangka (Arthocarpus Trap). Pengambilan spesimen dilakukan seminggu sekali pada perangkap Malaise Trap, dua kali seminggu pada perangkap umpan daun nangka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Indeks Dominasi Jenis (Di), Indeks Keragaman (HÊ¹) dan Kemerataan Jenis (e). Hasil dari Penelitian ini sebagai berikut: (1) Selama periode penelitian diperoleh 24 jenis kumbang dengan kelimpahan sebanyak 72 individu. (2). Kumbang yang dominan ada 6 jenis (Di &amp;gt; 5%) yaitu Acalolepta rusticatrix (F), Epepeotes spinosus (Thomson), Metopides occipitalis (Pascoe), Hoplocerambyx spinicornis (Newm), Epepeotes luscus (F.) dan Pterolophia annulitarsis (Pascoe). (3). Indeks Keragaman jenis Kumbang berantena panjang di areal IUPHHK PT UDIT memiliki kriteria sedang sebagaimana nilai HÊ¹ sebesar 1,19. (4) Indeks Kemerataan (e) jenis kumbang di lokasi penelitian memiliki kemerataan individu jenis tergolong sedang menuju tinggi dengan nilai eÊ¹ 0,86.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/79</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.79</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 93-103</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 93-103</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/79/68</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/80</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:24Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kinerja Digester Biogas Sampah Organik</dc:title>
	<dc:creator>Azzarah, Fatimah</dc:creator>
	<dc:creator>Kahar, Kahar</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Hasni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perkembangan penduduk Sangatta yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan kebutuhan bahan bakar meningkat. Pemanfaatan bahan yang tersedia disekitar dapat digunakan salah satunya dengan membuat biogas dari campuran sampah rumah tangga dan kotoran sapi. Perlu adanya pemanfaatan biogas sebagai bahan alternatif untuk membuat alat biogas sederhana. Digester biogas dibuat dengan menggunakan bahan dan alat yang terdapat di sekitar. Penelitian ini dilakukan di desa Kabo Jaya, Sangatta Utara. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui kinerja digester biogas berbahan plastik HDPE menggunakan bahan campuran sampah organik, kotoran sapi, dan air dengan perbandingan 2 : 1 : 3 (40 kg : 20 kg : 60 kg) yang difermentasi dalam waktu 30 hari, serta untuk mengetahui efisiensi digester dengan melihat perbandingan produksi gas yang dihasilkan pada digester dengan penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rekayasa. Penelitian ini menghasilkan efisiensi digester sebesar 4,2 %, hal ini disebabkan karena digester tidak dilapisi lapisan hitam sehingga kondisi dalam digester tidak gelap menyebabkan kemampuan bakteri untuk mencerna bahan berkurang. Peletakan digester juga mempengaruhi kestabilan keberhasilan proses fermentasi. Suhu rata-rata yang dihasilkan 29,9Â°C menunjukkan suhu yang dicapai belum optimal. Tekanan rata-rata perhari yang diperoleh adalah 193 Pa. Biogas campuran yang dihasilkan sebesar 0,46 kg.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/80</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.80</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 104-113</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 104-113</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/80/69</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/81</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:23Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Uji Dosis Pupuk Organik Cair Dan Pupuk Granula Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Hijau  (Phaseolus radiatus L.)</dc:title>
	<dc:creator>Rafik, Ainul</dc:creator>
	<dc:creator>Sarido, La</dc:creator>
	<dc:creator>Marhani, Marhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair dan pupuk granula serta interaksi antara kedua faktor perlakuan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai April 2014, di Jalan Pendidikan, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 Faktorial sebanyak 4 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 48 petak perlakuan. Yang terdiri dari 2 faktor antara lain, faktor pertama adalah perlakuan menggunakan Pupuk Organik Cair (Nasa) yang terdiri dari 4 taraf yaitu ; N0 = tanpa pupuk organik cair (kontrol), N1 = 2 cc/liter air, N2 = 3 cc/liter air, N3 = 4 cc/liter air dan faktor kedua adalah perlakuan menggunakan pupuk granula (NPK Mutiara) yang terdiri dari 4 taraf yaitu ; G0 = tanpa pupuk granula (kontrol), G1 = 77 g/petak, G2 = 107,8 g/petak, G3 = 154 g/petak. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis sidik ragam dan bila hasil sidik ragam berbeda nyata atau sangat nyata, maka uji dosis pupuk organik cair dan pupuk granula terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) digunakan uji lanjutan Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair (Nasa) dan pupuk granula (NPK Mutiara) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.), penggunaan pupuk organik cair (Nasa) dengan dosis 4 cc/liter air (N3) menunjukkan hasil terbaik terhadap rata-rata tinggi tanaman umur 45 hari setelah tanam yaitu 42,22 cm, rata-rata jumlah cabang tanaman umur 30 hari setelah tanam yaitu 6,25 cabang dan rata-rata jumlah cabang tanaman umur 45 hari setelah tanam yaitu 12,02 cabang, rata-rata umur tanaman saat panen pertama yaitu 54,56 hari dan rata-rata berat buah yaitu 27,10 gram. Penggunaan pupuk granula dengan dosis 107,8 g/petak (G2) menunjukkan hasil terbaik terhadap rata-rata tinggi tanaman umur 45 hari setelah tanam yaitu 42,23 cm, rata-rata umur tanaman saat berbunga yaitu 28,56 hari, rata-rata jumlah polong per tanaman yaitu 41,25 polong dan rata-rata berat buah kacang hijau yaitu 27,83 gram. serta interaksi antara kedua faktor perlakuan dengan kombinasi pupuk organik cair dan pupuk granula (G2N2) memperlihatkan hasil terbaik terhadap rata-rata tinggi tanaman umur 15 hari setelah tanam yaitu 11,22 cm, rata-rata umur tanaman saat berbunga yaitu 25,67 hari, rata-rata jumlah polong per tanaman yaitu 48,58 polong dan rata-rata berat buah yaitu 31,42 gram.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/81</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.81</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 114-128</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 114-128</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/81/70</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/82</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:23Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Rosella  (Hibiscus sabdariffa L.)</dc:title>
	<dc:creator>Devung, Stevania</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan 1). Mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman rosella. 2). Mendapatkan data tentang dosis pupuk kandang ayam yang optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman rosella. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai bulan Maret 2014 lokasi penelitian dilaksanakan di Jalan Bukit Kayangan Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), non faktorial dengan perlakuan dosis 5 level dan 5 kelompok. Perlakuan tersebut adalah sebagai berikut yaitu : P0 = Tanpa Pemberian Pupuk Kandang Ayam, P1 = 10.000 kg/ha (260,31 gr/tanaman), P2 = 15.000 kg/ha (390,47 gr/tanaman), P3 = 20.000 kg/ha (520,63 gr/tanaman) dan P4 = 25.000 kg/ha (650,78 gr/tanaman). Hasil penelitian ini menunjukkan&amp;nbsp; penggunaan&amp;nbsp; pupuk kandang ayam dengan dosis 25.000 kg/ha atau 650,78 gr/tanaman (P4) dapat memberikan pengaruh pertumbuhan dan hasil rosella yang lebih baik. Diketahui tinggi tanaman umur 30 HST, 60 HST dan 90 HST menunjukan pengaruh berbeda&amp;nbsp; nyata, dan umur tanaman berbunga 80% dan umur tanaman saat panen pertama memberikan pengaruh tidak berbeda nyata, sedangkan pengaruh terhadap hasil produksi bunga segar tanaman rosella menunjukan pengaruh berbeda nyata dengan semua perlakuan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/82</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.82</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 129-140</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 129-140</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/82/71</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/83</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:22Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh  Stratifikasi dan Media Perakaran Terhadap Perkecambahan Benih Kemiri (Aleurites Moluccana Willd)</dc:title>
	<dc:creator>Rafika, Rafika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengaruh Stratifikasi dan Media Perakaran Terhadap Perkecambahan Benih Kemiri (Aleurites moluccana Willd.). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh stratifikasi dan media perakaran terhadap perkecambahan benih kemiri.&amp;nbsp; Penelitian dilaksanakan di Desa Swarga Bara Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor.&amp;nbsp; Faktor pertama adalah Stratifikasi (S) terdiri dari tiga taraf, yaitu : Perendaman dengan suhu awal 250C (S1), Perendaman dengan suhu awal 500C (S2), dan Perendaman dengan suhu awal 750C (S3).&amp;nbsp; Faktor kedua adalah Media Perakaran (M), terdiri dari tiga taraf ,yaitu : Media Perakaran Top Soil (M0), Media Perakaran Top Soil campur Pasir (M1),&amp;nbsp; Media Perakaran Top Soil campur Sekam (M2). Perlakuan Stratifikasi menunjukkan perbedaan yang sangat nyata dan Media Perakaran menunjukkan perbedaan yang tidak nyata, sedangkan interaksi antara perlakuan menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap persentase tumbuh dan kecepatan tumbuh benih.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/83</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.83</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 141-149</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 141-149</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/83/72</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/84</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:22Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisa Kualitas Sumber Air di Kawasan PT Gunung Gajah Abadi Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Sutanti, Wahyu Ningtias</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistyorini, Iin Sumbada</dc:creator>
	<dc:creator>Allo, Jerlita Kadang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Air&amp;nbsp; merupakan salah satu sumberdaya alam yang sangat berharga, tanpa air tidak mungkin ada kehidupan di muka bumi ini. Salah satu sumber air yang dapat dimanfaatkan adalah air tanah. Air tanah adalah air yang bergerak dalam tanah yang terdapat di dalam ruang-ruang antara butir-butir tanah yang membentuk dan di dalam retak-retak dari batuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sumber Air yang berada di Kawasan PT Gunung Gajah Abadi. Dalam penelitian ini menggunakan metode sederhana yaitu secara kimia dan biologi. Sampel air yang diuji terdiri dari Sungai Wahau, Seleq, Melguen, Jamtak, Hess, Klabeng dan Buaya yang memiliki pH berkisar 7-8. Pengujian dari sisi kimia ke 7 sungai tersebut yang tidak dapat dikonsumsi adalah sungai Wahau dan Jamtak. Dan pengujian dari sisi biologi ke 7 sungai tersebut yang tidak dapat dikonsumsi terdapat pada sungai Hess Hilir, Seleq, Hulu, Tengah, Jamtak dan Wahau, sedangkan untuk Sungai Hess Hulu, Tengah, Seleq Hilir, Melguen, Klabeng, dan Buaya secara biologi air tersebut dapat dikonsumsi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/84</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v2i2.84</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 150-159</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014; 150-159</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/84/73</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/85</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:29:51Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kandungan Bakteri Sulfur Pada Tekstur Tanah Tambak Sungai Bendera Dusun Kenyamukan Desa Sangatta Utara</dc:title>
	<dc:creator>Supiarni, Supiarni</dc:creator>
	<dc:creator>Haryasakti, Anshar</dc:creator>
	<dc:creator>Azhar, Moh Saiful</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">The research was conducted in March-April 2014, at third ponds in the Bendera River, North Sangatta Village, This research used descriptive method, samples were analyzed in the Labratory of Fisheries and Marine Science of Mulawarman University ad identify relationship between variabel data was obtained regression analysis with SPSS software of descriptive analysis presented in the form of tabels and graphs. The research result was indentified total populations of sulfur bacterial colonies obtained at first station ranges form 4,35 x 104 log CFU/g to 6,98 x 106 log CFU/g samples with an average 6,51 x 106 log CFU/g samples with percentage of&amp;nbsp; 42% silt, 20% clay, and 38% sand, then second ranges station from 5,58 x 105 log CFU/g to 7,50 x 107 log CFU/g samples with an average 7,21 x 107 log CFU/g samples with percentage of 31% silt, 13% clay, dan 56% sand, then the third station ranges from 4,70 x 104 log CFU/g to 5,91 x 107 log CFU/g samples with an average 5,52 x 107 log CFU/g samples with percentage 40% silt, 9% clay, dan 51% sand. The relationship between sulfur bacteria of dust partitions of anova was linearity meants there was influenced significant between sulfur bacteria with soil texture, moreove the clay and sand partitions not significant meants regression model did not criteria of linearity.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2017-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/85</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.85</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 1-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 1-18</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/85/74</dc:relation>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/86</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:21Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Beberapa Macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris L) Di Desa Miau Baru</dc:title>
	<dc:creator>Jating, Triyono</dc:creator>
	<dc:creator>Mariani Z, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Triadiawarman, Dian</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengaruh&amp;nbsp; Beberapa macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Pada Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L). Dibimbing oleh, Andi Mariani dan Dian Triadiawarman.Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yang dimulai bulan Maret-Mei 2014. Tujuan penelitian yaituMengetahui jenis pupuk organik yang efektif dalam memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis; Hasil penelitian pengaruh berbagai pupuk organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis, menujukkan penggunaan pupuk kandang pada budidaya tanaman buncis berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, jumlah daun tanaman, berat buah petak-1, dan hasil produksi buah buncis hektar-1. Penggunaan pupuk kandang sapi berpengaruh baik terhadap rata-rata tinggi tanaman pada umur 14 hst (13,08 cm) dan 28 hst (83,25 cm). Pupuk kandang ayam berpengaruh baik pada rata-rata tinggi tanaman umur 42 hst (194,34 cm), jumlah daun tanaman (14,08-91,15 helai), berat buah petak-1 (1,40 kg), dan rata-rata hasil produksi hektar-1 (1,75 ton). Penggunaan pupuk kandang ayam pada budidaya tanaman buncis menunjukkan sebagai perlakuan yang terbaik dalam menghasilkan berat hasil produksi buah buncis yang rata-rata sebesar 1,75 ton hektar-1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/86</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.86</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 19-33</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 19-33</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/86/75</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/87</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:21Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kajian Jenis Dan Konsentrasi Bahan Pengikat Keripik Mandai</dc:title>
	<dc:creator>Azizatin, Asmaul</dc:creator>
	<dc:creator>Kahar, Kahar</dc:creator>
	<dc:creator>Aryanto, Dhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengikat berupa tepung tapioka dan tepung sagu dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kadar air keripik mandai serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk keripik mandai. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang (Nested Design) dengan menggunakan dua faktor yaitu faktor konsentrasi tepung 10%, 20%, 30% dan 40% yang tersarang dalam faktor utama yaitu jenis tepung tapioka dan tepung sagu. Hasil penelitian nilai kadar air terbaik terdapat pada keripik mandai menggunakan tepung tapioka konsentrasi 30% sebesar 6,64%. Hasil perhitungan Anova didapatkan hasil bahwa Fhitung &amp;lt; Ftabel pada taraf 5%. Hal ini menunjukan bahwa konsentrasi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air keripik mandai, jenis tepung berpengaruh nyata terhadap kadar air pada keripik mandai. Pengujian organoleptik meliputi : rasa, aroma, warna, tekstur keripik mandai, hasil uji oraganoleptik rasa diperoleh hasil 4,68 (cenderung agak menyukai),&amp;nbsp; aroma 4,24 (cenderung netral), warna 4,72 (cenderung agak menyukai), dan sebesar 4,84 (cenderung agak menyukai). Hasil penelitian terbaik menggunakan metode Index efektivitas diperoleh pada perlakuan S2P1 sebesar 0,99.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/87</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.87</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 34-51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 34-51</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/87/76</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/88</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:20Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Perbedaan Salinitas Terhadap Pertumbuhan  Benur Udang Windu (Penaeus Monodon Fabricius)  Pada  Stadia Mysis Ke Post Larva</dc:title>
	<dc:creator>Paonganan, Silva</dc:creator>
	<dc:creator>Heriyati, Eny</dc:creator>
	<dc:creator>Imanuddin, Imanuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap pertumbuhan benur udang windu sebagai dasar perbaikan sistem penyediaan larva udang windu ( Penaeus monodon Fabricius). Penelitian menggunakan Rancangan&amp;nbsp; Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan terdiri dari S1 (15 â€°), S2 (20â€°), S3 (25â€°),S4 (30â€°) dan S5 (35â€°). Selama penelitian dikumpulkan data kelangsungan hidup, pertambahan panjang dan dan kualitas air. Parameter kualitas air yang diukur adalah suhu,salinitas,dan pH. Data dianalisis dengan sidik ragam dan di lanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa salinitas yang berbeda tidak berpengaruh&amp;nbsp; terhadap pertambahan panjang larva udang windu dimana dari uji (BNT) diketahui&amp;nbsp; bahwa F hitung lebih kecil dari pada F tabel pada taraf 5%. Pertambahan panjang rata-rata dari tiap perlakuan yang tertinggi adalah perlakuan S3 salinitas 25â€° (74,77%) kemudian diikuti dengan perlakuan S4 salinitas 30â€° (60,07%), S2 salinitas 20â€° (44,97%), S5 salinitas 35â€° (31,97%) dan S1 salinitas 15â€° (1,78%). Dari penelitian ini diketahui&amp;nbsp; bahwa perlakuan yang berbeda akan memberikan pertambahan panjang benur yang berbeda pula. Parameter tersebut masih layak untuk mendukung kehidupan larva udang windu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/88</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.88</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 52-65</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 52-65</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/88/77</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/89</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:20Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Identifikasi Tingkat (Titer) Antibodi Avian Influenza (AI) Pada Ayam Broiler Di Pedagang Penyalur Kecamatan Sangatta</dc:title>
	<dc:creator>Subyantoro, Heru</dc:creator>
	<dc:creator>Tamal, Mey Angraeni</dc:creator>
	<dc:creator>Mariani, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat antibody ayam broiler terhadap penyakit Avian Influenza (AI) yang ada di pedagang Penyalur Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode HI (Haemagglutinition Inhibition) dan penentuan ukuran sampel menggunakan teknik sampling yang akan mewakili populasi yang ada dengan menggunakan rumus 10% dari jumlah populasi (Gay dan Diehl, 1992). Hasil penelitian menunjukkan tingkat antibodi dengan rataan rendah (21 -23) dan Negatif (20) hal ini menunjukkan bahwa kekebalan ayam broiler telah menurun dan berangsur-angsur habis terhadap virus Avian Influenza (AI).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/89</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.89</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 66-75</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 66-75</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/89/78</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/90</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:19Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Efektivitas Kemitraan Inti Plasma Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus Pada Petani Plasma Pt Gunta Samba Kecamatan Kongbeng)</dc:title>
	<dc:creator>Ala, Kennedi</dc:creator>
	<dc:creator>Juraemi, Juraemi</dc:creator>
	<dc:creator>Suhadi, Imam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilaksanakan bulan Februari hingga Juli 2014. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan kemitraan sesuai kesepakatan kemitraan usaha perkebunan kelapa sawit inti dengan petani plasma di Kecamatan Kongbeng; menganalisis efektivitas kemitraan antara perusahaan inti dan petani plasma terhadap tingkat kepuasan petani plasma di PT Gunta Samba Kecamatan Kongbeng; menganalisis korelasi antara tingkat pendapatan petani plasma dari usaha perkebunan kelapa sawit dengan tingkat kepuasan petani plasma terhadap pelaksanaan kemitraan perkebunan kelapa sawit di PT Gunta Samba Kecamatan Kongbeng. Jumlah populasi dalam penilitian ini sebanyak 645 orang, yaitu semua anggota koperasi petani plasma sawit PT Gunta samba. Jumlah sampel dari populasi yang diambil sebagai responden sebanyak 42 orang dengan tingkat presisi sebesar 15%. Teknis pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian terhadap efektivitas kemitraan inti plasma perkebunan sawit dengan studi kasus pada petani plasma PT Gunta Samba di Kecamatan Kongbeng, beberapa instrumen dimensi program kerjasama kemitraan inti plasma sawit, pelaksanaannya masih dinilai rendah oleh petani plasma sawit. Instrumen-instrumen tersebut adalah perjanjian kemitraan dengan perusahaan (instrumen 3); penyampaian salinan surat perjanjian oleh koperasi (instrumen 4); pelaporan hasil penjualan TBS (instrumen 6); pelaporan hasil produksi TBS (instrumen 9); potongan-potongan koperasi (instrumen 11); dan pembinaan oleh perusahaan (instrumen 13). Sedangkan 1 instrumen yang dinilai oleh petani plasma tidak memuaskan yaitu keikutsertaan petani plasma dalam pengelolaan lahan plasma (instrumen 5). Secara keseluruhan, petani plasma sawit cukup puas terhadap instrumen-instrumen pelaksanaan program kemitraan inti plasma perkebunan sawit. Hal ini diketahui berdasarkan angka rata-rata tingkat kepuasan petani plasma yang sebesar 77%, dimana nilai tersebut berada pada jenjang kriteria memuaskan. Program kemitraan inti plasma perkebunan sawit tidak memiliki hubungan keterkaitan yang signifikan terhadap kepuasan dan peningkatan pendapatan petani plasma sawit dari hasil TBS kebun plasmanya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/90</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.90</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 76-88</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 76-88</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/90/79</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/91</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:19Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Frekuensi Pemutaran Telur Ayam Kampung Terhadap Daya Tetas  Dan Bobot Badan Doc (Day Old Chick)</dc:title>
	<dc:creator>Salpiati, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Paggasa, Yajis</dc:creator>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemutaran telur ayam kampung terhadap daya tetas dan bobot badan DOC. Penelitian ini menggunakan frekuensi pemutaran telur dengan 3 taraf pemutaran, yaitu&amp;nbsp; 4, 5 dan&amp;nbsp; 6 kali/hari dan setiap perlakuan memiliki ulangan sebanyak 3 kali. Hasil analisis persentase daya tetas dengan frekuensi pemutaran 4, 5 dan 6 kali/hari adalah 16,67 %, 25% dan 44,44 %. Rataan bobot badan DOC dengan frekuensi pemutaran 4, 5 dan 6 kali/hari yaitu 21,5 gram, 23,25 gram dan 25,25 gram. Berdasarkan analisis sidik ragam disimpulkan bahwa frekuensi pemutaran 4, 5 dan 6 kali/hari berpengaruh tidak nyata (P&amp;gt;0,05) terhadap daya tetas dan bobot badan DOC.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/91</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.91</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 89-100</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 89-100</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/91/80</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/92</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:18Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penilaian Perkembangan Tanah Berdasarkan  Tingkat Pencucian Liat Dan Nilai Kapasitas  Tukar Kation Pada Daerah Hulu Sungai  Sangatta Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Norrahmad, Norrahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Edwin, Muli</dc:creator>
	<dc:creator>Putra, Mufti Perwira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">The purpose of this study is to see the extent of the development of clay soil by leaching and the value of Cation Exchange Capacity (CEC) at study sites in the upstream areas Sangatta. Soil is a natural body at the earth's surface formed by the influence of factors of soil formation. In the process of soil formation factors are interrelated or some may be dominant factors that influence the formation of heterogeneous land surface of the earth. The level of development of the land had been developed further ground if kandugan minerals are easily weathered primary is less than difficult weathered minerals. Furthermore, for a description of the condition of the soil and the soil profile observation pengampilan soil samples for laboratory analysis. From the results of calculations and laboratory analysis will be described in quantitative descriptive presented in tabels and graphs. At the study site is a plateau or hilly slope which has 28% with altitude of about&amp;nbsp; 100 m asl. From the research, the development of land at the study site is influenced by several factors, especially soil formation factors tofografi ie slope and altitude, and climatic factors (rainfall). Based on the rate of leaching of clay, soil development on the location of the study prove the land is still in the early stages of development level. Such soil clay content which generally have little and no addition of clay seiiring with increasing soil depth. Then further evidenced by clay CEC value is 35,06 meq/100 indicating that land is the land with the development of the initial level or younger soil. Both based on the level of leaching and clay CEC and clay mineral content of the soil is known Illit most likely a young land, ie the order Alluvial soil (PPT Bogor) or Entisol (USDA).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/92</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.92</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 101-113</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 101-113</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/92/81</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/93</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:17Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peningkatan Kualitas Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Proses Pengomposan sampah</dc:title>
	<dc:creator>Putra S, Irwansyah</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Hasni</dc:creator>
	<dc:creator>Aryanto, Dhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui karakter lindi dari proses pengomposan sampah sebagai pupuk cair, mengetaui pengaruh penambahan EM4 dan lama waktu permentasi teradap kualitas pupuk cair yang dihasilkan. &amp;nbsp;Pembuatan pupuk cair ini dilakukan dengan cara fermentasi anaero dalam keadaan ruang terkontrol (homogen). Penelitian dilakukan dengan mengamati pengaruh penambahan dosis starter EM4 ( 0, 15, 20 dan 25 ml ) dan lama fermentasi ( 21 dan 28 hari ) terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada karakter-karakter lindi. Data kuantitatif dari uji fisik ( pH dan suhu) dan uji kimia ( N,P dan K ) dianalisa dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan starter dan lama fermentasi akan menurunkan pH dari 4,00 sesuai dengan persamaan regresi Y1 = 4,00 â€“ 0,01X1 â€“ 0,01X2 Perubahan suhu tidak berpengaruh nyata dengan suhu rata-rata 31OC dan mengikuti persamaan Y2 = 30,98 + 0,02X1+ 0,01X2. Demikian juga perubahan N tidak signifikan. Nilai N tertinggi sebesar 189 ppm pada S2W1 dan terendah sebesar 128 ppm pada S0W0 dan mengikuti persamaan Y3 = 150,70 + 0,24X1+ 0,07X2. Namun untuk perubahan P dan K signifikan. Nilai P tertinggi sebesar 330 ppm pada S2W1 dan terendah sebesar 94 ppm pada S0W0. Persamaan perubahan kadar P adalah Y4 = 124,11 + 1,41X1+ 6,85X2. Nilai K tertinggi sebesar 484 ppm&amp;nbsp; pada S2W2 dan nilai terendah sebesar 326 ppm pada S0W2. Perubahan kadar K mengikuti persamaan Y5 = 392,35 + 4,81X1+ 1,59X2.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/93</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.93</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 114-128</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 114-128</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/93/82</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/94</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:17Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Uji Dosis Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata L.)</dc:title>
	<dc:creator>Bandhaso, Daniel Tato</dc:creator>
	<dc:creator>Sarido, La</dc:creator>
	<dc:creator>Rudi, Rudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung.&amp;nbsp; Penelitian disusun dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok tunggal. Terdiri atas 4 perlakuan yaitu tanpa pupuk guano dan pupuk guano dengan dosis 5 ton/ha, 10 ton/ha, dan 15 ton/ha yang ditata dalam 6 kelompok, total petak perlakuan adalah 24 petak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2014 sampai dengan bulan Mei 2014, di Jalan Simono, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk guano dengan dosis 5 ton/ha&amp;nbsp; pada tanaman jagung memberikan hasil terbaik dan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan&amp;nbsp; dan hasil tanaman jagung. Pemberian pupuk guano dengan dosis 5 ton/h1&amp;nbsp; pada tanaman jagung umur panen menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tanaman sampel = 173 cm, diameter batang tanaman sampel = 2,48 cm, jumlah daun tanaman sampel = 11 lembar, dan berat buah tanaman sampel = 0,73 Kg. Pemberian pupuk guano dengan dosis 10 ton/ha&amp;nbsp; pada tanaman jagung umur panen menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tanaman sampel = 171,42 cm, diameter batang tanaman sampel = 2,52 cm, jumlah daun tanaman sampel = 10 lembar, dan berat buah tanaman sampel = 0,69 Kg. Pemberian pupuk guano dengan dosis 15 ton/ha&amp;nbsp; pada tanaman jagung umur panen&amp;nbsp; menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tanaman sampel = 163,08 cm, diameter batang tanaman sampel = 2,46 cm, jumlah daun tanaman sampel = 10 lembar, dan berat buah tanaman sampel = 0,68 Kg.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/94</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.94</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 129-143</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 129-143</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/94/83</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/95</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:16Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Tentang Penyebaran Pohon Ulin (Eusideroxylon Zwageri Teijsm. &amp; Binn.) Di Taman Nasional Kutai Kalimantan Timur</dc:title>
	<dc:creator>Arbain, Arbain</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">This study aims to determine the distribution pattern (dispersion) ironwood tree, method used in this research is to make the plot to determine the pattern of spread of ironwood trees, as many as 30 plots in Sangkima and 30 plots in Prevab, each plot measuring 20x20 m. The results obtained for the deployment of ironwood based calculation Id Morisita's and the results tested by Chi-square then proceeds to forest areas Sangkima is a random approach to cluster it is influenced by the topography in Sangkima hilly fallen fruit rolled down so that out of the projected tree crown , whereas in Prevab is really clumped because of the relatively flat topography collect fallen fruit in the canopy projection only. The conclusion is clumped distribution pattern ironwood and advice is necessary to Ironwood distribution or fruit saplings to be planted to the place where I have ever experienced interference whether natural or man-made such as fallow.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/95</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.95</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 144-153</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 144-153</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/95/84</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/96</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:16Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Konservasi  Hutan Wehea Di Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Allo, Jerlita Kadang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Partisipasi masyarakat lokal menentukan keberhasilan program-program konservasi, tidak terkecuali pada hutan wehea yang secara tidak resmi statusnya adalah hutan konservasi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui fungsi, intensitas partisipasi, masyarakat lokal dalam konservasi hutan wehea. Penelitian ini dilaksanakan di tiga desa sekitar kawasan hutan wehea, yaitu Miau Baru, Makmur Jaya, dan Nehas Liah Bing. Penelitian dilakukan dengan cara memilih beberapa responden secara purposive sampling untuk di wawancarai, terdiri atas pemuda, wanita, kepala keluarga, lembaga konservasi, informan kunci, dan para stakeholder (institusi pemerintah) yang terkait kepentingannya terhadap hutan wehea. Metode analisa data yang digunakan adalah participation-empowerment index. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi masyarakat sekitar kawasan konservasi hutan wehea masuk dalam kategori sangat tidak aktif karena pengelolaan hutan wehea secara keseluruhan ditangani oleh BP-HULIWA, serta kurang melibatkan masyarakat sekitarnya, khususnya masyarakat Miau Baru dan Makmur Jaya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/96</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i1.96</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 154-174</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015; 154-174</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/96/85</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/97</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:15Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Penyiangan Gulma Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Sawi Hijau (Brassica rapa convar)</dc:title>
	<dc:creator>Fitriani, Fitriani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Suatu percobaan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penyiangan gulma terhadap pertumbuhan vegetatif, serta pertumbuhan generatif tanaman sawi hijau, telah dilaksanakan di sangatta pada Juli sampai Agustus 2013Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kelompok dan 12 perlakuan yaitu 30 hari bersih (L1), 30 hari bersih (L2), 5 hari bersih selanjutnya dibiarkan bergulma (L3), 10 hari bersih selanjutnya dibiarkan bergulma (L4), 15 hari bersih selanjutnya dibiarkan bergulma (L5), 20 hari bersih selanjutnya dibiarkan bergulma (L6), 25 hari bersih selanjutnya dibiarkan bergulma (L7), 30 hari bergulma (L8), 5 hari bergulma selanjutnya dibersihkan (L9), 10 hari bergulma selanjutnya dibersihkan (L10), 15 hari bergulma selanjutnya dibersihkan (L11), 20 hari bergulma selanjutnya dibersihkan dan (L12) 25 hari bergulma selanjutnya dibersihkan. Analisis statistik menunjukan pengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 10, 15, dan 20 hst; jumlah daun umur 20 dan 25 hst; diameter tajuk umur 10, 15, 20 dan 25 hst; lingkaran rumpun umur 20 dan 25 hst. Pengaruh perlakuan penyiangan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau, menunjukkan perlakuan terbaik yaitu 0-10 hari bersih kemudian dibiarkan bergulma (L3) pada tinggi tanaman rata-rata berkisar antara 1,8-3,87 cm; jumlah daun rata-rata 2-8 helai; diameter tajuk rata-rata 1,8-30,45 cm; lingkaran rumpun rata-rata antara 0,1-2,82 cm; berat hasil produksi rata-rata 1,85 ton ha-1 dan berat kering gulma jenis rumputan rata-rata 0,33 kg, jenis teki rata-rata 0,3 kg, dan jenis daun lebar rata-rata 0,2 kg.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/97</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.97</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 1-16</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/97/86</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/98</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:14Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Penggunaan Komposisi Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) Dan Tepung Tapioka Terhadap Bakso Daging  Rusa Sambar (Cervus Unicolor)</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Iin Indra</dc:creator>
	<dc:creator>Mariani Z, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Sutikno, Sutikno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemungkinan penggunaan tepung mocaf dapat dijadikan alternatif bahan pengisi pembuatan bakso selain tepung tapioka, dan juga melihat perbandingan kualitas organoleptik antara tepung mocaf dan tepung tapioka pada bakso daging rusa.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 s/d 10 Mei 2013, Metode penelitian ini menggunakan kuesioner dengan melibatkan 20 panelis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap ( RAL ) Faktorial 2 x 3 dan ulangan sebanyak 3 Kali Ulangan. Uji Duncan dilakukan jika ada pengaruh yang nyata, Hasil Penelitian ini menunjukan Bahwa tepung mocaf dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan bakso selain tepung tapioka, dan interaksi antara jenis tepung dan komposisi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap aroma, rasa, kekenyalan, sedangkan pada warna bakso dan kelentingan pada faktor jenis tepung berpengaruh nyata.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/98</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.98</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 17-26</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 17-26</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/98/87</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/99</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:14Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemanfaatan Biji Cempedak Sebagai Subtitusi Tepung Tapioka  Dalam Pengolahan Kerupuk</dc:title>
	<dc:creator>Paita, Istana</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Hasni</dc:creator>
	<dc:creator>Aryanto, Dhani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Biji cempedak merupakan limbah yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat, yang mengandung karbohidrat yang sangat tinggi sehingga untuk mengoptimalkan pemanfaatannya maka dibuat dengan berbagai macam olahan diantaranya tepung. Tepung biji cempedak yang dibuat dengan teknik modifikasi larutan asam klorida. Salah satu mengoptimumkan pemanfaatan tepung biji cempedak adalah mengolahnya menjadi kerupuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perendaman parutan biji cempedak pada berbagai konsentrasi larutan asam klorida, proporsi tepung biji cempedak dan tepung tapioka terhadap volume pengembangan kerupuk serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk kerupuk biji cempedak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Data Percobaan Faktorial dengan dua Faktor. Faktor pertama konsentrasi larutan asam klorida dengan 4 taraf (0 %, 0,5 %, 1 %, 1,5 %) dan faktor kedua proporsi tepung biji cempedak dan tepung tapioka dengan taraf (25%:75% ; 20%:80% ; 15%:85%) dan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Hasil analisis ragam anova menunjukkan bahwa konsentrasi larutan asam klorida, proporsi tepung biji cempedak dan tepung tapioka memberikan pengaruh nyata terhadap volume pengembangan kerupuk. Perlakuan terbaik adalah perlakuan A0P2 yaitu tanpa konsentrasi larutan asam klorida dengan proporsi tepung biji cempedak 20% dan tepung tapioka 80% memiliki volume pengembangan kerupuk tertinggi sebesar 119,33%. Secara organoleptik rasa, aroma, warna dan tekstur kerupuk biji cempedak diperoleh hasil uji organoleptik rasa&amp;nbsp; 5,32 (Cenderung agak menyukai), aroma 5 (Agak menyukai), warna 5,56 (Cenderung menyukai), dan tekstur 5,32 (Cenderung agak menyukai). Penerimaan konsumen yang terbaik diperoleh pada kerupuk A0P1 yaitu tanpa konsentrasi larutan asam klorida dengan proporsi tepung biji cempedak 25% dan tepung tapioka 75% sebesar 0,86.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/99</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.99</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 27-46</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 27-46</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/99/88</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/100</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:13Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Persepsi Dan Respon Masyarakat Terhadap  Program Pembinaan Masyarakat Desa Hutan (Pmdh) Pt Gunung Gajah Abadi</dc:title>
	<dc:creator>Udau, Titus</dc:creator>
	<dc:creator>Allo, Jerlita Kadang</dc:creator>
	<dc:creator>Sumbada, Iin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat persepsi masyarakat adat Miau Baru terhadap program Pembinaan Masyarakat Desa Hutan PT Gunung Gajah Abadi (GGA) dan mengetahui tingkat respon masyarakat adat Miau Baru terhadap program Pembinaan Masyarakat Desa Hutan PT Gunung Gajah Abadi (GGA), Penelitian ini dilaksanakan di Desa Miau Baru Kec. Kongbeng Kab. Kutai Timur, selama 3 bulan dari bulan April sampai Juni 2013. Metode pengolahan data menggunakan Skala Likert, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang, Berdasarkan hasil dari penelitian, Persepsi masyarakat desa Miau Baru terhadap program PMDH PT GGA berada pada tingkat sangat tinggi yaitu berada pada nilai skor rata-rata 8,47, karena masyarakat Miau Baru sangat menyadari akan pentingnya program PMDH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Respon masyarakat desa Miau Baru terhadap program PMDH PT GGA berada pada tingkat sedang yaitu berada pada nilai skor rata-rata 5,28, karena belum semua masyarakat menyadari akan pentingnya turut terlibat atau berperan serta dalam program PMDH.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/100</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.100</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 47-65</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 47-65</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/100/89</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/101</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:12Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kinerja Pemanas Air Tenaga Surya Dengan Reflector Linear Parabolic Concentrating</dc:title>
	<dc:creator>Rahman, Safiatur</dc:creator>
	<dc:creator>Kahar, Kahar</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdi, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian bertujuan mengetahui energi berguna dari kolektor, besarnya kalor yang termanfaatkan didalam tangki dan mengetahui besarnya efisiensi kolektor dalam memanfaatkan energi matahari. Reflector Linear&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Parabolic Concentrating merupakan alat untuk mengumpulkan dan memantulkan secara terfokous energi matahari pada absorber. Metode pengambilan data pada penelitian ini adalah mengambil data langsung: intensitas radiasi matahari, temperatur fluida dalam tangki, temperatur raflektor, temperatur absorber, kecepatan angin dan temperatur lingkungan. Hasil dari pengolahan data diperoleh besarnya energi berguna dari reflektor parabolik sebesar&amp;nbsp; 474.65 W. Energi yang tersimpan di dalm tangki maksimum 440.87 W, &amp;nbsp;Efisiensi sesaat reflektor linear parabolic Concentrating yaitu 16,23 % -&amp;nbsp; 47,01 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/101</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.101</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 66-74</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 66-74</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/101/91</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/102</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:12Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Kedalaman Perairan Dan Pemotongan Capit Terhadap Laju Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Yang Dibudidayakan Dalam Battery Cell Dengan Sistem Silvofishery</dc:title>
	<dc:creator>Bonar, Bonar</dc:creator>
	<dc:creator>Wijaya, Nirmalasari Idha</dc:creator>
	<dc:creator>Heriyati, Eny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilaksanakan di perairan Pulau Bingkar, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedalaman perairan yang berbeda, terhadap laju pertumbuhan kepiting bakau yang dibudidayakan dalam Battery Cell dengan sistem Silvofishery serta untuk mengetahui apakah pemotongan capit dan kaki jalan pada bagian (merus) maupun tanpa dilakukan pemotongan mampu mempercepat laju pertumbuhan kepiting bakau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok-Fatorial (RAK-F) dua factor, faktor A yaitu tingkat kedalaman (4 taraf : A1, A2, A3, A4) dan faktor B yaitu pemotongan capit (B2) dan tanpa pemotongan (B1) dengan dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pada kedalaman perairan yang berbeda menunjukkan adanya peningkatan laju pertumbuhan harian pada tiap-tiap kedalaman. Pada kedalaman 40 cm, menunjukkan hasil yang terbaik, kemudian disusul berturut-turut kedalaman 60 cm, dipermukaan dan 20 cm. Pada kedalaman 40 cm, menunjukkan hasil yang optimal serta memiliki kualitas lingkungan yang cukup baik, Hal ini dibuktikan dengan adanya pengaruh kedalaman yang signifikan (P&amp;lt;0.05) terhadap laju pertumbuhan kepiting bakau. Sedangkan pada perlakuan pemotongan capit menunjukkan persentase yang relatif tinggi bila dibandingkan dengan perlakuan tanpa pemotongan, namun dari kedua perlakuan tersebut tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan (P&amp;gt;0.05) terhadap laju pertumbuhan kepiting bakau pada kedalaman perairan yang berbeda.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/102</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 75-84</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 75-84</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/102/92</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/103</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:11Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Strategi Pengembangan Fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan Kenyamukan Kecamatan Sangatta Utara   Kabupaten Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Dewi Puspito</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan Kenyamukan. Metode yang dipergunakan adalah metode deskriptif, dengan didukung oleh data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, pengukuran dan survei, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang terkait. Parameter aspek pelabuhan dianalisa dengan menggunakan rumus â€œStandarisasi Fasilitas Operasional Pelabuhan Perikanan dan Pangkalan Pendaratan Ikanâ€, sedangkan untuk menentukan strategi pengembangannya menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pokok, seperti : Panjang dermaga yang dibutuhkan 46,02 m. Kolam pelabuhan yang dibutuhkan seluas 1.169,68 m2. Luas gedung Tempat Pelelangan Ikan yang dibutuhkan seluas 33,268 m2. Luas lahan parkir yang dibutuhkan seluas 491,25 m2. Hasil pengukuran kedalaman alur pelayaran di daerah Muara di bagian tengah sungai 2,62 m (Stasiun 5), di bagian tengah 3,61 m (Stasiun 6), di bagian tepi nilai rata-rata kedalaman alur pelayaran adalah 0,75 m. Lebar alur pelayaran 25 m, sedangkan hasil perhitungan untuk kebutuhan lalu lintas kapal one way traffic 9,27 m dan two way traffic 11,77 m. Dari hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan Kenyamukan menggunakan strategi Weakness-Opportunities (WO). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pangkalan Pendaratan Ikan Kenyamukan layak dioperasionalkan dan strategi pengembangannya menggunakan strategi Weakness-Opportunities (WO).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/103</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.103</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 85-103</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 85-103</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/103/93</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/104</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:11Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Pendapatan Agroindustri Gula Aren  (Arengapinnata Merr) Di Kabupaten Kutai Timur  (Studi Kasus Di Desa Peridan Dan Desa Kandolo)</dc:title>
	<dc:creator>Pareallak, Marni</dc:creator>
	<dc:creator>Suhadi, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Ramlah, Ramlah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli hingga September 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur biaya agroindustri gula aren, mengetahui besarnya pendapatan pengrajin gula aren , mengetahui variasi bentuk produk olahan gula aren di Desa Peridan dan Desa Kandolo. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposiv). Hal ini dikarenakan pengrajin gula aren hanya terdapat di kedua desa tersebut, jumlah responden yang digunakan sebanyak&amp;nbsp; 23 orang pengrajin di Desa Peridan&amp;nbsp; dan 18 orang pengrajin di Desa Kandolo dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer diambil melalui teknik wawancara kepada pengrajin gula aren sebagai responden dengan menggunakan kuesioner, dan&amp;nbsp; data sekunder yaitu data yang diperoleh dari perpustakaan, Dinas Perkebunan dan Dinas pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, struktur biaya tetap di Desa Peridan sebesar Rp.&amp;nbsp; 3.026.051 bulan-1 responden-1, biaya Variabel sebesar Rp. 1.617.062 bulan-1 responden-1. Sementara biaya tetap di Desa Kandolo sebesar&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rp. 870.073 bulan-1 responden-1, dan biaya variabel sebesar&amp;nbsp; Rp. 1.880.056 bulan-1 responden-1. Rata-rata pendapatan bersih di Desa Peridan sebesar Rp.&amp;nbsp; 2.577.259 responden-1 bulan-1,&amp;nbsp; rata-rata pendapatan bersih di Desa Kandolo sebesar Rp. 3.211.163 responden-1 bulan-1.Jenis variasi produk gula aren di Desa Peridan hanya satu variasi yaitu gula cetak sebesar 808.8 biji responden-1bulan-1,dengan harga jual Rp 8.217biji-1. Sementara jenis variasi produk gula aren di Desa Kandolo memproduksi 3 jenis varian gula aren yaitu gula cetak 471,6 biji responden-1bulan-1dengan harga rata-rata Rp 9.889 biji-1, gula semut produksi sebanyak 600 kg bulan-1 responden-1dengan harga jual rata-rata Rp 40.000 kg-1dan jahe instan produksi sebanyak 900 kg -1bulan responden-1dengan harga jual rata-rata Rp 100.000kg-1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/104</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.104</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 104-127</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 104-127</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/104/94</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/105</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:29:44Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Hubungan Modal Kerja Dan Biaya Pemeliharaan Terhadap Pendapatan Peternak Kambing Di Sangatta</dc:title>
	<dc:creator>Saleh, Rahmat</dc:creator>
	<dc:creator>Mariani Z., Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Rizki, Meita Sondang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan modal kerja dan biaya pemeliharaan &amp;nbsp;terhadap pendapatan peternak kambing diSangatta.Model analisis yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah model analisis regresi Linear Berganda yang akan dianalisis dengan menggunakan program statistik, yaitu SPSS versi 17 for windows. Jumlah responden penelitian 6 lokasi peternakan dengan data 24 bulan.Hasil analisis statistik menunjukan koefisien regresi variabel-variabel bebas yaitu Modal Kerja (X1) = 1,064Biaya Pemeliharaan (X2)= 0,846 konstanta sebesar 4486.916.Persamaan Regresi Linear Berganda adalah Y= 4486.916 + 1,064 X1+ 0,846 X2. Kesimpulan yang didapat dari besarnya pengaruh yang disebabkan dari variabel Modal Kerja, variabel Biaya Pemeliharaan, terhadap variabel Pendapatan Peternak Kambing adalah sebesar koefisien korelasi(R)= 0,943 dan besarnya ketergantungan pendapatan ternak terhadap kedua variabel bebas diatas adalah sebesar koefisien determinasi (R2) = 0,889 atau 88,9%.Hasil analisis uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap peternakan kambing di Sangatta. Secara Parsial Modal Kerja (X1) berpengaruh dominan, hal ini dapat dibuktikan dari uji t.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/105</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.105</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 128-142</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 128-142</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/105/95</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/106</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:10Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Penggunaan Media Tanam Cocopeat dengan Penambahan Berbagai Nutrisi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)</dc:title>
	<dc:creator>Jayanti, Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian telah dilaksanakan selama 6 (enam) bulan, mulai bulan Juni - Desember 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi nutrisi yang terbaik pada cocopeat terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian ini merupakan percobaan nonfaktorial menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat (4) perlakuan yang masing â€“ masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 20 petak penelitian. Perlakuan media tanam cocopeat tanpa penambahan nutrisi (C0), perlakuan kombinasi cocopeat+tepung tapioka (C1), cocopeat+tepung sagu (C2), dan cocopeat+ampas tahu (C3) menunjukkan pengaruh sangat nyata terhadap lama waktu miselium menyelimuti baglog, lama waktu munculnya pin head, diameter tudung, berat hasil panen, dan rasio efisiensi biologi (REB) baglog. Namun berbeda nyata terhadap lama waktu panen pertama dan jumlah tudung. Pengaruh kombinasi media tanam dan nutrisi cocopeat (C), menunjukkan kombinasi cocopeat+tepung sagu (C2) merupakan yang tercepat pada lama waktu miselium menyelimuti baglog yaitu rata-rata 35,4 hari, lama waktu hingga munculnya pin head yang rata-rata selama 4,97 hari, dan lama waktu panen tercepat yaitu rata-rata 3,43 hari. Perlakuan kombinasi cocopeat+tepung tapioka (C1) merupakan perlakuan yang terbaik pada jumlah tudung yang rata-rata 11,4 buah; diameter tudung 5,34 cm; berat hasil panen 10,67 gram dan rasio efisiensi biologi 0,0356. Berdasarkan hasil penelitian rasio efesiensi biologi (REB) yang tertinggi terdapat pada perlakuan cocopeat + tepung tapioka (C1) yaitu 0,0356 dan rasio efisiensi biologi terendah pada perlakuan cocopeat tanpa penambahan nutrisi (C0) yaitu 0,0041.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/106</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.106</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 143-152</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 143-152</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/106/96</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/107</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:09Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penilaian Perkembangan Tanah Berdasarkan Tingkat Pencucian Liat Dan Kapasitas Tukar Kation Tanah Pada Areal Taman Botani Sangatta Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Pamula, Apreski Dian Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Edwin, Muli</dc:creator>
	<dc:creator>Putra, Mufti Perwira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencucian liat dan Kapasitas Tukar Kation Tanah pada Areal Taman Botani Sangatta Kutai Timur, sehingga dapat memberikan&amp;nbsp; informasi kepada pengelolah Taman Botani mengenai tingkat pencucian liat yang menyangkut kesuburan tanah pada areal tersebut. Penelitian dilaksakan kurang lebih 6 bulan terdiri dari observasi lapangan, pengumpulan data, uji laboratorium, analisis data dan penyusunan hasil penelitian. Adapun prosedur penelitiannya pertama pemilihan penampang profil, kedua pembuatan dan pengamatan penampang profil, ketiga pecatatan hasil pengamatan, keempat pengambilan contoh tanah, kelima uji laboratorium dan yang terakhir analisa data. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat perkembangan tanahnya dalam fase lanjut dengan KTK liat &amp;lt;16me/100g liat dan termasuk tanah yang subur karena didominasi oleh kation-kation asam. Pada ketinggian Â±50 mdpl KTK liatnya 20,24 meq/100 Liat maka tanah tersebut kemungkinan besar memiliki kandungan mineral liat&amp;nbsp; Illit, sedangkan pada ketinggian Â±80 mdpl KTK liatnya&amp;nbsp;&amp;nbsp; 18,53 meq/100g liat kemungkinan besar memiliki mineral liat Klorit. Berdasarkan pencucian liatnya terdapat horizon Argilik (Bt) yang umumnya dimiliki tanah ordo Ultisols dan lapisan A harus di atas 15 % dimana lapisan Argilik (Bt) adalah % liat A x 1,2. Hasilnya yaitu pada ketinngian Â±50 mdpl lapisan Argiliknya mencapai 22,8% sedangkan Â±80 mdpl lapisan Argiliknya mencapai 22, 8 %.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/107</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.107</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 153-170</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 153-170</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/107/97</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/108</identifier>
				<datestamp>2024-04-16T15:30:09Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Yang Memiliki Nilai Konservasi Tinggi (HCVF) Di PT. Gunung Gajah Abadi  Kutai Timur</dc:title>
	<dc:creator>Arbain, Arbain</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Identify the types of plants that have high conservation value forest areas naturally At elephant mountain abadi. The method used is by means of exploration is the exploration of an area with a specific purpose, namely to determine the types of plants that have high conservation values â€‹â€‹are protected for example, government regulations, endemic, medicinal plants and others. Results and discussion on the location of the observations found 297 types. It consists of herbaceous plants, shrubs, trees, lianas and epipit. Very many species of high conservation value based on its status that is protected by government regulation until its status as a fruit-producing plants, medicinal plants, endemic and others. Suggestion; While doing the harvesting is expected to pay attention to the types that are protected by government regulations, especially endangered species and producing fruits. Maintain and cultivate the types of medicinal plants. Save the types of orchids that exist dibatang trees, branches and twigs to a certain area (create a garden of orchids) and maintain the existence of endemic species.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2015-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/108</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v3i2.108</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 171-180</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015; 171-180</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v3i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/108/98</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/109</identifier>
				<datestamp>2017-06-11T23:58:06Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/110</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:31Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kondisi Terumbu Karang di Perairan Pulau Beras Basah Kotamadya Bontang</dc:title>
	<dc:creator>Simarangkir, Omega Raya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini terumbu karang di Perairan Pulau Beras Basah Kotamadya Bontang. Pengambilan data dilakukan dengan metode reef check yaitu kombinasi antara metode point intercept transect dan underwater visual census. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terumbu karang di Perairan Pulau Beras Basah berada pada kondisi rusak hingga sedang, hal ini dilihat dari persentase karang keras hidup dengan kisaran sebesar 12.50-45.63%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/110</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v5i1.110</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017; 17-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017; 17-24</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v5i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/110/103</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/111</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:31Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Singkong Gajah di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara</dc:title>
	<dc:creator>Zaini, Achmad</dc:creator>
	<dc:creator>Bustomi, M. Yazid</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan finansial usahatani singkong gajah di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu sejak bulan Januari hingga April 2015. Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus, yaitu seluruh petani singkong gajah dijadikan sebagai responden. Data Primer diperoleh melalui wawancara dan diskusi dengan responden. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kriteria investasi yaitu dengan melihat nilai dari NPV, Net B/C Ratio, IRR dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari kriteria investasi yaitu NPV sebesar Rp 1.524.362.592.00, Net B/C Ratio sebesar 2,56 dan IRR sebesar 73%. Sedangkan untuk Payback period dalam perhitungan ini adalah selama 1 tahun 4 bulan. Hasil ini menunjukkan bahwa usahatani singkong gajah di Kecamatan Anggana layak secara finansial untuk dikembangkan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa batas atas kelayakan usahatani singkong gajah adalah jika terjadi penurunan harga singkong 22% dan kenaikan biaya operasional 24% maka usahatani singkong gajah masih layak untuk dikembangkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/111</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v5i1.111</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017; 1-16</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v5i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/111/106</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.ojs.stiperkutim.ac.id:article/112</identifier>
				<datestamp>2024-04-18T15:30:30Z</datestamp>
				<setSpec>jpt:art</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Tingkat Penerimaan Konsumen Terhadap Naget ikan Tuna di Sangatta</dc:title>
	<dc:creator>Heriyati, Eny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Naget adalah produk olahan daging yang memiliki rasa enak dan khas. Penelitian ini menggunakan daging ikan tuna segar sebagai bahan baku. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap naget ikan yang dibuat dari ikan tuna. Pelaksanaan penelitian di Laboratorium Ilmu Kelautan Stiper pada bulan Agustus 2016. Bahan yang dipakai adalah: daging ikan tuna lumat, tepung tapioka 6%, bawang merah 3%, Bawang putih 2%, minyak 2% , garam 1%, merica 0,5%,&amp;nbsp; butter dan tepung roti. Setelah naget selesai dibuat, selanjutnya dilakukan analisa organoleptik yang meliputi, rasa, aroma, warna, tekstur dan tingkat kesukaan. Produk naget ikan yang dihasilkan dibandingkan dengan produk naget ayam yang dijual di pasaran, sebagai pembanding dalam penilaian. Setelah data penilaian uji hedonik (kesukaan) pada masing-masing panelis ditabulasi maka nilai ditentukan dengan mencari hasil rata-rata setiap panelis pada taraf kepercayaan 95% .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk naget ikan tuna disukai dari segi rasa, tekstur dan tingkat kesukaan secara keseluruhan, dimana nilai yang dihasilkan termasuk pada kriteria suka yang mempunyai nilai yang sama dengan naget ayam.&amp;nbsp; Pada penilaian warna dan aroma naget yang dihasilkan panelis memberikan kriteria penilaian agak suka, sementara&amp;nbsp; naget ayam lebih disukai dari warna dan aroma. Tanggapan para panelis&amp;nbsp; pada penelitian ini sangat positif dan berharap agar produk dapat dipasarkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Telah diterbitkan dalam versi cetak</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/112</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36084/jpt..v5i1.112</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017; 25-34</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Pertanian Terpadu; Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017; 25-34</dc:source>
	<dc:source>2549-7383</dc:source>
	<dc:source>2354-7251</dc:source>
	<dc:source>10.36084/jpt..v5i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>http://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/112/107</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Kebijakan Hak Cipta</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-06-01T16:55:45Z"
			completeListSize="288"
			cursor="0">980675f018bf05e6ccaba429db4bd776</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
